Olah Raga

Lima Petinju Mimika Ikuti Kejuaraan Tinju Piala Walikota Tual


Foto bersama atlet, pelatih dan ketua Sasana Pepabri sebelum bertolak ke Pelabuhan Poumako

MIMIKA, BM

Demi mengharumkan nama Kabupaten Mimika sekaligus menambah jam terbang (tanding), saat ini lima petinju Mimika telah bertolak ke Kota Tual, Provinsi Maluku guna mengikuti Kejuaraan Tinju Piala Walikota Tual.

Kelima petinju muda ini masing-masing akan tampil di lima kelas berbeda yakni kelas 48 kg, 51 kg, 54 kg, 57 kg dan 67 kg. Mereka akan bertanding mulai tanggal 21-26 November 2026.

Sebelum ke Pelabuhan Poumako, kepada BM, Selasa (18/11/2025) pelatih tinju Beni Haurisa disampingi Ketua Sasana Tinju Pepabri Mimika, Yopi Renyaaan mengatakan mereka telah melakukan latihan persiapan selama hampir 3 bulan di pagar kuning.

“Kami persiapan apa adanya. Di kejuaraan ini saya bawa atlit baru (muda) semua. Kalau mau bawa senior generasi dibawa tidak berkembang. Jadi target kami adalah jam terbang. Ini juga jadi persiapan untuk kejuaraan Piala Gubernur Cup Papua Tengah awal tahun depan,” ungkapnya.

Sementara itu Ketua Sasana Tinju Pepabri Mimika, Yopi Renyaaan mengatakan pihaknya mendapatkan
undangan dari Pertina Kota Tual untuk menghadiri kejuaraan ini.

“Ini kejuaraan tinju amatir dan pro dan akan diiikuti perwakilan dari berbagai daerah. Kami tidak tahu Papua yang lain tapi kami diundang,” ujarnya.

Yopi mengakui bahwa salah satu kekurangan utama mereka dalam menghadapi kejuaraan ini adalah tidak adanya dukungan (anggaran) terutama dari pemerintah daerah.

“Kami tidak bisa batalkan karena anak-anak sudah latihan untuk kejuaraan ini. Mereka sudah capeh latihan sehingga walau kami semua patungan, dengan kondisi yang ada ini kami tetap harus jalan,” ungkapnya.

Ia berharap ada dukungan dari pemerintah daerah agar menjadi motivasi bagi para atlet untuk semakin berkembang dan memacu hasrat mereka dalam olahraga ini.

“Karena semangat dan tekad, apapun yang ada kamu harus ikuti kejuaraan ini. Semoga dengan pemberitaan ini ada pihak atau pemerintah daerah yang bisa membantu dan mensuport kami,” harapnya. (Ronald Renwarin)

AFK Mimika Bawa 20 Pemain Ikut Seleksi Timnas Futsal Regional Tanah Papua, Tanpa Dukungan Disparbudpora

Sekretaris AFK Mimika, Elvry Leiwakabessy, foto bersama tim

MIMIKA, BM

Sebanyak 20 pemain yang berhasil lolos penjaringan akan mengikuti seleksi Tim Nasional (Timnas) Futsal Indonesia Regional Tanah Papua.

Penjaringan dilakukan langsung oleh Asosiasi Futsal Kabupaten (AFK) Mimika.

Untuk diketahui, bahwa setelah seleksi Regional Tanah Papua, akan dipilih masing-masing 10 pemain terbaik U-16 dan 10 pemain U-19 untuk mewakili Tanah Papua pada seleksi nasional yang dijadwalkan berlangsung di Jakarta.

Sekretaris AFK Mimika, Elvry Leiwakabessy, mengatakan, 20 pemain ini nantinya ke Jayapura untuk ikut seleksi dimana seleksi tersebut akan mempertemukan perwakilan dari enam provinsi di Tanah Papua.

"Kami telah menyelesaikan seleksi Deteksi Talent kelompok usia U-16 dan U-19, yang digelar di Kabupaten Mimika mewakili Region Papua Tengah,"kata Elvry.

Dari hasil seleksi tersebut, kata Elvry, AFK Mimika menetapkan 20 pemain yang akan mewakili Papua Tengah, terdiri atas 9 pemain dan 1 kiper untuk U-16, serta 8 pemain dan 2 kiper untuk U-19.

Para pemain ini akan kembali menjalani seleksi tingkat Regional Tanah Papua untuk menentukan siapa yang lolos ke tahap nasional.

“AFK dengan inisiatif sendiri melakukan seleksi Timnas Regional Papua Tengah, karena kuota dari kabupaten lain tidak digunakan. Dari seleksi ini, kami mendapatkan 20 pemain yang akan lanjut ke seleksi Regional Tanah Papua,” tutur Elvry.

Namun, Elvry menyayangkan sikap Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga (Disparbudpora) yang dinilai tidak memberikan dukungan terhadap kegiatan pembinaan atlet tersebut.

Ia mencontohkan, izin penggunaan GOR Futsal di Jalan Poros SP2–SP5 tidak diberikan, sehingga proses seleksi terpaksa dipindahkan ke Lapangan Futsal Amor.

“Padahal ini ajang nasional, tetapi tidak ada dukungan sama sekali dari Dinas Olahraga, bahkan saya sudah berkoordinasi langsung dengan ibu kadisnya,” katanya.

Karena tidak ada bantuan dari pemerintah daerah, AFK Mimika kemudian berkoordinasi dengan orang tua para pemain yang lolos seleksi untuk membiayai sendiri keberangkatan mereka ke seleksi tingkat Regional Tanah Papua.

“Seleksi regional ini diselenggarakan langsung oleh Timnas Indonesia, dan rencananya akan digelar di Jayapura atau Manokwari. Jadi kami sudah jelaskan kepada para orang tua bahwa biaya transportasi ditanggung masing-masing,” ungkapnya.

Sementara itu, Talent Scout Julman Kubuan turut menyayangkan minimnya dukungan dari Pemkab Mimika.

Menurutnya, para pemain muda yang lolos seleksi memiliki potensi besar untuk bersaing hingga ke level nasional.

“Dua puluh pemain ini benar-benar punya talenta. Mereka butuh dukungan dan perhatian dari pemerintah. Jangan dibiarkan, karena potensi mereka bisa membawa nama Mimika dan Papua ke tingkat nasional,” pungkasnya. (Shanty Sang)

Sambut HUT RI 80, Bupati Mimika Resmi Lepas 65 Peserta Gerak Jalan Indah Wanita

Salah satu peserta Gerak Jalan Indah dari organisasi TP PKK Kabupaten Mimika

MIMIKA, BM

Bupati Mimika, Johannes Rettob, secara resmi melepas peserta gerak jalan indah wanita di halaman Graha Eme Neme Yauware, Senin (11/8/2025).

Sebanyak 65 grup peserta gerak jalan indah wanita mengikuti gita ini dalam rangka menyambut HUT ke-80 Republik Indonesia (RI).

Adapun, 65 Grup gerak jalan indah ini berasal dari berbagai organisasi, seperti Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Mimika, Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda), organisasi wanita lainnya, kerukunan, organisasi gereja dan masjid, sekolah-sekolah, dan juga Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemkab Mimika.

Bupati Mimika Johanes Rettob mengapresiasi kepada seluruh organisasi yang ikut sebagai peserta lomba gerak jalan indah.

"Berdasarkan informasi dari panitia kalau mereka pesimis karena peminat lomba ini tidak banyak, sehingga dibuatkan rute yang dilalui tidak begitu jauh karena tidak banyak peserta yang mendaftar," kata Bupati John.

Lanjutnya, awalnya rute pendek karena peserta sedikit, tapi akhirnya rutenya diubah, dan hari ini ada 65 peserta yang ikuti lomba gerak jalan indah khusus ibu-ibu.

"Saya mengapresiasi kepada semua pihak organisasi, gereja, masjid dan organisasi lainnya termasuk OPD yang ikut memeriahkan perlombaan ini,” ujarnya.

Ia menuturkan rangkaian kegiatan dalam rangka HUT Kemerdekaan ini sudah dimulai sejak awal bulan Agustus, dengan berbagai kegiatan mulai Fit Run Dukcapil, Nikah Massal, dan pembuatan KTP.

“Kami sudah melakukan kegiatan ini dengan launching kegiatan di Dukcapil, dan hari ini gerak jalan indah,” ungkapnya.

Adapun rute lomba gerak jalan indah wanita yakni, start dari halaman gedung Eme Neme Yauware menuju ke Horison Diana, kemudian memyusuri jalan Cendrawasih, Kwamki, Ahmad Yani, Bougenville, Pendidikan, Budi Utomo, dan kembali ke halaman Eme Neme Yauware. (Shanty Sang)

Top