Realisasi Keuangan Baru 58 Persen, Bupati Minta OPD Selesaikan LPJ Anggaran

Suasana apel pagi di pusat pemerintahan, SP3

MIMIKA, BM

Menjelang akhir tahun realisasi anggaran baru mencapai 58 persen. Guna meningkatkan presentasi, Bupati Mimika Johannes Rettob meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) bergerak cepat dan melaporkan pertanggungjawaban khususnya bagi para pengguna anggaran.

Hal itu disampaikan saat memimpin Apel Gabungan di Pusat Pemerintahan (Puspem) SP3, Senin (8/12/2025).

Bupati menegaskan bahwa seluruh pejabat terkait, mulai dari Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), bendahara pengeluaran, hingga pimpinan OPD harus memastikan penggunaan anggaran berjalan sesuai aturan.

Selaij itu, masih banyaknya Uang Persediaan (UP) dan Tambahan Uang (TU) yang belum dipertanggungjawabkan oleh sejumlah OPD.

"Khusus untuk TU, jumlahnya itu mencapai sekitar Rp20 miliar. Saya tegaskan bahwa dana UP dan TU adalah uang negara, bukan uang pribadi," kata Bupati John.

Ia meminta kepada bendahara pengeluaran agar dapat memperhatikan hal tersebut. Dana TU bersifat seperti pinjaman, sehingga harus dipertanggungjawabkan dalam bentuk administrasi. Sementara UP yang diberikan sejak awal wajib dikembalikan dalam bentuk dana fisik.

Namun, kenyataannya banyak OPD yang lambat menyelesaikan administrasi pertanggungjawaban, terutama untuk kegiatan seperti perjalanan dinas.

"Jangan sampai bendahara pengeluaran bilang itu ada di kepala dinas. Itu bukan uang kepala dinas, itu uang dinas, jadi tolong dikembalikan," ujar Bupati Rettob.

Katanya, dana TU itu hampir di semua dinas ada. Kalau dana itu kembali maka realisasi juga akan naik drastis. Dana itu mungkin sudah dipakai tetapi belum memberikan pertanggungjawaban misalnya perjalanan dinas.

"Saya harap OPD segera menyelesaikan seluruh kewajiban pertanggungjawaban sebelum tahun anggaran berakhir agar realisasi keuangan dapat mencapai terget,"ungkapnya. (Shanty Sang)

Top