Pemkab Mimika Gelar Natal Bersama TNI/Polri dan Masyarakat
Suasana berlangsungnya Malam Natal Pemda Mimika
MIMIKA, BM
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika gelar ibadah Natal bersama jajaran TNI-Polri dan masyarakat di Graha Eme Neme Yauware, Senin (5/1/2026) malam.
Adapun tema yang diusung yakni "Allah Hadir Untuk Menyelamatkan Keluarga” dan subtema “Melalui Natal Bersama Pemkab Mimika, TNI-Polri dan masyarakat, Kita Membangun Persaudaraan, Menjaga Kerukunan, dan Menjadikan Mimika Rumah Kita Sebagai Wujud Komitmen Menuju Mimika Emas". Ibadah Natal ini dipimpin Pendeta Yandi Manobe.
Pdt. Yandi Manobe dalam khotbahnya mengatakan manusia diciptakan berbeda dengan makhluk lain karena memiliki akal, perasaan, roh, dan jiwa.
Manusia memiliki posisi istimewa di hadapan Tuhan, namun tetap dituntut untuk berserah dan meminta kepada-Nya.
“Mintalah, maka Aku akan memberi. Bahkan dunia pun Aku berikan dan setan pun tunduk kepada-Ku. Ini menunjukkan manusia mendapat tempat yang spesial di hadapan Tuhan, namun tidak boleh melupakan-Nya,” kata Pdt. Yandi.
Sementara itu, Bupati Mimika Johannes Rettob dalam sambutannya mengatakan pentingnya membangun Mimika sebagai “Rumah Kita Bersama” melalui kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, serta TNI dan Polri.
Menurutnya, dalam sebuah rumah, semua punya tanggungjawab untuk membersihkan, merawat, dan menjaga keamanan yang adalah tugas bersama.
Tujuan utama pemerintah adalah menghadirkan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat Mimika.
“Tugas kita bersama membawa masyarakat sejahtera. Orang yang tinggal di rumah ini tidak boleh lari. Kita dorong ekonomi yang baik, tingkatkan pendidikan hingga ke pedalaman, dan yang terpenting kita harus hidup dalam rasa aman,” tutur Bupati Rettob.
Katanya, mewujudkan Mimika yang aman dan sejahtera membutuhkan sinergi semua pihak, terutama dalam aspek keamanan.
“TNI-Polri, tokoh masyarakat, paguyuban, dan ketua-ketua kerukunan harus bersinergi. Keamanan harus kita wujudkan bersama agar semua yang tinggal di rumah ini merasa aman,” katanya.
Ia mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan tahun 2026 sebagai momentum memperkuat kebersamaan
“Saya berharap di tahun 2026 ini kita saling menopang, saling membantu, bekerja sama, bersinergi, dan bergotong royong membangun Kabupaten Mimika,” pungkasnya. (Shanty Sang)




Pastor saat memberkati Kantor Dinas PUPR
Bupati Mimika Johannes Rettob