PTFI Melalui YPMAK Sumbang Rp 2 Miliar untuk Pemda Mimika
Penyerahan bantuan oleh direktur YPMAK
MIMIKA, BM
PT. Freeport Indonesia melalui Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amunge dan Komoro (YPMAK) memberikan bantuan Rp 2 miliar kepada Pemda Mimika sebagai dukungan untuk mencegah penyebaran Covid-19 di Mimika.
Bukan hanya uang, YPMAK juga memberikan bantuan perlatan berupa 39 desinfektan, 48 mesin semprot, masker 100 dos dan pakaian pelindung serta sepatu.
Penyerahan bantuan dilakukan di MPCC, Senin (30/3) pukul 13.40 Wit yang diserahkan langsung oleh Direktur YPMAK Vebian Magal kepada Ketua Tim Gugus Tugas Pencegahan dan Penanganan Covid-19 di Mimika, Marthen Paiding didampingi Juru Bicara Tim, Reynold Ubra.
“Kami adalah yayasan yang bergerak di bidang sosial kemasyarakatan sehingga ini juga menjadi kepedulian dan perhatian kami untuk membantu pemerintah daerah dalam memerangi Covid-19 di Mimika,” ujar Direktur Vebian Magal kepada BeritaMimika by phone.
Ia menjelaskan bantuan tersebut berasal dari YPMAK yang disuport oleh PT. Freeport Indonesia. Ia berharap apa yang mereka berikan dapat membantu percepatan pemerintah dalam menangani virus ini.
“Sumbernya dari Freeport. Harapan kami agar pemerintah cepat atasi secara baik dan tetap melakukan komunikasi dan koordinasi bersama untuk melawan virus ini,” ungkapnya.
Setelah membantu pemerintah daerah, Vebian Magal mengungkapkan mereka kini sedang berkonsetrasi untuk mengurus masyarakat Distrik Tembagapura yang dievakuasi beberapa waktu lalu ke Kota Timika.
“Kami akan prioritaskan orang-orangtua dan anak-anak terutama tentang kelangsungan pendidikan mereka,” ujarnya.
Sementara itu kepada BeritaMimika, Juru Bicara Tim Gugus Tugas Pemda Mimika memberikan apresiasi dan ungkapan terimakasih kepada YPMAK Mimika.
“Kami sangat terbantu dengan bantuan yang diberikan YPMAK. Ini sangat mendukung pemerintah dalam membantu upaya percepatan dan penanganan Covid-19 di Mimika. Apa yang mereka berikan sangat dibutuhkan saat ini seperti mesin penyemprot, bahan dasar hand sanitizer dan perlengkapan kontaminasi,” ungkapnya. (Ronald)



