Pemda Mimika Lepas 182 Calon Jamaah Haji
Asisten I Paulus Dumais saat melepas calon jamaah haji
MIMIKA, BM
Pemerintah Kabupaten Mimika melepas sebanyak 182 calon jamaah haji (CJH) tahun 1444 Hijriah/2023 Masehi ke embarkasi Makassar.
Pelepasan calon jamaah haji asal Kabupaten Mimika dilepas secara resmi oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Mimika, Paulus Dumais di Graha Eme Neme Yauware, Senin (15/5/2023).
Penyelenggara Haji dan Umroh Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mimika Ikhwan Ihsan dalam laporannya menyampaikan bahwa kuota haji untuk Kabupaten Mimika tahun 2023 sebanyak 201 orang. Namun, hingga tanggal 15 Mei 2023 hanya 182 calon jemaah yang telah melakukan pelunasan.
“Jadi masih ada 19 yang belum melunasi, sehingga diberikan perpanjangan pelunasan mulai 15 sampai 19 Mei 2023 mendatang," kata Ikhwan.
Ikhwan mengatakan, setelah ini calon jamaah haji akan masuk ke asrama embarkasi haji Makassar pada 28 Mei 2023 kemudian dilanjutkan dengan penyerahan calon jemaah haji pada 29 Mei 2023. Dan keberangkatan akan dilakukan pada 30 Mei 2023 dini hari ke Madinah.
Diketahui, calon jamaah haji yang tertua dari Mimika berusia 96 tahun, sementara yang tertua nomor di Papua berasal dari Merauke dengan usia 99 tahun.
Sedangkan calon jamaah haji termuda di Mimika berusia 32 tahun, dan yang termuda se Papua berusia 21 tahun.
Sementara Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Mimika Paulus Dumais dalam sambutannya mengatakan, keberangkatan calon jamaah haji adalah momen kebahagiaan yang sudah ditunggu bertahun-tahun.
"Bapak Ibu yang berangkat memenuhi panggilan ini agar dapat menjaga kesehatan dengan baik. Dan saat berangkat lengkap maka kami harap pulang pun harus lengkap," Ungkapnya.
Selanjutnya, Kepala Kantor Kementerian Agama Mimika, Lukas Yasi dalam sambutannya mengatakan, ini adalah momen yang sangat ditunggu-tunggu umat muslim dalam menunaikan ibadah hajinya di tanah suci mekah.
Sesuai dengan undang-undang nomor 8 tahun 2019 tentang ibadah haji dan umroh Kementerian Agama memberikan pembinaan, perlindungan jamaah haji dan jamaah umroh.
"Perjalanan Haji adalah perjalanan penuh dengan kenangan, penuh dengan tantangan karena semua penuh pengorbanan yang mana mendaftar dan menunggu bertahun-tahun," Kata Lukas.
Namun, kata Lukas semua itu akan menyenangkan ketika sudah melaksanakan ibadah haji ke tanah suci.
Dikatakan, dalam pembinaan calon haji pihak Kemenag telah melakukan manasik haji baik tingkat kelurahan maupun distrik.
“Tujuannya adalah untuk memberikan pelatihan sekaligus petunjuk agar calon haji yang berangkat menjadi haji yang mambrur,” ungkapnya. (Shanty Sang)



