Politik & Pemerintahan

KPU Mimika Pleno PAW Yan Sampe Gantikan Almarhum Robby Omaleng

Ketua KPU Mimika, Indra Ebang Ola

MIMIKA, BM

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Mimika pada pukul 10.00 Wit pagi ini, Kamis (5/8) akan melakukan Pleno Pergantian Antar Waktu (PAW) Yan Sampe menggantikan almarhum Ketua DPRD Robby K Omaleng.

Ketua KPU Mimika, Indra Ebang Ola kepada BeritaMimika pagi ini menjelaskan bahwa PAW yang sempat tertunda akhirnya dapat dilaksanakan setelah dokumen yang dimintakan pihak KPU terpenuhi.

"Agak lama karena kita tunggu surat dari DPRD terkait dokumen yang kita minta dan baru dikasih. Yang kami tunggu kemarin itu dokumen SK pemberhentian almarhum dari Partai Golkar," jelasnya.

Ini merupakan prasyarat yang dibutuhkan dalam aplikasi Sistem Informasi Pergantian Antar Waktu (SIM PAW) karena merupakan dokumen yang harus dimasukan dalam berita acara pleno.

"Kita tunggu ini saja karena semua dokumen yang lain seperti surat kematian dan lainnya sudah lengkap sehingga pagi ini kita akan pleno di kantor KPU," ungkapnya.

Untuk kasus seperti ini Indra menjelaskan hanya diselesaikan secara internal kabupaten artinya kebijakan PAW merupakan hak DPD II Partai Golkar Mimika.

"PAW ini secara mekanisme sudah jelas bahwa yang menggantikan adalah suara terbanyak berikutnya dari partai yang sama dan dapil yang sama. Tidak bisa orang Golkar dari dapil lain dan harus dibuktikan dengan BB 1 atau hasil rekapitulasi dan berita acara yang diplenokan pada pileg 2019 lalu," terangnya.

Setelah pleno selesai dilakukan, hasil tersebut akan segera diproses KPU ke DPRD untuk pengajuan ke gubernur Papua melalui bupati.

"Untuk SK-nya melalui gubernur tapi SK-nya berbeda dengan lain, artinya tidak kolektif. Kalau 35 sebelumnya calon DPRD terpilih kalau yang ini bunyinya PAW sehingga terpisah," ujarnya. (Ronald)

Kunjungi Mimika, Komjen Waterpauw Lakukan Pertemuan dengan Pemda dan Forkompinda Bahas Hal Ini

Kapolres Mimika Era Adhinata

MIMIKA, BM

Kepala Badan Intelijen dan Keamanan  (Kabaintelkam) Komjen Paulus Waterpauw pada sore tadi, Rabu (4/8) melakukan pertemuan dengan Pemda Mimika dan Forkompinda di Mozza.

Usai pertemuan tersebut, mantan Kapolda Papua langsung meninggalkan hotel sehingga Kapolres Mimika AKBP I Gusti Gde Era Adhinata kepada media menjelaskan hasil pertemuan tersebut.

Kapolres mengatakan pertemuan ini merupakan evaluasi pelaksanaan PPKM Level 4 di Mimika.

Pertemuan ini menghasilkan kesepakatan yang pada intinya lebih meningkatkan lagi kegiatan yang berhubungan dengan pencegahan penularan Covid-19 di Mimika.

"Salah satunya adalah percepatan pelaksanaan vaksin. Namun hari ini kita tidak laksanakan karena habis namun besok vaksin dari Jayapura akan tiba sehingga Jumat kita mulai lagi lakukan vaksin dan yang kita utamakan adalah vaksin kedua untuk melengkapi imunitas tubuh," ungkapnya.

Selain itu, pertemuan ini juga menekankan adanya peran dari instansi lain agar lebih terlibat bersama memerangi covid di Mimika seperti Disperindag, Dispenda dan lainnya.

"Mereka diminta untuk ikut aktif dalam mengkawal protokol kesehatan sesuai aturan PPKM yang ada. Saat ini kita aktif di malam hari tapi siang juga kita akan bergerak mengecek bagaimana pemberlakuan PPKM level 4. Ini yang akan kita tingkatkan," jelasnya.

Pasalnya, Mimika akan menjadi salah satu tuan rumah penyelenggaraan PON 2021 sehingga peningkatan harus dilakukan untuk mendukung penyelenggaraan tersebut termasuk kegiatan Pesparawi. Pada intinya Mimika harus siap.

"Apa yang menjadi kekurangan kita? Kita harus lengkapi salah satunya seperti fasiltas kesehatan yakni tempat tidur dan oksigen sehingga ketika ada lonjakan kasus, kita sudah siap. Semua ini harus kita siapkan," ujarnya.

Sementara itu selama membuka gerai vaksin Covid-19, Kapolres Era mengatakan bahwa vaksinasi yang diakukan Polres Mimika sudah mencapai 23 ribu dimana vaksin tahap pertema sebanyak 15 ribu vaksin. (Ronald)

Jelang Momen Kemerdekaan, Warga akan Merah Putihkan Kampung Nawaripi

Kepala Kampung Nawaripi bersama warganya merayakan HUT RI saat sebelum musim pandemi  

MIMIKA, BM

Menyisakan 13 hari lagi, masyarakat se-nusantara akan memperingati Dirgahayu Kemerdekaan Indonesia ke-76.

Momen ini terasa semakin dekat sehingga semua orang harus ikut terlibat dan berpatisipasi memeriahkannya walau negeri ini masih dilanda pandemi.

Untuk Mimika, sejumlah persiapan perlahan telah dilakukan dimulai dari diterbitkannya Surat Edaran Bupati Mimika Nomor 003.3/6293/2021 tentang himbauan untuk menyemarakan dan memeriahkan peringatan HUT ke-76 Kemerdekaan RI tahun 2021.

Panitia HUT ke-75 Republik Indonesia Kabupaten Mimika juga telah dibentuk dan di momen tahun ini, telah disiapkan sejumlah kegiatan untuk menyemarakkan.

Tidak ketinggalan, secara khusus untuk Kampung Nawaripi, warga akan terlibat dan berpartisipasi memeriahkan peringatan ulang tahun ini.

Kepala Kampung Nawaripi, Norbertus Ditubun kepada BeritaMimika mengatakan pemerintah kampung akan melaksanakan tiga kegiatan utama yakni pembagian 300 bendera merah putih kepada warga melalui ketua RT, pembagian 3000 masker dan penyemprotan desinfektan.

"Ukuran benderanya 1 meter x 40 cm dan akan kami bagikan ke 18 Rt di Nawaripi dan anak ditancap di seluruh kampung," ungkapnya.

Karena masih dalam situasi pandemi, Ditubun mengatakan di momen kemerdekaan tahun ini, Pemerintah Kampung Nawaripi juga membagikan 3000 masker dan penyemprotan desinfektan.

"Pembagian 3000 masker kepada warga kami akan dilakukan secara door to door sedangkan penyemportan desinfektan akan kami lakukan di pusat keramaian di Nawaripi," jelasnya.

Nor menjelaskan, pembagian 3000 masker dan penyemprotan desinfektan serta biaya kerja 15 relawan sumber dananya berasal dari Dana Desa yang sudah diplotkan untuk penanganan covid.

"Besok (Kamis-red) kami akan turun bagikan bendera, masker dan mulai penyemprotan. Kami juga akan ikut lomba hias gapura yang diadakan panitia HUT kemerdekaan Pemda Mimika. Kami sudah punya gapura permanen jadi tinggal dihias. Juara atau tidak itu tidak ada masalah yang penting kami ikut merayakan hari kemedekaan ini," terangnya.

Di masa PPKM Level 4 ini, Noor juga mengatakan bahwa mereka juga membangun dua pos untuk penyekatan warga ketika jam malam mulai diberlakukan.

"Kami sudah buat satu posko di depan Toko Bata depan Timika Mall dan satu kami akan bangun di samping Pom Bensin. Ini untuk menjaga warga agar tidak beraktifitas di atas jam 8 malam. Setelah PPKM selesai kami akan gunakan dua posko ini sebagai pos cabang Peka Kampung Nawaripi," ungkapnya. (Ronald)

Top