ICU RSUD Ditutup. Ada Apa?

Wakil Bupati Mimika, Johannes Rettob

MIMIKA, BM

Wakil Bupati Kabupaten Mimika Johannes Rettob mengatakan bahwa meningkatnya kasus Covid-19 di Mimika sangat berpotensi terhadap keberadaan tenaga kesehatan.

Salah satu akibatnya, ruang ICU RSUD Mimika kini ditutup. Ruangan ini ditutup karena sudah tidak ada lagi tenaga kesehatan yang mencukupi.

Pasalnya, sebagian tenaga kesehatan kini sedang di isolasi sementara sebagian dikonsenkan untuk menangani pasien Covid-19 karena jumlah kasus pasien positif covid terus meningkat.

"Hal ini karena jumlah pasien kini terus melonjak sehingga semua ruangan penuh sedangkan tenaga kesehatan yang harus melayani semua pasien semakin kurang," tutur Wabup John Rettob saat diwawancarai di Bobaigo Keuskupan Timika, Senin (28/9).

Selain di RSUD Mimika, Wabup John juga mengatakan bahwa kekurangan tenaga medis juga terjadi di Rumah Sakit Mitra Masyarakat (RSMM).

"Banyak tenaga kesehatan yang di isolasi, tempat tidur masih ada tapi tenaga tidak ada," tuturnya.

Wabup mengatakan, Direktur RSUD Mimika Anton Pasullu beberapa waktu juga telah melayangkan surat pemberitahuan terkait kondisi ini. Mereka kini benar-benar kekurangan tenaga kesehatan.

"Solusinya yang bisa kami ambil adalah kita minta bantuan tenaga kesehatan kalau perlu harus ada rekutmen tenaga kesehatan lagi," ungkapnya. (Shanty) 

Top