Politik & Pemerintahan

Meriahkan Dirgahayu RI, Kwamki Narama Kantongi Izin Tim Satgas Covid untuk Adakan Perlombaan

Hence Suebu, Kepala Distrik Kwamki Narama

MIMIKA, BM

Dalam rangka memeriahkan Dirgahayu RI ke 76, Distrik Kwamki Narama akan mengadakan lomba voli dan bola kaki.

Demikian dikatakan Kepala Distrik Kwamki Narama, Hence Suebu saat diwawancarai di Kantor Pusat Pemerintahan, Rabu (4/8).

Menurut Hence, tujuan diadakan lomba voli dan bola kaki ini untuk menghibur warga serta dan menjalin silaturrahmi, kebersamaan serta kekompakan antar warga di wilayah Distrik Kwamki Narama.

"Untuk 17 Agustus ini kami ada lomba voli, voli putra dan putri dan juga lomba bola kaki. Sementara saat ini lagi dipersiapkan," tutur Hence.

Ia mengatakan, untuk mengadakan perlombaan ini pihaknya sudah berkoordinasi dengan tim satgas dan mereka sudah memberikan keputusan bisa dilaksanakan asalkan tetap menerapkan protokol kesehatan.

"Tapi kami buka juga untuk umum, karena selama ini mereka berfikir Kwamki Narama daerah rawan jadi kami adakan ini juga supaya buktikan bahwa Kwamki Narama bukan daerah rawan. Apa lagi di wilayah Distrik Kwamki Narama juga banyak pemuda dan pemudinya jadi sudah bagus," ungkapnya. (Shanty)

Dinas PUPR Siapkan Rp21,7 Miliar untuk Bangun 26 Ruas Jalan Lingkungan di Mimika

Sekretaris DPUR Inosensius Yoga Pribadi

MIMIKA, BM

Tidak hanya memfokuskan pembangunan pada jalan utama saja namun Pemda Mimika melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) juga memprioritaskan pengerjaan jalan lingkungan. Tahun ini setidaknya ada 26 ruas jalan lingkungan yang dikerjakan.

Sekretaris DPUPR, Inosensius Yoga Pribadi saat ditemui di ruang kerjanya mengatakan, tahun ini DPUPR mengalokasikan anggaran sebesar Rp21.703.000.000 untuk pembangunan 26 ruas jalan lingkungan.

"26 ruas jalan ini kemudian dibagi dalam 5 paket berdasarkan wilayah pekerjaan. Untuk paket pertama sebagian besar berada di seputaran Kota Timika. Paket pertama ini ada 5 ruas jalan lingkungan," tutur Yoga.

Kemudian paket kedua terbagi lagi menjadi 2 paket yakni paket dua (a) lokasinya di tiga ruas jalan yakni Jalan Busiri ujung gang astor 2, Jalan Nenas Jasanudin dan Jalan Lingkar Pasar Sentral.

Sementara paket dua (b) ada, 5 ruas jalan, yakni Jalan Pendidikan jalur 1, pendidikan jalur 2 tembusan kartini, Jalan Patimura Ujung, Jalan Kompleks palak dan Jalan Pendidikan jalur 7.

Untuk paket ketiga ada 5 ruas jalan lingkungan yang dikerjakan diantaranya di Jalan Sentani, Jalan Rambutan (pekerjaan lanjutan) Jalan beton di Kelurahan Karang Senang, Jalan Beton jalur 2 Distrik Kwamki Narama dan Jalan SMPN 8.

Paket keempat ada 6 ruas yakni jalan beton Distrik Wania, jalan beton gang Bulog, jalan beton gang Gereja Maranatha, Jalan Baru lorong teratai dan pembuatan drainase, jalan beton lorong bakso solo dan jalan beton belakang tongkonan.

Sementara untuk paket terakhir hany sebanyak 2 ruas yakni Jalan Kokonao dengan konstruksi paving blok dan Jalan Logpon Miyoko.

"Konstruksi jalan nanti ada yang menggunakan beton tapi ada juga yang aspal. Pekerjaan jalan lingkungan tahun ini terbilang banyak, namun kita tidak dipungkiri bahwa masih banyak yang belum terjangkau karena dikerjakan secara bertahap. Kebanyakan jalan lingkungan ini merupakan pokok pikiran (pokir) dari usulan DPRD," ungkapnya. (Shanty)

Bupati : Validasi Honorer akan Diumumkan September

Bupati Mimika Eltinus Omaleng

MIMIKA, BM

Bupati Mimika Eltinus Omaleng mengatakan validasi honorer akan diumumkan pada September karena saat ini tiap OPD sedang merampungkan kebutuhan penggunaan tenaga honorer.

"Setelah sudah clear semua mana yang dipakai dan mana yang tidak dipakai baru dibuatkan Surat Keputusan (SK)," tutur Bupati Mimika, Eltinus Omaleng saat ditemui di salah satu hotel di Timika, Senin (2/8).

Bupati mempercayakan keputusan dan kebijakan ini kepada masing-masing pimpinan OPD karena menurutnya, mereka yang lebih mengetahui kebutuhannya.

Bupati Omaleng juga mengatakan sebagian sudah selesai dan telah menyerahkan validasi data mereka ke Sekda Mimika, Michael R Gomar.

"Nanti paling lambat September sudah masuk kerja. Jumlahnya banyak sekali makanya kita kurangi. Justru kurangi itulah yang kita kembalikan ke pimpinan OPD untuk menilai honor mana yang rajin dan tidak," katanya.

Ia meminta, agar pimpinan OPD lebih melihat pegawai honorer putera daerah, yang memiliki kompoten dan rajin bekerja untuk diusulkan kembali. Namun menurut Bupati Omaleng, sekian yang sudah diusulkan, rata-rata adalah yang sudah sesuai harapan bersama.

"Kadang kan orang-orang ini tidur-tidur saja, tidak pernah masuk juga itulah yang kita tapis. Sebenarnya targetnya 1.000 tenaga honorer saja tapi kalau mau lebih juga tidak apa-apa yang penting sesuai dengan kebutuhan di OPD," ujarnya.

Hal ini mungkin dinilai lucu, karena Bupati Omaleng menjelaskan ada beberapa alasan mengapa dilakukan pengurangan honorer salah satunya karena ternyata ada pimpinan OPD yang sulit memberikan perintah kepada ASN-nya.

"Yang bisa diperintahkan itu hanya honorer saja. Sehingga kepala dinas seenaknya saja ambil tenaga honorer banyak-banyak karena tidak mampu untuk tegur anak buahnya (ASN) secara langsung," ungkapnya.

Diketahui, pemberhentian sementara tenaga honorer dilingkup Pemda Mimika dilakukan sejak 1 Juni 2021. Alasan dari dirumahkan sementara tenaga honorer ini adalah penertiban administrasi dan keuangan. (Shanty)

Top