Hukum & Kriminal

Seorang Pria Ditikam Di daerah Dulang, Polisi Dalami Kasusnya

Foto Ilustrasi google

MIMIKA, BM

Kepolisian Mimika dalam hal ini jajaran Polsek Kuala Kencana tengah mendalami kejadian yang dialami seorang pendulang di area pendulangan Mile 39, Distrik Kuala Kencana pada Selasa pagi (25/06/2025). 

Kapolsek Kuala Kencana AKP Djemi Reinhard saat dihubungi membenarkan kejadian tersebut, namun belum mengetahui penyebab kejadiannya atau kronologisnya. 

“Kejadian tadi pagi sekitar pukul 06.00 WIT, belum tahu penyebab kejadiannya apa. Dan untuk identitas korbannya kita masih dalami, pokoknya korban mengalami tusukan alat tajam,” ungkapnya. 

Disampaikan Kapolsek Kuala Kencana, untuk saat ini korban sedang ditangani oleh pihak medis. 

"Untuk kondisinya kami belum tahu pasti, masih dalam penanganan awal medis. Dan saat ini kepolisian masih mencari identitas pelaku penganiayaan berat tersebut," ujar AKP Djemi. (Ignasius Istanto)

Tak Sampai 24 Jam, Pelaku Begal Ditangkap Polisi

Foto Istimewa/nampak pelaku saat diamankan di Polsek Mimika Baru. 

MIMIKA, BM

Kepolisian Mimika dalam hal ini Polsek Mimika Baru tak sampai 24 jam berhasil menangkap YA, seorang pelaku tindak pidana pencurian dengan kekerasan atau begal di area Gorong-gorong, Jalan Freeport lama mile 21 Timika, Kamis (03/07/25). 

Proses penangkapan terhadap pelaku ini dilakukan berdasarkan adanya aduan korban di SPKT Sektor Mimika Baru terkait dengan aksi yang dilakukan pelaku sekira pukul 09.30 WIT di area gorong-gorong Jalan Freeport Lama Mile 21, Timika.

Kapolsek Mimika Baru AKP Putut Yudha Pratama, S.I.K membenarlan penangkapan terhadap pelaku yang tidak sampai 24 jam. 

"Penangkapan pelaku berdasarkan keterangan dari korban terkait dengan ciri-ciri, sehingga tim opsnal bergerak cepat untuk melakukan penangkapan terhadap pelaku," ungkapnya, Jumat (04/07/2025) kemarin.

Disampaikan Kapolsek, dari hasil interogasi awal, pelaku mengaku telah melakukan aksinya di lokasi atau TKP yang sama sebanyak dua kali, yakni pada tanggal 14 Februari 2025 dan yang kedua pada tanggal 3 Juli 2025.

"Dalam proses pengembangan penyidikan, pihak penyidik telah menghadirkan kedua korban yang telah melaporkan kejadian serupa secara resmi di SPKT Sektor Mimika Baru," ujar AKP Putut. 

Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek menegaskan pihaknya akan melakukan proses hukum sesuai dengan prosedural dan ketentuan hukum yang berlaku. Hal ini sebagai bentuk keseriusan Polsek Mimika Baru dalam melakukan penanganan tindak pidana.

Ditambahkan Kanit Reskrim Polsek Mimika Baru, Ipda Teguh Krisandi Fardha, S.Tr.K, menyampaikan bahwa dari hasil keterangan pelaku memang bukan pertama kali dan bukan korban itu saja.

"Sebelum-sebelumnya sudah melakukan hal yang sama dari beberapa bulan lalu yang sempat kita kejar. Pelaku juga merupakan salah satu residivis," katanya. 

Disampaikan Kanit Reskrim, barang bukti hasil rampasan seperti HP dan uang itu dipakai untuk pribadi. Namun tas, dompet dan kartu-kartu lainnya dibuang di semak-semak. 

"Sampai saat ini kita masih cari barang-barang tersebut. Jadi, HP itu dia gunakan untuk pribadi sementara uang dia pakai untuk beli makan," ujar Ipda Teguh. (Ignasius Istanto)

Identitas Mayat Belum Terungkap, Polisi Berkomitmen Ungkap Kasusnya

Kasat Reskrim Polres Mimika, AKP Rian Oktaria. 

MIMIKA, BM

Identitas mayat pria yang terbakar di salah satu lahan kosong yang berlokasi di Jalan WR Soepratman, Timika pada tanggal 1 Mei 2025 lalu hingga saat ini belum diketahui identitasnya. 

Namun, hal tersebut tidak menyurutkan pihak kepolisian dalam hal ini Sat Reskrim Polres Mimika untuk tetap mengungkap kasusnya. 

"Sampai sekarang kita belum ketahui identitasnya. Dan keluarganya sampai saat ini juga tidak tahu, bahkan sampai saat ini juga pihak kepolisian belum menerima laporan dari masyarakat terkait adanya orang hilang," kata Kasat Reskrim Polres Mimika, AKP Rian Oktaria saat ditemui Rabu (18/06/2025).

Disampaikan Kasat Reskrim bahwa pada saat mayat berada di Rumah Sakit pihaknya tidak bisa lakukan autopsi, karena harus mendapat persetujuan dari pihak keluarga. 

"Kita lagi upayakan semoga terungkap, karena ini menurut saya menjadi misterius dan aneh. Indikasi itu pelaku orang terdekat korban. Untuk BB nya belum ada, dan untuk saksinya itu baru satu orang yang awal melihat adanya mayat tersebut," ujar AKP Rian. (Ignasius Istanto)

Top