154 Siswa SD Inpres Koperapoka 1 Ikut MPLS
Kepala Sekolah SDI Koperapoka 1 Maragarita Abraham foto bersama siswa kelas 1
MIMIKA, BM
Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) hari pertama di SD Inpres Koperapoka 1, siswa baru mengikuti upacara bendera, kemudian dilanjutkan dengan pengenalan guru wali kelas.
Menurut rencana, tercatat 154 siswa baru di sekolah ini akan mengikuti kegiatan MPLS selama 3 hari terhitung mulai Senin, 14 Juli 2025 hingga Rabu, 16 Juli 225.
Upacara bendera dipimpin langsung oleh Kepala Sekolah SDI Koperapoka 1, Margarita Abraham dan diikuti oleh seluruh siswa kelas 1 hingga kelas 6.
Usai upacara, dilanjutkan dengan penyerahan anak kepada sekolah secara simbolis oleh perwakilan orang tua.
Kepala Sekolah SDI Koperapoka, Margarita Abraham mengatakan, bahwa siswa baru kelas 1 merupakan masa transisi dari PAUD ke SD sehingga perlu beradaptasi dengan lingkungan sekolah yang baru.
"Selamat datang untuk anak-anak kelas 1 dan kelas 2 sampai 6. Selamat masuk kembali di tahun ajaran 2025/2026," tutur Margarita mengawali sambutan.
Dikatakan, MPLS merupakan satu kegiatan dimana anak-anak kelas 1 disambut oleh satuan pendidikan.
Dimana satuan pendidikan akan memperkenalkan kurikulum apa yang dipakai, siapa kepala sekolah, siapa guru dan juga lingkungan sekolahnya.
Materi lainnya pada MPLS hari kedua adalah, asessmen kognitif, nonton bersama tentang bentuk-bentuk kekerasan untuk mencegah kekerasan di sekolah dan melatih pembiasaan 5S (senyum, sopan, salam, sapa dan santun).
Sementara untuk materi MPLS hari ketiga adalah, asessmen diasnostik atau calistung, games (permainan-red) dan refleksi.
"Jadi perkelanan lingkungan sekolah ini tentang ada berapa kelas, perpustakaan, laboratorium komputer itu yang akan diperkenalkan kepada siswa kelas 1 pada masa MPLS," ujarnya.
Ia menambahkan, pada MPLS itu ditulis ramah anak yang artinya bahwa melalui MPLS ini anak-anak dimuliakan, semua hak anak harus dihormati sehingga anak-anak merasa diterima dan dihargai di SD Inpres Koperapoka 1.
Dan juga, melalui MPLS anak-anak akan merasa senang, bermakna, bermanfaat dan semangat belajar di SDI Koperapoka 1.
Lebih lanjut dikatakan, untuk anak-anak juga mohon diperhatikan karena ada beberapa budaya yang perlu diperhatikan yakni setiap Senin wajib pakai seragam merah putih lengkap, Rabu memakai baju batik, setiap hari Kamis memakai pakaian cita-cita dan wajib membawa tumbler.
"Mulai 1 Agustus 2025, khusus setiap hari Kamis pakai pakaian cita-cita. Jadi yang anaknya mau jadi polisi pakai pakaian polisi, mau jadi dokter pakai pakaian dokter," ujarnya.
Tidak hanya itu, Margarita menambahkan, setiap tanggal 18 bulan berjalan juga diwajibkan siswa memakai pakaian adat.
"Kami harap anak-anak merasa SDI Koperapoka 1 sebagai rumah kedua sehingga dapat menjaga kebersihan lingkungan," harapnya. (Shanty Sang)




Kepala Balai Besar Kemensos RI Regional VI Jayapura John Mampioper (tiga dari kiri) foto bersama Ketua Komisi III DPRD Mimika, Herman Gafur dan anggota komisi III DPRD usai audiensi
Ketua Komisi IV DPRD Mimika, Elinus B Mom