Murid Almarhum Tom Beanal Kini Jadi Plt Bupati Mimika : Saya Mengenalnya Sejak Masih Kecil

John Rettob saat memberikan penghormatan kepada guru tercintanya, Alm. Bapak Tom Beanal
MIMIKA, BM
Plt Bupati Kabupaten Mimika, Johannes Rettob, menyampaikan rasa belasungkawa atas berpulangnya seorang tokoh Papua, Tom Beanal, yang meninggal di Rumah Sakit Santa Elisabeth Singapura pada Senin (29/5/2023) lalu.
"Saya atas nama pemerintah, atas nama masyarakat Kabupaten Mimika ikut berduka cita yang mendalam atas kepergian Bapa Tom Beanal," ungkap John penuh haru di Rumah Bobaigo, Kamis (1/6/2023).
Menurut John, mendiang Tom Beanal adalah seorang tokoh besar Papua yang lahir di tengah-tengah suku Amungme.
"Beliau adalah tokoh agama, beliau adalah pastor awam dan hampir sebagian hidupnya beliau habiskan untuk gereja Katolik. Saya kenal beliau sejak kecil dan juga sempat jadi muridnya karena beliau mengajar juga pelajaran agama," ungkap John.
"Dan saya tahu persis bahwa beliau ada orang yang luar biasa, orang yang bijak, juga orang yang sangat teliti dan sangat santun, orang yang punya hati, punya cinta kasih dan damai," imbuhnya.
John juga mengenal almarhum Tom Beanal sebagai sosok yang selalu menjunjung tinggi nilai-nilai perdamaian dan senantiasa memperjuangkan hak-hak masyarakat Papua.
"Beliau adalah pejuang yang luar biasa. Almarhum Bapa Tom adalah orang yang kita kenal sebagai tokoh Papua, beliau sangat dikenal di dalam perjuangan masyarakat, secara khusus masyarakat Amungme dalam memperoleh hak-hak mereka," tuturnya.
Dari kaca mata pembangunan, John melihat mendiang Tom Beanal memiliki peran yang sangat penting bagi Kabupaten Mimika, mulai dari Mimika yang masih tampak hutan belantara hingga kini telah menjadi sebuah kabupaten dengan kota yang terus berkembang.
"Untuk itu, atas nama Pemerintah Kabupaten Mimika dan seluruh masyarakat, kami mengucapkan terima kasih banyak atas jasa serta karsa Bapa Tom Beanal, dan juga kepada semua keluarga yang telah memberikan dukungan penuh kepada beliau," ucap John.
"Semoga almarhum diterima dalam kerajaan sorga, dalam kehidupan kekal sesuai dengan amal bakti yang pernah dia lakukan selama hidupnya di dunia ini," doanya.
"Kami juga mengucapkan terima kasih kepada mama dan anak-anak yang senantiasa memberikan pendampingan, memberikan dukungan di dalam pelayanan bapa selama ini. Semoga Mama dan anak anak diberikan kekuatan penghiburan dalam menghadapi duka cita ini," lanjut John.
Untuk diketahui, jenazah almarhum Tom Beanal akan dimakamkan pada Sabtu (3/6/2023) di area pemakaman milik keluarga yang terletak di Jalan Agimuga, Mile 32, Timika, Papua Tengah.
Sebagai bentuk penghormatan dan cinta kasih terhadap mendiang, John berharap prosesi pemakaman dapat dijalankan dengan baik, aman dan damai.
"Kita semua mengasihi beliau sehingga perjalanan beliau mulai dari penjemputan tadi luar biasa dengan damai. Kemudian didoakan dan disemayamkan di Keuskupan Timika dengan damai dan kita berharap sampai dengan proses pemakaman nanti semuanya berjalan dengan aman dan damai," harap Johan.
"Saya juga berpesan kepada seluruh masyarakat Kabupaten Mimika, selama almarhum disemayamkan di sini, kita tetap menjaga kedamaian, menjaga stabilitas keamanan, dan kita juga berharap agar prosesi akhir daripada perjalanan Bapa Tom ke tempat peristirahatan yang terakhir, kita bawa dengan damai," pungkasnya. (Endi Langobelen)



