Warga Distrik Kuala Kencana Minta Pemda Akomodir Permintaan yang Sudah Diusulkan Sejak 2-3 Tahun Lalu

Foto bersama usai Musrenbang, Rabu (17/3)
MIMIKA, BM
Warga Distrik Kuala Kencana meminta Pemda Mimika mengakomodir sejumlah permintaan yang mereka sampaikan pada Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang), Rabu (17/3).
Pasalnya rata-rata usulan prioritas yang disampaikan tidak jauh berbeda dengan usulan yang sudah mereka sampaikan 2-3 tahun lalu.
Kepada BM malam ini, Kadistrik Kuala Kencana, Septinus Timang menyampaikan permintaan masyarakat untuk cover kegiatan di 2022, tidak jauh berbeda dengan usulan tahun lalu dan tahun-tahun sebelumnya.
"Artinya masyarakat masih membutuhkan hal-hal yang sama dan sudah menjadi prioritas mereka selama beberapa tahun ini," ungkapnya.
Timang menjelaskan, beberapa hal yang diminta masyarakat diantaranya perumahan layak huni, peningkatan ruas jalan lingkungan serta penguatan kapasitas kelembagaan perempuan dan pemuda.
"Berdasarkan data sektoral tahun 2019, jumlah jiwa di sini hampir 28 ribu dan 60 persennya merupakan pemuda. Mereka minta Pemda beri penguatan misalnya dengan membuat kegiatan kepemudaan dan pelatihan bagi mereka. Semua sepakat untuk hal ini," ungkapnya.
Apalagi menurut Timang, di Distrik Kuala Kencana ada 700-an pengganguran terbuka. Ada yang hanya tamatan SMA namun ada juga yang telah selesai kuliah namun belum memiliki pekerjaan yang layak.
"Ini sebenarnya jadi beban sosial buat pemda sehingga perlu dicarikan jalan keluarnya," ujarnya.
Warga Distrik Kuala Kencana juga meminta perbaikan sarana kesehatan seperti puskesmas pembantu dan penambahan tenaga medis.
"Kita disini punya sekitar 10-11 dokter dan 1 ahli nutrisi namun kita masih butuh tambahan tenaga kesehatan dan terpenting adalah peningkatan mutu pelayanan terutama fasilitas pendukungnya," ungkapnya.
Untuk pendidikan, warga distrik ini mengeluh karena mereka hanya memiliki 1 SMP (Negeri 4) dan SMK Kuala Kencana, namun tidak ada SMA.
"Di 2022 mereka minta ada penambahan sarana pendidikan yakni SMA dan penambahan 1 SMP. Kasihan juga mereka harus turun sekolah sampai di Timika apalagi jaraknya jauh dan biaya transportasinya lumayan berat," ungkapnya.
Selain itu Pemda Mimika diminta juga memperbaiki PAUD di Kampung Mimika Gunung yang kini kondisinya rusak berat akibat konflik beberapa waktu lalu.
"Selain perbaikan juga perlu pengadaan alat peraga untuk melatih anak-anak PAUD di sana," katanya.
Karena sebagian warga di Diatrik Kuala Kencana merupakan petani ubi jalar dan singkong terutama petani lokal OAP maka diusulkan juga agar Pemda Mimika melalui OPD terkait melakukan penguatan ekonomi bagi mereka.
"Warga juga minta ternak ayam potong dan babi. Mereka minta jangan hanya bantuan namun harus ada pembinaan supaya mereka mandiri biar perlu sampai aspek pemasaran," ungkapnya.
Walau sebagian usulan kegiatan prioritas untuk 2020 kemarin belum banyak yang dilakukan namun menurut Timang ada beberapa yang sudah dikerjakan pemerintah daerah melalui OPD teknis seperti peningkatan ruas jalan di Kampung Mimika Gunung dan Jalan Mayon-Kompi B.
"Kembali lagi warga minta agar untuk perumahan kalau bisa masing-masing kampung harus ada," imbuhnya.
"Masyarakat pasti akan kecewa kalau kebutuhan prioritas mereka tidak tercover tapi mereka berharap masa kepemimpnan Omtob ini bisa tercover kebutuan dasar mereka terkait pendidikan, kesehatan dan ekonomi masyarakt lokal," terangnya.
Distrik Kuala Kencana telah selesai melakukan Musrenbang pada Rabu (17/3), dua hari laku yang dibuka Asisten Bidang Administrasi Umum, Hendriette Tandiyono didampingi Kadistrik Kuala Kencana, Septinus Timang.
Hendriette Tandiyono pada giat ini, melalui sambutannya menyampaikan bahwa Musrenbang Tingkat Distrik merupakan rangkaian dari proses penyusunan rencana kerja pemerintah daerah.
"Proses ini disusun secara partisipatif untuk menjaring aspirasi dan kebutuhan masyarakat di kampung dan kelurahan guna membangun wilayah masing-masing," ujarnya.
Ia berharap Musrenbang yang dilakukan dapat diinventarisir dan dirumuskan permasalahan pembangunan yang prioritas sekaligus beberapa alternatif pemecahan masalah yang wujud konkritnya berupa program atau kegiatan yang mampu mengoptimalkan pemanfaatan potensi.
Musrenbang denga tema "Mendorong Pemulihan Ekonomi Daerah Demi Kesejahteraan Masyarakat Untuk Pertumbuhan Ekonomi Yang Berkesinambungan” dilangsungkan di Aula Distrik Kuala Kencana.
Kegiatan ini dihadiri Tim Asistensi Bappeda Mimika, perwakilan pimpinan OPD Pemda Mimika, Forkompinda lingkup Distrik Kuala Kencana, bamuskam, tokoh pemuda, agama dan tokoh perempuan. (Ronald)


























