ASN Mabuk Bawah Mobil Akibatnya Kecelakaan Beruntun Terjadi

Kasatlantas Mimika saat mendatangi TKP bertemu warga yang melakukan pemalangan
MIMIKA, BM
Kecelakaan beruntun yang terjadi di SP1, Jalur 2, Kamis (5/11) mengakibatkan tiga orang harus dilarikan ke Rumah Sakit untuk mendapatkan perawatan medis. Kecelakaan ini melibatkan mobil Avanza, motor, truck dan pejalan kaki.
Selain tiga orang yang dilarikan ke rumah sakit, mobil Avanza terlihat rusak parah di body bagian depan. Sedangkan truk mengalami kerusakan pada bagian depan karena masuk parit dan menabrak tembok parit.
Berdasarkan pantauan di lapangan, tiga orang yang mengalami musibah ini salah satunya merupakan pejalan kaki yang juga berdomisili di wilayah tersebut.
Tidak terima dengan kejadian yang menimpa tetangga mereka, warga langsung melakukan pemalangan jalan dan sempat mengejar sopir mobil Avanza.
Beruntung anggota gabungan Satlantas dan Polsek Mimika Baru dengan sigap menenangkan warga dan mengamankan sopir tersebut ketika tiba di lokasi kejadian, sehingga arus lalu lintas kembali normal.
Kasat Lantas Polres Mimika, Iptu Devrizal usai kemudian mempertemukan kedua pihak guna mengetahui kronologisnya.
Kepada BeritaMimika, ia menjelaskan, kejadian bermula saat mobil Avanza berwarna silver ini dari arah Stadion Wania Imipi hendak menuju Swakarsa - Budi Utomo terlebih dahulu menabrak pengendara motor.
Selanjutnya mobil tersebut kemudian menabrak pejalan kaki yang hendak menyeberang di depan Masjid Al Muhajirin I SP I (SMA Al Falah).
Di saat berlawanan sebuah truk pengangkut pasir yang melihat adanya kejadian tersebut berusaha menghindar, namun mobil Avanza menabraknya di bagian belakang truk sehingga masuk parit.
"Kedua pejalan kaki ini adalah pasangan suami istri. Sebenarnya yang hampir ditabrak itu si suami, tapi istrinya yang selamatkan suaminya dengan mendorong suaminya, jadi istrinya kena tabrak. Identitasnya bernama Ibu Okapoka," terangnya.
Menurut Kasat Lantas, pelaku yang mengemudikan mobil sehingga terjadi kecelakaan beruntun ini merupakan ASN di Dinas Peternakan berinisial HM.
"Di dalam mobil dia bersama seorang lagi berinisial H yang juga teman sekantornya. Pelaku HM saat mengendarai mobilnya dikatakan dalam pengaruh minuman keras," ungkap Iptu Devrizal.
Kata Iptu Devrizal, dalam kasus ini, HM bertanggung jawab kepada korban berinisial H yang adalah temannya sendiri dan ibu bernama Okapoka.
"Totalnya ada tiga korban termasuk korban sekaligus pelaku yang membawa mobil Avanza,"katanya.
Untuk kondisi korban Okapoka, ia mengalami luka di bagian kepala dan sudah mendapat perawatan medis.
"Ibu Okapoka telah pulang ke rumah. Sedangkan penumpang mobil berinisial H mengalami patah lengan kanan dan mendapat perawatan medis di RSUD. Pelaku yang juga korban berisinial HM ini sedanf dirawat di RSMM," ujar Iptu Devrizal. (Ignas)



