Dana Dinas Ketahanan Pangan Dipangkas Rp 2 Miliar

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Mimika, Julius Koga

MIMIKA, BM

Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Mimika di tahun 2020 sebenarnya mengelola APBD sebesar Rp4 miliar. Namun sayangnya, akibat pandemi Covid-19, OPD ini dipangkas dananya sebesar Rp2 miliar.

Kepala Dinas Julius Koga kepada BeritaMimika di ruang kerjanya, mengatakan di APBD-P pihaknya juga telah mengusulkan beberapa program termasuk salah satu kegiatan rehab namun dibatalkan.

"Kemarin kami usul ada pekerjaan renovasi dan beberap kegiatan lain tapi dibatalkan semua. Ini juga dialami oleh OPD lain. Jadi yang ada di kami ini hanya kegiatan rutin triwulan ketiga saja," ungkapnya.

"Saat ini kami tinggal laporan saja karena hampir semua program sudah selesai. Tidak ada program fisik hanya kegiatan biasa dan rutin saja. Empat kegiatan kami di luar kantor termasuk penanaman bibit pekarangan sudah selesai," ujarnya.

Walau masih di 2020, namun Julius Koga mengatakan mereka telah menyusuan dan menyiapkan perencanaan dan program kerja untuk 2021. Ia berharap kondisi covid segera berakhir sehingga tidak lagi menggangu perencanaan kerja tahun depan.

"Diantaranya, tahun depan kami mau bangun toko tani. Semua hasil kelompok tani dan petani kami beli dan jual di sini. Program ini kerjasama dengan dinas provinsi. Mereka siapkan gedung, kami yang beli hasil petani," jelasnya.

Selain itu, Dinas Ketahanan Pangan juga berencana membuat peta pangan untuk mengetahui kerawanan pangan di distrik dan kampung-kampung.

"Hanya peta kerawanan pangan masih bertolak belakang dengan Bappeda karena ini soal tupoksi sehingga kami akan kordinasi sama-sama. Kemungkinannya kita akan kerjasama dengan Bappeda tentang rencana ini," jelasnya. (Ronald)

Top