Politik & Pemerintahan

Dewan Dukung Pembentukan Tim SATGAS Tangani Virus ASF di Mimika

M Nurman Karupukaro

MIMIKA, BM

Anggota DPRD Mimika M Nurman Karupukaro melihat persoalan merebaknya virus African Swine Fever (ASF) atau demam babi Afrika merupakan kasus yang pertama kali terjadi di Mimika sehingga diperlukan penanganan yang serius dan hati-hati.

Kepada BeritaMimika, Kamis (1/2/2024) usai mengikuti rapat koordinasi di kantor Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) ia mengatakan babi sendiri di Mimika sudah menjadi makanan dan budaya.

“Sekarang, dengan wabah ini saran dan usulan untuk membentuk SATGAS supaya cepat terorganisir, terpadu dan selesai dalam waktu dekat. Kalau tanpa SATGAS kerja sendiri saya pikir tidak akan selesai,” ucapnya.

Hal ini menurutnya, perlu melibatkan orang banyak karena sudah merupakan wabah. Untuk pencegahan awal dilakukan penutupan akses alur masuk baik melalui bandar udara maupun pelabuhan.

“Masyarakat segera melaporkan ketika melihat jika ada tanda-tanda sakit, segera dilaporkan ke dinas. Pemberlakuan yang utama adalah kalau sadar supaya tidak menyebar kemana-mana mungkin dengan sadar pemilik itu harus memusnahkan babi tersebut,” ujarnya.

“Dengan adanya SATGAS, bisa memikirkan semua baik tidak ada penjualan lagi, rugi dan sebagainya itu nanti ada evaluasi. Setelah dari SATGAS bisa menyampaikan kepada pimpinan lebih tinggi baik bupati, gubernur dan sampai ke tingkat menteri karena ini wabah. Tidak lagi daerah mengambil alih sendiri bisa sampai tingkat nasional,” tandas Nurman. (Elfrida Sijabat)

Mantapkan Program, Pj. Sekda Mimika Gelar Rapat Koordinasi

Suasana jalannya Rapat Koordinasi

MIMIKA, BM

Dalam rangka memantapkan program kerja pasca dilantik menjabat sebagai Pj. Sekda Mimika, Ida Wahyuni menggelar rapat koordinasi bersama jajaran Sekretariat Daerah Kabupaten Mimika.

Rapat tersebut berlangsung di ruang rapat lantai 3 Kantor Pusat Pemerintahan SP3, Selasa (6/2/2024).

Turut hadir dalam rapat koordinasi ini, Plt. Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Mimika, Plt. Asisten III Bidang Administrasi Umum Mimika Anace Hombore serta para kepala bagian dilingkup Setda Mimika.

Dalam rapat koordinasi tersebut, Pj. Sekda Mimika, Ida Wahyuni meminta para pejabat ASN untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, membantu dirinya dalam menyelesaikan tugas yang diberikan Bupati Mimika Eltinus Omaleng kepadanya.

Ia juga meminta kepada para ASN untuk meningkatkan kedisiplinan dalam bekerja, mengingat ASN memiliki tugas dan fungsi untuk melayani masyarakat.

"Jadi inti pertemuan hari ini adalah menggelar rapat koordinasi dengan jajaran Sekretariat Daerah Mimika untuk mengetahui program kerja yang akan dilakukan ke depan, serta mengecek tingkat kehadiran para ASN dalam bekerja,"kata Pj Sekda Mimika Ida Wahyuni melalui sambungan telepon, Selasa (6/2/2024).

Ida berharap dan bertekad untuk meningkatkan pelayanan publik seperti apa yang diperintahkan bupati kepadanya untuk membantu pimpinan dalam melaksanakan tugas pemerintahan.

Usai menggelar rapat koordinasi dengan pejabat dilingkup Setda Mimika, Pj. Sekda Mimika melanjutkan agenda membahas mengenai perkembangan inflasi di Kabupaten Mimika.

Bersama anggota Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Mimika, Pj. Sekda berkomitmen untuk melakukan pendekatan preventif menjelang masuk bulan Ramadhan dan Idul Fitri.

"Contohnya penyumbang inflasi saat ini seperti bawang merah, bawang putih, tomat, cabai dan ikan kembung. Sehingga yang bisa dilakukan sekarang ini adalah mengecek produsen dan proses distribusi ke Timika, karena semua bahan ini didatangkan dari luar Timika,"ujarnya

Selain itu, bahwa faktor lain yang menjadi penyebab terjadinya inflasi adalah Kabupaten Mimika juga menjadi penyalur bagi kabupaten penyangga di pegunungan maupun pesisir selatan, sehingga menjadi penyebab bahan pokok menjadi tinggi di Kabupaten Mimika. (Shanty Sang)

Siap Kampanye Koalisi, John Rettob: Mimika Ganjar-Mahfud Harga Mati

Ketua Tim Pemenangan Ganjar-Mahfud Kabupaten Mimika, Johannes Rettob bersama Bendahara DPD PDIP Provinsi Papua Tengah, Willem Wandik

MIMIKA, BM

Ketua Tim Pemenangan Ganjar-Mahfud Kabupaten Mimika, Johannes Rettob, menyatakan siap mengkampanyekan Calon Presiden (Capres) Ganjar Pranowo dan Calon Wakil Presiden (Cawapres) Mahfud MD.

John menyatakan hal itu setelah melihat ribuan masa yang hadir dalam kampanye akbar DPC PDIP Kabupaten Mimika pada Selasa (30/1/2024) lalu di salah satu lapangan tebuka, Jalan Cendrawasih, Timika, Papua Tengah.

"Hari ini, Mimika kita lihat, kampanye kita masa kurang lebih 5 ribuan. Kita bisa buktikan bahwa ternyata kita tidak terpengaruh dengan situasi dan kondisi politk secara nasional. Mimika kita tetap di PDIP. Kita berharap, tahun ini, Mimika harus merah, menang!" Ujar John saat ditemui usai kampanye akbar.

Dengan jumlah masa yang begitu banyak, John memastikan pada kampanye berikutnya bersama partai koalisi, masa yang datang akan lebih membeludak.

"Dan kita pastikan juga bahwa Ganjar-Mahfud secara nasional, kami di Papua tidak terpengaruh dengan politik nasional, tetapi kami di Mimika untuk Ganjar-Mahfud, kita harga mati," tuturnya.

John yang saat ini cuti sebagai Wakil Bupati mengatakan bahwa antusias masyarakat yang hadir sebagian besar karena mendukung PDIP dan Ganjar-Mahfud.

"Kita lihat masa begitu banyak datang untuk antusias, untuk hadir di dalam kampanye ini karena mereka pertama melihat PDIP dan yang kedua karena mereka melihat Ganjar-Mahfud ini yang sehingga mereka datang cukup banyak," jelasnya.

Sementara Bendahara DPD PDIP Provinsi Papua Tengah, Willem Wandik, menyebut pihaknya siap memenangkan Ganjar-Mahfud di Papua Tengah dengan target kemenangan 85 Persen.

"Untuk presiden, kita target Papua Tengah, kita memenangkan 85 persen. Sedangkan untuk provinsi, pemenangan DPR, kita memenangkan 75 persen untuk DPR Provinsi, sehingga kami sebagai DPD Provinsi Papua Tengah sudah petakan," terang Willem.

"Dan kita bersyukur, baik di Kabupaten Nabire, Paniai, Mimika, Puncak, Puncak Jaya, itu bisa dikatakan sebagai pemimpinnya itu adalah kader PDIP. Maka kita kerja keras, doa, untuk dukungan dari masyarakat. Oleh karena itu, kita optimis memenangkan Presiden bahkan juga DPR RI," ujarnya.

Untuk DPR RI, Willem mengatakan pihaknya menargetkan minimal satu kursi.

"Dengan demikian, maka target kita kita melihat, mengamati, baik Nabire Paniai, Puncak Jaya, puncak bahkan Mimika kita memenangkan PDIP dan target Ketua DPR. Ke depan, kita calonkan para bupati di daerah ini. Mengapa saya harus berani, karena Papua Tengah adalah perjuangan orang PDIP untuk pemekaran-pemekaran di daerah Papua ini," jelasnya.

Willem mengklaim bahwa pemekaran-pemekaran yang terjadi dimotori oleh Ketua DPP PDIP Bidang Kehormatan Partai, Komarudin Watubun.

"Saya mau sampaikan kepada seluruh masyarakat, khususnya di Papua Tengah, bapak bung Komar dia calon di DPR RI di (Dapil) Provinsi Papua Tengah. Mari sebagai orang nusantara, saya mengimbau berikan suara yang terbanyak buat beliau karena beliau buat yang terbaik untuk kami di sini," ajak Willem.

Lebih lanjut mantan Bupati Puncak dua periode itu mengajak masyarakat untuk mencoblos nomor 3, baik presiden maupun calon-calon lainnya dari partai nomor 3.

"Kalau anda lupa nama, jangan lupa nomor 3. Coblos moncog putih karena suara satu sangat menentukan Indonesia maju. Sekali lagi presiden kita adalah Ganjar-Mahfud. Mereka sudah teruji secara pengalamannya dan politiknya dan negara ini sudah dibentuk mereka dua dan hari ini layak menjadi presiden," tuturnya.

"Kalau mereka dua tidak dipilih berarti hati anda masih perlu melihat dengan baik karena mereka dua siap menjadi presiden. Mengapa, karena mereka dua pasti presiden. Saya menyampaikan, Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, Bali, Papua bungkus Ganjar-Mahfud," pungkasnya. (Endi Langobelen/Red)

Top