Taburkan Maaf, Sucikan Hati : Keluarga Besar Dinkes Mimika Gelar Halal Bi Halal


Foto bersama peserta kegiatan

MIMIKA, BM

Keluarga besar Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mimika menggelar Halal Bi Halal di Graha Eme Neme Yauware, Jumat (5/5/2023).

Halal bihalal bertujuan untuk mempererat silaturahmi dan saling memaafkan untuk menciptakan keharmonisan pasca perayaan Idul Fitri 1444 H.

Acara tersebut mengusung tema “Taburkan Maaf, Sucikan Hati Dalam Indahnya Kebersamaan dan Keragaman Silaturahmi Untuk Meningkatkan Kinerja”.

Acara ini dibuka dengan pembacaan Kalam Ilahi Surat Al-Imran Ayat 103-105 oleh Hernaawati dan Hesti Wijayanti dan penampilan Qosidah dari BKMT Mimika.

Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Mimika, Hendritte Tandiyono dalam sambutannya mengatakan, pemerintah daerah menyampaikan selamat hari raya Idul Fitri 1444 hijriah, mohon maaf lahir dan batin, taqaballahu minna wa minkum taqabal ya karim. Semoga amal ibadah semua diterima oleh Allah SWT.

"Melalui momentum halal bil halal ini saya mengajak kepada kita semua, mari lapangkan hati untuk saling memaafkan, atas segala khilaf yang pernah diperbuat, sehingga dalam berbagai aktivitas selanjutnya, kita semua terus saling harmonis dan bersinergi antara satu dengan lainnya," harapnya.

Hendritte mengatakan, kebersamaan menjadi kunci utama yang dapat membangkitkan sinergi antara berbagai pihak, oleh sebab itu, kebersamaan penting untuk dapat dipelihara guna menghasilkan buah karya yang berharga bagi bangsa dan negara.

"Selain itu, halal bihalal yang diselenggarakan hendaknya sebagai wahana untuk kita intropeksi dan evaluasi diri, supaya dapat mengetahui apakah ramadhan membawa perubahan ke arah yang lebih baik, atau sebaliknya," ujarnya.

"Ibadah ramadhan selama satu bulan memberikan pelajaran bagi kita menjadi pribadi yang kuat, disiplin, sabar dan selalu menghargai antar sesama. Untuk itu mari kita pertahankan roh ramadhan dalam kehidupan sehari-hari dalam menata dan menapak kehidupan yang lebih baik dimasa yang akan datang," lanjutnya.

Diharapkan melalui penyelenggaraan kegiatan ini, dapat menjadi wadah dan sarana yang tepat untuk memperkuat sinergitas dan koordinasi di antara seluruh unsur dan elemen masyarakat Kabupaten Mimika dalam mewujudkan program-program pembangunan demi terwujudnya masyarakat yang sejahtera.

Ia mengatakan, salah satu makna yang terpenting dari peringatan halal bi halal adalah sebagai sarana untuk menghubungkan tali siraturrahmi baik sesama umat beragama dan masyarakat.

"Lewat momen ini, saya mengajak kita semua terutama kepada para ASN selain dapat menjaga kekompakan dalam menjalankan tugas dan fungsinya, saya juga berharap agar terus bekerja keras memberikan pelayanan yang terbaik kepada seluruh lapisan masyarakat," harapnya.

"Selain itu saling bersinergi menghadirkan lingkungan kerja yang kondusif, sehat dan berkualitas, untuk mendukung kesuksesan pelaksanaan tugas dan fungsi dengan mengedepankan nilai dasar ASN berakhlak, berorietasi pelayanan, akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif dan kolaboratif,"ungkapnya.

Sementara Ketua Panitia, Farida melaporkan bahwa kegiatan ini sangat ditunggu-tunggu pasca pandemi tahun-tahun yang lalu dan sebagai momentum untuk saling memafkan.

“Kita saling memaafkan mensucikan hati saling menghargai keberagaman saling berpegang tangan karena dengan bersatu bersama kita kuat meningkatkan kinerja kita membangun Mimika yang tercinta ini,” ungkapnya.

Selanjutnya, Ketua MUI Mimika, Ustad H. Muhammad Amin dalam ceramahnya menyampaikan, Hikmah Halal Bihalal mengatakan bahwa silaturahmi sudah menjadi tradisi masyarakat di Indonesia dan menjadi tradisi di Kabupaten Mimika. Selain hubungan bertetangga dan bernegara seringpula dilakukan secara massal yang dikenal dengan nama Halal Bihalal.

“Kita di Mimika ini tidak pernah ada permasalah dalam beragama, karena kita menjadi contoh bagi semua kabupaten untuk merangkul semua agama yang di yakini,” ujarnya.

Dalam momentum ini ia mengajak untuk semua yang hadir saling memaafkan dan jangan menyimpan dendam karena di ajaran mengajarkan untuk saling memaafkan. Dan memaafkan adalah hal yang baik.

“Mari kita saling memaafkan hilangkan rasa amarah di hati, karena apa yang disimpan dihati akan menjadi busuk,” pungkasnya. (Shanty Sang

Top