Setelah Empat Tempat, Vaksinasi Selanjutnya di Pelabuhan PPI Pomako

Vaksinasi di Gedung Tongkonan diikuti banyak warga Timika

MIMIKA, BM

Pemerintah Daerah Mimika bekerjasama dengan TNI-Polri dan PT Freeport Indonesia, pada hari ini, Senin (5/7) melakukan vaksinasi masal kepada masyarakat Mimika di empat tempat.

Vaksinasi dilakukan di Gedung Tongkonan, Kuala Kencana (2 pos), Bandara Moses Kilangin (2 pos) dan Klinik Tribata.

"Besok kami akan buka di Pelabuhan Perikanan Pomako. Penyediaan layanan vaksinasi di sana merupakan kerja sama dengan TNI angkatan laut," tutur Reynold.

Ia mengatakan, mereka menargetkan vaksinasi dalam satu hari mampu menyasar 1.200 suntikan.

Tujuan vaksinasi dilakukan untuk mempercepat proses perlindungan kepada masyarakat dari virus Covid-19.

Reynold menjelaskan vaksinasi akan memberikan perlindungan tubuh hingga 96 persen. 

Jika seseorang divaksin maka kecil kemungkinan ketika ia terpapar akan mengalami gejala kritis atau berat.

"Hal inilah yang kita cegah supaya rumah sakit tidak penuh. Ini akan dipercepat terus sampai paling tidak 50 persen dari 179 ribu orang penduduk diatas usia 18 - 59 tahun bisa tervaksin," kata Reynold.

Reynold berbangga karena antusias warga yang ingin divaksin sangat banyak. Ini menunjukan bahwa warga Mimika memahami pesan kesehatan yang disampaikan selama ini.

Respon positif seperti inilah yang sangat diharapkan sehingga semakin banyak orang terlindungi dan dapat memutuskan mata rantai penularan.

"Kami akan mengevaluasi supaya besok hari pelayanan lebih dipercepat dan kami harus bisa mengelola kerumunan. Kalau kita lihat hari ini banyak sekali kerumunan namun mau tidak mau antusias ini harus dihargai. Besok akan kami perbaiki," ujarnya.

Ia mengatakan masih ada sedikit keterlambatan dalam proses vaksinasi hari ini karena masih bangak warga yang mendaftar secara manual. Padahal dapat dilakukan secara online

"Ini jadi bahan evaluasi bagi kami. Kita sudah menghitung bahwa masyarakat yang mendaftar secara online akan membutuhkan waktu 16 menit lebih cepat. Pelayanannya bisa hanya 7 menit sampai ke suntik. Tetapi jika manual maka lebih kurang dia akan kehabisan waktunya antara 23-25 menit untuk menunggu," katanya.

Pelaksanaan vaksinasi di Gedung Tongkonan yang merupakan hasil kerjasama pemerintah dan Ikatan Keluarga Toraja (IKT) diikuti banyak warga.

Pantauan BeritaMimika di Tongkonan, warga yang datang terlihat tetap mematuhi protokol kesehatan dan tertib dalam mengantre.

Salah satu warga Timika yang mengikuti vaksinasi di Tongkonan mengatakan, selain divaksin untuk melindungi tubuhnya dari serangan virus covid, vaksinasi kini telah menjadi persyaratan agar bisa ke daerah lain.

"Jakarta sekarang sudah berlakukan ini sehingga ke Jakarta wajib memiliki kartu vaksin covid-19. Saya berencana dalam bulan ini mau ke sana sehingga ini kesempatan bagi saya untuk dapat divaksin," ujarnya. (Shanty)

Top