Olah Raga

Dua Hari Menuju Fornas Mataram, Kontingen Kormi Papua Tengah Diperiksa Kesehatan

Pemeriksaan kesehatan dilakukan di Selretariat Kormi Papua Tentah, Jalan Yos Sudarso, Senin (21/7/2025)

MIMIKA, BM

Tinggal menyisahkan dua hari lagi tepatnya Rabu (23/7/2025) Kontingen Kormi Papua Tengah akan bertolak ke Mataram, Nusa Tenggara Timur guna mengikuti Festival Olah Raga Rekreasi Nasional (FORNAS) VIII.

Guna memaksimalkan persiapan ini, dilakukan pemeriksaan kesehatan baik terhadap pegiat, pendamping maupun panitia di Sekretariat Kormi Papua Tengah, Jalan Yos Sudarso, Senin (21/7/2025).

Sekretaris Kormi Papua Tengah, sekaligus Ketua Kontingen Marius Istia mengatakan awalnya rencana pemeriksaan kesehatan akan dilakukan di empat puskesmas namun mempertimbangkan beberapa hal, dilakukan di sekretariat.

“Kita lakukan pemeriksaan kesehatan sehingga jika ada yang terdeteksi mengalami gejala penyakit tertentu, kami akan memberikan surat rujukan ke Puskesmas Timika, yang dilengkapi dengan alat deteksi malaria," ujarnya.

Marius mengatakan hingga saat ini, total peserta yang sudah melakukan skrining kesehatan berjumlah 80 persen.

“Sisanya adalah panitia dan pengurus yang belum sempat menjalani pemeriksaan karena kesibukan pekerjaan," jelasnya.

Dikatakan, skrining kesehatan ini dilakukan oleh 15 anggota dari Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) didampingi dua dokter.

“Pemeriksaan berjalan sangat baik dan hasilnya akan direkap oleh panitia. Dengan data ini, kami bisa mengetahui riwayat kesehatan setiap pegiat, termasuk alergi makanan dan minuman mereka,” terangnya.

Menurutnya tim medis ini juga akan berkolaborasi dengan panitia penyelenggara saat pelaksanaan Fornas (Festival Olahraga Nasional) nanti.

"Mereka disertakan sehingga jika nantinya ada kontingen yang memiliki riwayat sakit dan sebagainya, akan dikonsultasikan dengan mereka,” ungkapnya.

Sementara itu, Mewakili Ketua Tim Kesehatan, Samuel Karmite menjelaskan pemeriksaan kesehatan awal hari ini meliputi pemeriksaan tanda-tanda vital, tinggi badan, riwayat alergi, sakit sebelum dan saat ini.

“Pendamping dan panitia itu banyak orang tua jadi kita periksa riwayat hipertensi, kolesterol, asam urat dan lain-lain. Jadi kalau sampai di Mataram ada yang sakit, historinya sudah ada jadi kita tinggal buka dan lihat data saja. Jadi pemeriksaan kesehatan dilakukan tadi pagi dan malam,” ungkapnya. (Red)

Sambut HUT RI ke-80, Pelajar Tingkat SMP, SMA/SMK Ikut Kejuaraan Sepak Bola

Wakil Bupati Mimika saat menendang bola tanda dimulainya kejuaraan sepak bola tingkat pelajar di Kabupaten Mimika. 

MIMIKA, BM

Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI ke-80 tahun 2025, para pelajar tingkat SMP, SMA/SMK kelompok putra dan putri mengikuti kejuaraan sepak bola yang diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata Kebudayaan dan Pemuda Olahraga (Disparbudpora).

Kejuaraan sepak bola itu secara resmi dibuka oleh Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong di Stadion Wania Imipi SP 1, Kamis (10/07/2025) . 

Dalam sambutan Kepala Disparbudpora Mimika, Elisabeth Cenawatin menyampaikan bahwa kejuaraan sepak bola antar pelajar tingkat SMP, SMA/SMK ini akan berlangsung selama seminggu. 

"Saya berharap selama berlangsung kejuaraan sepak bola ini para pemain tetap menunjukkan sportifitas," ucapnya. 

Sementara itu dalam sambutan Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong menyampaikan dalam pertandingan sepak bola antar sekolah ini selain menunjukkan prestasi, juga harus tunjukkan rasa penuh persahabatan hingga usai pertandingan.

"Menurut saya pertandingan antar sesama sekolah ini kita tidak lawan siapa-siapa di sini, kita sedang bertanding dengan teman-teman dari sekolah yang lain. Jadi ini pertandingan persahabatan, jangan karena mau rebut piala kalian baku pukul tapi tunjukkan sportifitas," pesannya.

"Saya juga berharap terus tingkatkan prestasi supaya bisa ikut sampai tingkat nasional,"sambung Wakil Bupati Mimika. 

Dalam kesempatan tersebut juga, Wakil Bupati Kemong mengapresiasi kepada tim putri dari tingkat SMP dan SMA/SMK yang turut adil dalam turnamen sepak bola. 

"Luar biasa putri-putri juga ikut, dan saya harapkan bermain baik dan tunjukkan bakat kalian," ujar Wakil Bupati Mimika. (Ignasius Istanto)

Optimisme Pemanah Papua Tengah di Fornas VIII : TC 6 Bulan dan Pengalaman Jadi Ukuran


Tim pemanah Papua Tengah 

MIMIKA, BM

Tim Pemanah asal Papua Tengah yang tergabung dalam Federasi Seni Panahan Tradisional Indonesia (Fespati) Papua Tengah yakin naik podium dan raih medali pada event Festival Olahraga Masyarakat Nasional (Fornas) VIII Tahun 2025 yang akan digelar pada 26 Juli hingga 1 Agustus 2025 di Nusa Tenggara Barat (NTB).

Ketua Fespati Papua Tengah, Musab melalui telepon mengatakan dirinya optimis tim panahan yang dipersiapkan dari Papua Tengah dapat meraih medali emas pada ajang dua tahunan itu.

Pada pelaksanaan Fornas VIII, tim panahan Papua Tengah mengikuti 16 kategori lomba yang terdiri dari lomba panahan untuk kategori U12 putra dan putri jarak tembak 10 meter pada babak kualifikasi dan Eliminasi.

Kategori U18 putra dan putri jarak 20 meter pada babak kualifikasi dan eliminasi. Kategori Hunting dewasa putra dan putri, kategori Jamparingan dewasa putra dan putri.

Kategori memanah berkuda Abilasa dan Panca Abilasa untuk kategori putra dan kategori on ground putra dan putri.

Musab mengaku dari 16 kategori mata lomba panahan ini, dirinya sudah bisa memetakan kategori lomba apa saja yang bakal disabet medali emas oleh tim panahan Papua Tengah.

Peserta panahan dari Papua Tengah yang akan berlaga di Mataram itu kata Musab telah diseleksi sebelum ditetapkan sebagai peserta dan telah menjalani latihan selama enam bulan dan telah mengikuti Training Camp (TC).

"TC kita lakukan di Nabire dan Mimika karena peserta panahan yang akan mengikuti lomba panahan event Fornas berasal dari dua Kabupaten ini. Kita belum bisa lakukan TC secara terpusat karena kekurangan anggaran," kata Musab.

Anggaran menjadi kendala terbesar bagi Fespati Papua Tengah untuk melakukan TC terpusat. Musab mengaku ada peralatan latihan yang rusak dan tidak bisa dilakukan pengadaan baru.

"Meskipun banyak kekurangan tapi itu tidak menyurut semangat para pegiat panahan dari Papua tengah untuk terus melatih kemampuan mereka," kata Musab.

Lebih lanjut, Musab mengatakan tim panahan Papua Tengah yang dipersiapkan ini telah beberapa kali berlaga di Fornas pada tahun sebelumnya.

"Fornas VI di Palembang dan Fornas VII di Jawa Barat tim panahan kita berpartisipasi. Dengan jam terbang dan memaksimalkan potensi yang ada kami yakin tim bisa meraih podium," tuturnya. (Red)

Top