Olah Raga

Tim Sepak Bola U-17 PPLPD Siap Berlaga di Turnamen FJL Jakarta

Tim sepakbola U-17 PPLPD Mimika saat di Bandara Mozes Kilangin.


MIMIKA, BM

Tim sepak bola U-17 PPLPD Mimika bertolak ke Jakarta pada Rabu (22/10/2025) untuk berpartisipasi dalam turnament Fossbolin Junior League (FJL).

Tim ini merupakan bagian dari program Pembinaan Pelajar Luar Daerah (PPLPD) yang dikelola oleh Pemerintah Daerah Mimika. Tim akan mengikuti turnamen yang diadakan di Jakarta bersaing dengan tim dari berbagai daerah, yang berlangsung mulai 23 hingga 26 Oktober 2026.

Tim ini dilepas secara langsung oleh Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Mimika, Evert Hindom di Bandara Mozes Kilangin.

Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Mimika, Evert Hindom dalam sambutannya mengatakan, acara hari ini bukan sekadar seremoni pelepasan tim olahraga, tetapi sebuah momentum penting yang menandai semangat kebangkitan olahraga di Kabupaten Mimika.

"Melalui kegiatan ini, kita menyaksikan lahirnya generasi muda yang tidak hanya berbakat, tetapi juga memiliki mental juang, disiplin, dan tekad kuat untuk berprestasi," kata Evert.

Evert bangga sekaligus terharu melihat semangat para atlet muda ini. Para atlet bukan hanya membawa nama sekolah dan tim, tetapi membawa nama besar Kabupaten Mimika dan Provinsi Papua Tengah di ajang nasional.

Keikutsertaan atlet di ajang ini menunjukkan bahwa pembinaan olahraga di Mimika semakin maju, semakin terarah, dan semakin mampu melahirkan atlet-atlet potensial yang siap bersaing di tingkat nasional bahkan internasional.

"Tanpa kerja sama dan dukungan dari semua pihak, keberhasilan seperti ini tidak mungkin terwujud. Kalian adalah duta muda Mimika yang membawa harapan besar,"ujarnya.

Ia berpesan bahwa setiap langkah tim di lapangan adalah cermin dari semangat, kerja keras, dan jati diri masyarakat Mimika. Ia meminta agar bertanding dengan semangat tinggi, menjunjung sportivitas dan sikap pantang menyerah.

"Jangan pernah takut menghadapi lawan, karena setiap pertandingan bukan sekadar soal menang atau kalah, tetapi tentang belajar, tumbuh, dan menjadi pribadi yang lebih kuat,” imbuhnya.

”Selaku pemerintah daerah dan seluruh masyarakat Mimika percaya bahwa kalian mampu menunjukkan kemampuan terbaik dan mengharumkan nama daerah. Ingatlah selalu pesan saya, menang bukan hanya tentang skor, tapi tentang hati yang gigih, semangat yang tak padam, dan niat yang tulus untuk mengharumkan nama daerah." ungkapnya.

Sementara itu, Pelatih fisik PPLPD Mimika, Isak Wakum mengatakan, ini adalah kejuaraan FJL usia 17 tahun dan kebetulan anak-anak yang ada di PPLPD ini usia 15, 16 dan 17.

"Nanti turnamennya dari tanggal 23 sampai tanggal 26 Oktober di Tanggerang," tutur Isak.

Isak mengatakan, turnament FJL ada beberapa kategori di usia 11, 13, 15, dan 17 yang diputar di Tangerang. Sementara untuk usia 11, 13, 15 sudah habis dan yang tersisa usia 17 sehingga tim ikut turnamennya.

"Jadi kalau menang, biasanya menang dengan runner up itu langsung melaju ke putarannya di Malaysia," ucapnya.

Sejauh ini, kata Isak, persiapan tim sudah sangat matang dan cukup luar biasa. Dengan kejuaraan ini juga pihaknya ingin melihat sudah sejauh mana kemampuan atlet dalam satu tahun ini.

"Penerapannya nanti di lapangan, perkembangannya seperti apa, itu ukurannya nanti di kejuaraan FJL ini. Yang berangkat ini 30 orang sudah dengan official," pungkasnya. (Shanty Sang)

Wagub Papua Tengah dan Bupati Mimika Hadiri Pembukaan Fornas VIII Mataram

Wakil Gubernur Papua Tengah Deinas Geley bersama Bupati Mimika Johannes Rettob saat mendatangi pondopo gubernur NTB

MATARAM, BM

Wakil Gubernur Papua Tengah Deinas Geley bersama Bupati Mimika Johannes Rettob dan Wakil Bupati Nabire, Burhanuddin Pawennari menghadiri pembukaan Festival Olah Raga Rekreasi Nasional (FORNAS) VIII di Mataram, Nusa Tenggara Timur, Sabtu (26/7/2025) sore.

Sebelum acara pembukaan dimulai, pihak panitia mengundang para pejabat yang hadir untuk makan malam bersama Gubernur Nusa Tenggara Timur, Lalu Muhammad Iqbal di pondopo gubernur.

Kehadiran tiga pimpinan daerah ini secara tidak langsung memberikan dukungan moril dan semangat yang lebih kepada para kontingen asal Papua Tengah yang ikut berlomba di Mataram.

Ketiganya hadir dengan menggenakan topi khas Papua dan menggunakan rompi serta jaket Fornas VIII NTB.

Saat ini, Wakil Gubernur Deinas Geley dan Bupati Johannes Rettob serta Wabup Burhanuddin Pawennari telah bergabung dalam rombongan VVIP untuk jamuan makan malam (gala dinner).

Sebelumnya, Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa juga berencana untuk hadir di Fornas ini namun karena agenda kerja lainnya yang harus beliau hadiri, sehingga dipastikan ia tidak dapat menghadiri pembukaan Fornas 2025.

Perlu diketahui, di seputaran area  berlangsungnya pembukaan Fornas ke-VIII ini, yakni di Kantor Gubernu NTB, telah disterilkan pihak keamanan.

Acara dipastikan akan dimulai sebentar lagi, usai jamuan makan malam bersama Gubernur NTB dengan para tamu VVIP yakni menteri, gubernur, bupati, walikota dan tamu undangan lainnya. (Ronald Renwarin)

Besok Pemenang Fornas Inorga ISDMI Diumumkan

Foto para pegiat (peserta) ISDMI dan panitia bersama Ketua Umum Kormi Nasional, Adil Hakim

MATARAM, BM

Walau pembukaan baru akan di lakukan pada sore nanti, sejumlah induk organisasi (Inorga) yang dipertandingkan di Festival Olah Raga Rekreasi Nasional (FORNAS) VIII di Mataram, Nusa Tenggara Timur mulai bertanding pada Sabtu (26/7/2025) pagi.

Salah satu yang saat ini sedang berlangsung adalah Inorga Ikatan Senam Dance Mix Indonesia (ISDMI) yang dilakukan di Gelanggang Pemuda Mataram.

ISDMI Papua Tengah hari ini menurunkan sejumlah pegiatnya untuk bertanding di 8 kategori beregu D’mers, beregu umum, perorangan D’mers, perorangan umum, DMI step, 40 tahun ke atas, 40 tahun ke bawa dan kategori mahir.

“Hari ini kita sudah mulai bertanding, besok sudah langsung pengumuman dan penyerahan medali,” ujar Sintia Korowa, Sekretaris ISDMI Papua Tengah saat ditemui di Gelanggang Pemuda Mataram.

Masih dengan semangat dan harapan yang sama, ISDMI Papua Tengah tetap komitmen memberikan yang terbaik untuk masyarakat Papua Tengah di Fornas ini.

“Kami terus berupaya berikan yang terbaik sesuai dengan apa yang selama ini kami pelajari. Tadi semua materi yang kami pelajari keluar. Semua tergantung putusan juri namun kami mohon doa dan dukungan dari semua masyarakat Papua Tengah agar bisa membawa hasil yang terbaik,” harapnya.

Saat akan dilombakan kategori perorangan, Inorga ISDMI dikunjungi langsung Ketua Umum Kormi Nasional Adil Hakim.

Di panggung, Adil Hakim mengatakan saat ini ia melakukan kunjungan ke setiap venue Inorga yang sedang dipertandingkan.

“Senang sekali saya bisa hadir disini dan menyapa langsung teman-teman ISDMI yang sedang bertanding. Terimakasih kalian sudah datang meramaikan Fornas ke-VIII di NTB,” ujarnya.

Ia mengaku bangga terhadap keberadaan ISDMI yang telah berdiri sejak 2017. Menurutnya ISDMI selalu menunjukkan konsistensinya dalam memperkenalkan karya musik anak bangsa melalui gerakan yang dinamis.

“Bukan hanya berolahraga, kalian membawa pesan kuat bahwa Senam Dance Mix Indonesia (ISDMI) adalah cara kita mengekspresikan kebersamaan, kreatifitas, dan semangat hidup aktif dalam Indonesia,” ungkapnya

Menurutnya, keikutsertaan ISDMI dalam Fornas ini memberikan warna tersendiri bukan semata untuk berlomba namun juga untuk menebar inspirasi, menyamai semangat dan membangun koneksi semangat antar pegiat senam dance mix.

“Semua ini menunjukan semangat yang selaras dengan tema besar kita di Fornas ke-VIII ini yakni kalah menang, semua senang,” katanya.

Adil juga mengatakan bahwa ISDMI bukan hanya tentang gerakan paling keren, namun lebih pada energi positif yang pegiatnya sebarkan lewat irama dan lagu.

“Kalian bukan hanya bergerak namun menggerakkan komunitas di tempat masing-masing lalu menggerakkannya ke seluruh peserta Fornas tahun ini. Mari kita tunjukan bawah dance bukan sekedar pertunjukan tapi bagian dari gaya hidup sehat dan aktif ala Indonesia

Adil mengingatkan semua pegiat ISDMI, jangan takut berkarya, jangan takut menari karena selama itu membawa kebaikan, semangat dan kebanggaan, maka itu adalah bagian dari perjuangan.

Ia berharap semangat Fornas ke-VIII ini bisa menjadi pemicu untuk semakin memperkuat gerakan Indoensia aktif di seluruh daerah.

“Teruslah membuka kolaborasi dan membangun hubungan baik diantara sesama anggota ISDMI, maupun dengan komunitas lain agar manfaat senam dance mix bisa dirasakan semakin luas oleh masyarakat dari berbagai kalangan,” harapnya. (Ronald Renwarin)

Top