Alhamdulillah, Obat Primaquine di Mimika Kini Cukup Hingga Desember

Obat malaria primaquine (coklat) dan DHP Frimal (biru)
MIMIKA, BM
Persediaan obat malaria jenis primaquine di Kabupaten Mimika kini sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan hingga Desember 2020 mendatang setelah sebelumnya hanya bertahan hingga September.
Kepala Dinas Kesehatan Mimika, Reynold Ubra kepada BeritaMimika di Pendopo Rumah Negara, Rabu (19/8) menyampaikan hal tersebut.
"Obat untuk primaquine stoknya sekarang sudah tersedia karena kami dapat kiriman dari Jayapura dan itu bertahan bisa sampai Desember," tuturnya.
Namu Reynold kembali mengingatkan, di masa milenial ini mencegah justru jauh lebih baik dari pada mengobati.
Pasalnya sekali sakit maka tentu sangat berpengaruh terhadap usia harapan hidup manusia atau pasien. Maknanya sama dengan orang yang sering menunda pekerjaan.
"Untuk malaria rata-rata di setiap hari ada 30-50 kasus, sebenarnya belum ada perubahan yang signifikan. Yang nanti akan kami evaluasi di akhir Agustus adalah melihat berapa orang yang benar-benar sembuh paripurna sama dengan TB dan covid. Jadi, kita akan evaluasi untuk melihat yang benar-benar dinyatakan malaria sembuh pada hari ke 7, 14, 21 dan hari ke 28," jelasnya.
Reynold berharap, persoalan malaria jangan diabaikan karena keadaan covid saat ini. Pasien covid terus bertambah, jangan sampai pasien malaria pun demikian.
Untuk mencegahnya, Reynold Ubra berpesan, ketika keluar dari rumah pada malam hari harus menggunakan baju lengan panjang.
Jika tidak maka tetap berada dalam rumah mulai pukul 18.00 Wit hingga 06.00 Wit. Selain itu lingkungan rumah juga harus selalu dijaga agar bersih sehingga tidak menjadi tempat perindukan nyamuk.
Tempat potensial menjadi perindukan nyamuk seperti tempat penampungan air, bak mandi, air galon dan lainnya harus selalu diperhatikan.
"Kalau sampai malam ada masyarakat yang berkeliaran dan orang sakit berarti kan biaya kesehatan kita juga keluar, biaya pemerintah keluar hanya untuk menyembuhkan. Hal ini harus bisa mendidik masyarakat untuk bisa belajar pola hidup sehat," ujarnya mengingatkan. (Shanty)



