Program MBG 3B Bakal Dievaluasi, Posyandu yang Belum Terlayani jadi Prioritas
Ketua Satuan Tugas (Satgas) MBG Mimika, Emanuel Kemong
MIMIKA, BM
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika menegaskan komitmennya untuk mendukung penuh dan mengawal pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) 3B yang menyasar ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.
Ketua Satuan Tugas (Satgas) MBG Mimika, Emanuel Kemong, menegaskan bahwa pelaksanaan program MBG merupakan kewenangan pemerintah pusat melalui Badan Gizi Nasional (BGN). Pemerintah daerah berperan melakukan pengawasan dan evaluasi untuk memastikan program berjalan aman sesuai mekanisme yang berlaku.
"Ini kan sudah menjadi program pusat, jadi tinggal dijalankan saja, yang terpenting adalah pendataan yang akurat untuk memastikan di mana keberadaan para penerima manfaat," katanya saat diwawancarai, pada Senin 12 Oktober 2026.
Emanuel menyebutkan, pelaksanaan MBG 3B untuk kelompok rentan ini berjalan mandiri dan tidak terpengaruh oleh situasi pelaksanaan program serupa di lingkungan sekolah.
“Sinergi dan kerja sama lintas dinas menjadi kunci keberhasilan penyaluran program ini di lapangan,”ujarnya.
Wabup juga menyoroti informasi mengenai pelaksanaan MBG yang telah menjangkau sejumlah distrik, sementara masih banyak posyandu yang belum menerima manfaat program tersebut.
Menindaklanjuti hal itu, ia mengatakan akan berkoordinasi dengan Bupati Mimika untuk memanggil para kepala distrik guna memastikan dukungan terhadap pelaksanaan MBG, termasuk memperkuat koordinasi dengan posyandu agar penyaluran manfaat program dapat menjangkau kelompok sasaran.
Menurutnya, sinergi antara Satgas MBG, pemerintah daerah, kepala distrik, dan posyandu diperlukan untuk mendukung kelancaran pelaksanaan program di Kabupaten Mimika.
“Dengan penguatan koordinasi antara Satgas, Pemda, kepala distrik, dan posyandu, kami harapkan distribusi MBG di Mimika dapat berjalan efektif, tepat sasaran, dan berkelanjutan,” pungkasnya. (Shanty Sang)
























