Kadinkes Sebut 26 Puskesmas Sudah Miliki USG Tiga Dimensi
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, Reynold Ubra
MIMIKA, BM
Sebanyak 26 Puskesmas di Kabupaten Mimika telah dilengkapi dengan peralatan Ultrasonografi (USG) tiga dimensi guna mendukung pelayanan yang berkualitas kepada masyarakat.
Peralatan USG tersebut merupakan bantuan dari Kementerian Kesehatan RI untuk mendukung pelayanan seluruh Puskesmas di wilayah pesisir pantai hingga pegunungan.
“Semua Puskesmas di wilayah pesisir hingga pegunungan sudah menerima alat USG tiga dimensi. Ini sebagai bagian dari upaya memperkuat pendekatan integrasi layanan primer di seluruh wilayah,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, Reynold Ubra saat ditemui, Senin (28/7/2025) kemarin.
Adapun 26 puskesmas itu tersebar pada 18 distrik di MImika. Dari jumlah itu, 13 puskesmas di antaranya sudah berstatus Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).
Untuk optimalisasi pemanfaatan alat tersebut, Dinkes Mimika menggandeng organisasi profesi seperti Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Ikatan Bidan Indonesia (IBI) dalam proses pendampingan teknis kepada tenaga kesehatan di Puskesmas.
“Petugas Puskesmas telah didampingi oleh IDI dan IBI dalam penggunaan alat ini. USG ini sangat berkualitas dan dapat digunakan untuk mendeteksi posisi janin, sehingga sangat membantu dalam upaya pencegahan risiko saat persalinan,”ujarnya.
Dikatakan, saat ini jumlah tenaga perawat dan bidan di Puskesmas cukup memadai. Namun demikian, beberapa Puskesmas masih kekurangan tenaga kesehatan lainnya, seperti ahli gizi dan dokter umum.
Guna mengisi ketersediaan tenaga dokter umum di tingkat puskesmas tersebut, Dinkes Mimika mengharapkan dukungan Kemenkes untuk mengalokasikan tenaga dokter program 'Nusantara Sehat'.
“Sejak 2024, ada empat Puskesmas yang belum memiliki dokter umum. Tahun ini, jumlahnya tersisa dua, yakni Puskesmas Tapormai di Distrik Mimika Barat Jauh dan Puskesmas Amar di Distrik Amar," ungkapnya. (Shanty Sang)



