Ribuan Warga Antar Kepergian Tokoh Pejuang ke Tempat Peristirahatan Terakhir

Peti jenazah almarhum Tom Beanal saat diusung keluar dari gereja menuju tempat pemakaman

MIMIKA, BM

Bapak Tom Beanal yang dikenal akrab oleh masyarakat Papua dan khususnya Kabupaten Mimika sebagai tokoh pejuang, dimakamkan di Jalan Agimuga, mile 32,Sabtu sore (03/06/2023).

Kepergian tokoh pejuang Papua ini sebelum ke tempat peristirahatan terakhir, terlebih dahulu diadakan misa misa requiem di Gereja Katedral Tiga Raja.

Seusai misa requiem jenazah almarhum Tom Beanal langsung diantar oleh ribuan masyarakat yang dikawal pihak keamanan.

Dalam sambutannya, Administrator Diosesan Keuskupan Timika, Pastor Marthen Ekowaibi Kuayo, Pr, menyampaikan bahwa keluarga menginginkan jenazah almarhum disemayamkan di rumah Keuskupan, pasalnya semasa mudanya ia mengabdi di gereja.

"Kami pihak gereja masih bertanggung jawab sampai penguburan dan setelah itu kami mengembalikan kepada keluarga. Maka itu kami minta dukungan semua pihak untuk bersama-sama kita mengantar almarhum ke tempat peristirahatan tetakhir sebaga tanda penghargaan kita atas segala jasa-jasanya,"ungkap Pastor.

Pada momen ini, Pastor Marthen mengucapkan terimakasih kepada almarhum karena dimasa mudanya telah memilih dan memutuskan untuk melayani Tuhan di wilayah Keuskupan Jayapura, wilayah Kevikepan Paniai dan Keuskupan Timika.

"Semoga dengan doa-doa kita, itulah yang bisa balas jasa beliau. Kami mau balas jasa bapak Tom dengan mengantar ke kuburan dengan aman. Bapak Tom jiwamu memberi semangat bagi gereja dan kami akan meneruskan perjuangan Yesus mewartakan kerajaan Allah 2000 tahun lalu,"ucap Pastor.

Sementara itu Plt Bupati Mimika, Johannes Rettob menyampaikan bahwa secara pribadi dirinya mengenal bapak Tom sejak kecil sebagai seorang guru, seorang tokoh agama, anggota DPR bahkan pernah memberikan pelajaran agama saat mau menerima komuni suci pertama.

"Beliau kita kenal sebagai orang yang sangat bijak, damai, orang yang punya pikiran brilian, orang yang betul cinta akan damai. Seperti kita dengar tadi didalam riwayat hidupnya dan yang sudah disampaikan oleh Pastor ternyata bapak Tom orang hebat, beliau adalah orang besar," ungkapnya.

"Beliau salah satu orang yang terkenal sebagai pejuang keadilan, HAM, pejuang kesejahteraan masyarakat dan semua itu dilakukan dengan damai dan penuh kasih ,"ungkapnya.

Menurut Plt Bupati, almarhum merupakan sosok yang luar biasa lewat karya dan karsanya untuk masyarakat Amungme dan Mimikawe dan secara khusus untuk masyarakat Papua.

"Kita berikan apresiasi yang luar biasa. Beliau juga berperan besar dalam pendidikan dan dalam gereja Katolik, serta membentuk prilaku dan pemikiran-pemikiran yang luar biasa kepada anak-anak dan cucu-cucunya sampai saat ini," ujar John.

Lanjut Plt Bupati Mimika, almarhum juga terlibat dalam membagun masyarakat dan pembangunan Mimika saat ini.

"Mimika yang dulu gelap gulita, Mimika yang hutan belantara beliau adalah salah satu orang yang terlibat dalam pembangunan ini. Kita semua yang datang saat ini kita menikmati pembangunan yang luar biasa," ujarya.

"Amargin juga telah bekerja sama dengan PTFI untuk bagaimana cara perjuangkan dan memberikan hak-hak masyarakat yang sampai saat ini masyarakat bisa menikmatinya,"kata John.

Oleh karena itu Plt Bupati Mimika memberikan apresiasi atas karya dan karsa almarhum yang telah bersama dengan pemerintah dan selama ini menjadi mitra pemerintah.

"Sekali lagi atas nama pemerintah dan seluruh masyarakat kami turut berdukacita yang dalam atas meninggalnya almarhum Tom Beanal. Bapak Tom secara jasmani sudah tiada, tetapi karya dan karsa yang beliau buat untuk daerah ini mari kita teruskan,"ucap John.

Mewakili keluarga, Pit Magal mengatakan bahwa kepergian almarhum Bapak Tom Beanal menjadi duka yang mendalam bagi masyarakat suku Amungme dan Kamoro serta semua suku yang ada di Mimika maupun yang ada di Papua.

"Bapak Tom adalah seorang tokoh yang besar, dan atas jasa-jasanya beliau sudah bikin banyak kepada kita. Saya pikir kita semua sudah rasa. Kami dari lembaga berharap anak Amungme dan Kamoro melanjutkan jasa dan perjuangan yang beliau sudah rintis," harapnya.

Dalam kesempatan ini, Pit Magal mengucapkan terimakasih banyak kepada PT Freeport Indonesia, yang mana selama berada di Singapura sudah membantu dengan sangat luar biasa. (Ignasius Istanto/Endi Langobelen)

Top