Olah Raga

Kampung Nawaripi akan Adakan Lomba Dayung Tradisional Anak-Anak

Anak-anak terlihat sangat menikmati momen ini

MIMIKA, BM

Pemerintah Kampung Nawaripi Distrik Wania terus berbenah melakukan pembangunan di wilayah mereka.

Walau demikian mereka tidak melupakan bagaimana terus menjaga dan melestarikan apa yang menjadi budaya dan khazanah lokal masyarakat setempat.

Salah satu upaya dalam melestarikan hal tersebut adalah melakukan lomba dayung tradisional tingkat anak-anak usia dini.

Lomba ini rencananya akan dilakukan dalam waktu dekat dan akan diumumkan kepada publik oleh paitia, kepastian tersebut.

“Panitia yang nanti akan umumkan dalam waktu dekat. Kita lakukan lomba di Kolam Dayung Bumdes Nawaripi Jaya, kawasan Wisata Merah Putih Paieve Mile 21,” ungkap Kepala Kampung Nawaripi, Norman Ditubun.

Kepada BM, SElisa (19 Mei 2026) menurut Norman sejumlah anak-anak di Nawaripi mulai melakukan pelatihan buat lomba nanti.

“Mereka berlatih didampingi pendamping dayung. Jumat kemarin sekitar 20-an anak mulai latihan di lanjutkan Sabtu kemarin,” ujarnya.

Ia menjelaskan, ada lima perahu milik BUMDES Nawaripi yang digunakan dalam latihan tersebut.

“Ada lima perahu, empat dipakai anak-anak buat latihan sedangkan satunya dipakai pendamping buat ajarin dan awasin mereka berlatih. Satu perahu isinya dua anak,” ungkapnya.

20-an anak yang ikut latihan ini, menurut Norman bukan hanya anak-anak Kamoro namun juga Moni, Mee, Kei, Timur dan lainnya.

“Jadi untuk menjaga keselamatan mereka, kita gunakan juga rompi pelampung dari SAR Timika. Ada 26 buah yang sudah kita pinjam,” ungkapnya.

Kata Norman, selain bertujuan melestarikan khazanah budaya lomba dayung nanti dilakukan juga untuk mencari bibit dayung sejak usia dini.

“Kita mencoba berikan hal positif buat mereka sejak usia dini. Dengan olahraga, selain untuk bibit unggul dan kesehatan, ini juga akan membantu tumbuh kembang mereka supaya kalau besar tidak mudah terpengaruh hal-hal negatif. Kami akan terus kawal mereka dan ini komitmen kami,” jelasnya. (Ronald Renwarin)

Pengurus KONI Mimika Masa Bakti 2026-2030 Resmi Dilantik

 

Ketua KONI Mimika Antonius Kemong menandatangani Berita Acara Pelantikan

MIMIKA, BM

Pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Mimika masa bakti 2026–2030 resmi dilantik oleh Ketua KONI Provinsi Papua Tengah Yosua Tipagau.

Pelantikan berlangsung khidmat di Hotel Grand Tembaga, Jumat (1/5/2026) yang ditandai dengan penyerahan pataka KONI kepada Ketua KONI Mimika Antonius Kemong.

Pelantikan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat pembinaan serta pengembangan olahraga di Kabupaten Mimika.

Ini juga menandai dimulainya langkah baru KONI dalam mempersiapkan atlet daerah menghadapi berbagai agenda olahraga tingkat provinsi maupun nasional ke depan.

Bupati Mimika, Johannes Rettob dalam sambutan mengatakan, untuk mendukung berkembangnya olahraga di Mimika, maka semua distrik harus memiliki fasilitas olahraga dan bentuk KONI tingkat distrik.

“Distrik nanti harus memiliki lapangan olahraga. Kepala distrik akan dilantik menjadi ketua KONI tingkat distrik,”kata Bupati JR.

Dikatakan, untuk mengembangkan potensi atlet, pemerintah akan memberikan dana kepada KONI untuk diberikan kepada setiap Cabang Olahraga (Cabor). Untuk itu diharapkan, setiap pengurus KONI betul-betul menjalankan tugasnya.

Bupati juga mengatakan bahwa visi misi pemerintah daerah dan KONI adalah sama. Bupati dan Wakil Bupati Mimika itu membangun dari kampung ke kota, KONI juga demikian, membangun olahraga dari kampung ke kota.

Bupati JR juga mengingatkan, pengurus yang baru dilantik harus membuat program yang berorientasi pada peningkatan prestasi, dan atlet, serta tidak membuat program yang muluk-muluk namun tepat sasaran.

“Catatan buat pengurus yang baru dilantik ini, jangan buat program yang muluk-muluk tapi simpel yang orientasinya pada pengembangan prestasi dan atlet,” ujarnya.

Katanya, pemerintah daerah berkomitmen bersama dalam memajukan olahraga di daerah.

Para pengurus KONI Mimika masa bakti 2026-2030

Bupati berpesan, pengalaman yang kurang baik di masa lalu jangan terulang kembali, terutama terkait pengelolaan dana yang tidak transparan.

"Dengan pelantikan ini, kami harap KONI Mimika mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi yang dapat mengharumkan nama daerah, baik di tingkat provinsi, nasional, hingga internasional," ucapnya.

Sementara itu, Ketua KONI Provinsi Papua Tengah, Capt. Yosua Tipagau, dalam sambutan memberi apresiasi  atas terselenggaranya pelantikan tersebut.

Dirinya menilai Mimika memiliki potensi besar dalam mencetak atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama daerah hingga ke tingkat nasional.

“Provinsi ini memang baru, tetapi atlet-atlet terbaik banyak berasal dari Kabupaten Mimika. Saya berharap pengurus KONI yang baru segera bekerja maksimal dan bersinergi dengan seluruh cabor untuk menyiapkan atlet terbaik,” ungkapnya.

Ia juga menekankan pentingnya dukungan penuh dari pemerintah daerah agar pembinaan olahraga dapat berjalan optimal.

Sementara itu, Ketua KONI Mimika, Antonius Kemong menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Mimika serta seluruh cabang olahraga yang telah memberikan kepercayaan kepadanya untuk memimpin KONI.

Antonius berkomitmen untuk menjalankan amanah tersebut melalui program besar yang selaras dengan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Mimika, yakni membangun olahraga dari kampung ke kota.

“Ke depan, kita akan fokus membangun olahraga dari kampung ke kota. Pengurus KONI di tingkat distrik akan diperkuat agar pembinaan atlet berjalan merata. Setiap tahun kita juga akan menggelar Pekan Olahraga Kabupaten untuk menjaring atlet berprestasi,” ujarnya.

Ia juga berharap ke depan para atlet berprestasi dapat memperoleh perhatian lebih, termasuk peluang menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai bentuk penghargaan atas prestasi yang diraih. (Shanty Sang)

Pengurus KORMI Intan Jaya Masa Bakti 2026-2031 Resmi Dilantik

Ketua KORMI Papua Tengah Johannes Rettob saat membacakan naskah pelantikan

MIMIKA, BM

Ketua Umum Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Provinsi Papua Tengah, Johannes Rettob, secara resmi melantik dan mengukuhkan Pengurus KORMI Kabupaten Intan Jaya masa bakti 2026-2031.

Acara pelantikan yang dilaksanakan di Hotel Horison Diana, Sabtu (2/5/2026) ditandai dengan penyerahan pataka KORMI Intan Jaya.

Dalam sambutannya, Johannes Rettob menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus yang baru saja dilantik. Ia berharap pelantikan ini menjadi awal baru dalam memajukan olahraga masyarakat di wilayah Intan Jaya.

"Perjalanan KORMI Provinsi Papua Tengah baru berjalan 3 tahun. Dan di Provinsi sekarang ada 24 Inorga dan kita di Timika jumlah Inorga 20. Dan Intan Jaya sudah terima mandat 5 Inorga jadi kami harap itu bisa dilaksanakan di Intan Jaya," kata Johannes.

Johannes mengatakan, bahwa intinya KORMI ini tujuannya untuk olahraga masyarakat, menyehatkan masyarakat. Kenapa harus olahraga karena, olahraga membuat sehat, bugar, pikiran lancar, dan berfikir sehat.

Katanya, dalam waktu dekat juga KORMI Papua Tengah akan melantik KORMI Deyai dan KORMI Puncak yang direncanakan dilantik di Nabire.

"Jadi yang sudah ada terbentuk itu Nabire, Mimika dan Intan Jaya," ujarnya.

Dikatakan, kalau olahraga prestasi itu PON dan kalau KORMI itu FORNAS dimana tahun lalu dilaksanakan di NTB. KORMI Papua Tengah ini cukup punya prestasi, karena banyak yang sudah juara nasional.

"Nanti kita rencakan laksanakan FORPROS untuk melihat atlet-atlet kita untuk kita kirim ke Palu. Olahraga berprestasi namanya Olimpiade," tuturnya.

Johannes menjelaskan, bahwa dari Papua Tengah ditunjuk oleh Indonesia untuk mewakili olahraga sepak bola jalan.

"Jadi, kita satu-satunya dari Papua Tengah yang ditunjuk oleh Indonesia mewakili Indonesia untuk mengikuti piala dunia yang dilaksanakan di Bali," katanya.

Ia menambahkan, pada bulan ini juga KORMI akan mengikuti olahraga sepeda tua dilaksanakan di Jogja.

Sementara itu, Ketua Umum Kormi Intan Jaya, Asir Mirib yang diwakili oleh Ketua Harian Benami Zaoni dalam sambutannya mengucapkan, terima kasih atas dukungan Kormi Provinsi Papua Tengah, kabupaten serta semua jajaran yang ada di Mimika.

Organisasi ini adalah organisasi baru yang dibentuk di Kabupaten Intan Jaya. Dengan adanya pelantikan ini pihaknya akan mengundang pengurus Kormi Papua Tengah untuk dapat memberikan sosialisasi tentang olahraga.

"Kalau kami sendiri itu tidak bisa. Karena, banyak yang tahu di sana itu adalah olahraga prestasi,"pungkasnya. (Shanty Sang)

Top