Gapensi Mimika Tegaskan Anggotanya Hanya 270 Perusahan Kontraktor
Wakil Ketua II Gapensi Mimika, Wilem Howay
MIMIKA, BM
Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (Gapensi) Kabupaten Mimika saat ini memiliki keanggotaan sebanyak 270 perusahan kontraktor.
Jumlah ini terbagi atas 191 perusahan kontraktor Asli Papua (OAP) dan 79 perusahan kontraktor non Papua. Seluruh perusahan ini hanya bergerak di bidang konstruksi seperti pembangunan jembatan, jalan, gedung, drainase dan perumahan serta beberapa bidang lainnya.
“Kami sampaikan ini karena ada yang beritakan jumlah kami 400-an. Itu tidak benar. Seluruh keanggotan kami juga sudah terdaftar secara online dan diketahui di provinsi hingga pusat,” ujar Wilem Howay, Wakil Ketua II Gapensi Mimika.
Kepada BeritaMimika di depan kantor Gapensi, Rabu (4/3) Howay menuturkan jumlah 400-an yang disebutkan, akan membuat bingung pemerintah daerah karena tidak sesuai dengan database.
“Saya juga mau luruskan bahwa Gapensi tidak pernah mengintervensi pekerjaan. Itu semua merupakan kewenangan masing-masing untuk melakukan lobi. Kami bukan bagi proyek, kami hanya keluarkan SPU dan KTA,” ujarnya.
Ia juga tidak bisa menghindari bahwa selalu ada kemungkinan bagi orang lain yang tidak tergabung di Gapensi untuk menggunakan perusahan milik putera daerah (OAP-red) agar memperoleh dan mendapatkan pekerjaan.
“Ini semua tergantung dari SKPD (pemda-red), kadang mereka tidak mau kasih ke perusahan putera daerah sehingga wajar kalau ada yang lakukan pendekatan kemudian setuju perusahannya dipakai orang lain. Karena bagaimanapun mereka butuh uang untuk memperpanjang dokumen perusahan. Kita tidak bisa hindari keadaan ini,” ungkapnya.
Howay juga memperingatkan anggota Gapensi dari kabupaten dan kota di luar Mimika agar melaporkan keberadaan mereka ketika memegang proyek di Mimika.
“Tidak menyalahi aturan tetapi di aturan organisasi harus lapor. Mereka lapor supaya kita bisa data mereka dan jika ada hal-hal tertentu yang tidak diinginkan, kami di Mimika bisa bantu mereka,” harapnya. (Ronald)



