Pendidikan

Bentuk Kasih Ibu, TP PKK Mimika Gelar Misa Syukur Tahun Ajaran Baru Untuk Anak PAUD KASIH AMURO

Foto bersama pengurus TP PKK Mimika, Romo Rinto Dumatubun, Pr beserta guru dan anak-anak didik PAUD Kasih AMURO

MIMIKA, BM

Memasuki Tahun Ajaran Baru 2025/2026, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Mimika menggelar Misa Syukur Pembukaan yang dilaksanakan Rabu (30/7/2025) di Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kasih Amungme Kamoro (AMURO).

PAUD Kasih AMURO sendiri merupakan sekolah berstandar internasional yang menerapkan metode Montessori. Dimana anak-anak binaan TP PKK ini merupakan anak-anak asli Suku Amungme, Kamoro dan Lahir Besar Timika (Labeti).

Tahun ini, untuk satu kelas maksimal berisi 22 murid dan dua guru pembimbing.

Misa Syukur Pembukaan Tahun Ajaran 2025/2026 PAUD Kasih AMURO ini dipimpin oleh Romo atau Pastor Rinto Dumatubun, Pr.

Adapun Bacaan Injil diambil dari Injil Matius 19:16-26. Dalam khotbahnya, Romo Rinto mengatakan pendidikan sangat penting dan menjadi kebutuhan dasar baik di sekolah maupun melalui kursus-kursus, agar hidup menjadi lebih baik dan masa depan lebih cerah.

“Memang pendidikan sangat-sangat penting karena menjadikan manusia lebih manusiawi dalam konteks zamannya, dapat menempatkan diri secara tepat dan berdaya guna sebagai makhluk berakal budi ditengah dunia,” tuturnya.

Lanjutnya, dalam Bacaan I Kitab Amsal menyebut segala sesuatu mengenai pengetahuan dan kepandaian yang diperoleh manusia berasal dari Tuhan.

“Pengetahuan yang bersumber dari Tuhan pasti membebaskan orang dari kebodohan dan dapat berjalan di jalan yang lebih baik serta membawa manusia pada jalan hidup yang terarah, terfokus pada Tuhan ajaran-ajaran yang bersumber dari Tuhan itu sendiri,” ucapnya.

Menurutnya, dunia dewasa ini yang dihadapkan dengan perkembangan atau kemajuan jaman beriringan dengan hal-hal yang bersifat baik dan kurang baik.

Diharapkan orang tua dan para guru dapat memiliki daya pertimbangan yang baik dalam konteks mengajarkan pendidikan moral yang baik kepada anak-anak, menanamkan nilai-nilai luhur dan prinsip etika yang dapat dipraktekan dalam kehidupan sehari-hari.

“Sehingga anak-anak tidak terjerumus kedalam hal-hal yang dapat menjadi penghalang utama memperoleh pendidikan dan masa depan yang cerah,” imbuhnya.

Bagi Pastor Rinto, pendidikan PAUD sangat penting karena menjadi dasar moral yang kuat sejak usia dini yang akan membantu anak tumbuh dan berkembang menjadi individu yang bertanggung jawab, memiliki sikap, empati dan berkontribusi positif bagi kehidupan masyarakat.

“Marilah kita serahkan semua itu dibawah tuntunan Tuhan dan penyelenggaraan Tuhan karena Ia senantiasa mau yang terbaik bagi anak-anak kita,” pesannya.

Para pengurus TP PKK Mimika foto bersama Romo Rinto Dumatubun, Pr.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Mimika Ny. Susi Herawaty Rettob melalui Sekretaris TP PKK Kabupaten Mimika Ny. Saralisa Ubra mengatakan PAUD Kasih Amuro lahir atas dasar kecintaan ibu kepada anaknya dimana seorang ibu akan melakukan yang terbaik untuk keberhasilan anak-anaknya.

“Lahirnya PAUD ini digagas oleh Ketua TP PKK sebagai bentuk rasa sayang, cinta, kasih dan kepedulian seorang ibu kepada anak-anak yang ada di Kabupaten Mimika ini,” ungkapnya.

Ia mengutip Kitab Amsal 1:7 yang berbunyi "Takut akan Tuhan adalah permulaan pengetahuan." Jadi, PAUD Kasih AMURO memulai tahun ajaran yang baru ini dengan doa ibadah.

“Kita bedoa memohon berkat Tuhan agar anak-anak kita ini sehat selalu, bisa mengikuti proses belajar mengajar dengan baik, ibu guru juga sehat jasmani dan mental agar boleh membimbing dan mengarahkan anak-anak kita menjadi anak-anak yang berkarakter Kristus,” katanya.

Dalam misa ini juga, pengurus TP PKK Mimika, para guru dan anak-anak peserta didik PAUD Kasih AMURO berdoa kepada Tuhan agar semua diberikan kesehatan.

“Saya ucapkan terimakasih kepada orang tua murid yang telah mempercayakan anak-anak mereka untuk bersekolah di PAUD Kasih Amuro,” tuturnya.

Ia berharap kedepan melalui PAUD ini akan lahir generasi-generasi emas seperti yang dicanangkan oleh pemerintah bahwa tahun 2045 adalah tahun emas untuk Indonesia.

“Jadi, 20 tahun kedepan kita harap bahwa anak-anak yang kita bina di PAUD Kasih Amuro ini mereka dapat menjadi seorang pemimpin,” tandasnya.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga berharap
agar para orang tua dapat memperhatikan asupan makanan 4 sehat 5 sempurna.

“Yang penting anak kita sehat sehingga mereka bisa datang ke sekolah datang tepat waktu. Anak-anak tidur cepat ya bangun awal agar fisik bisa terjaga dengan baik, pertumbuhan otak baik sehingga dapat tumbuh menjadi anak yang sehat dan cerdas,” sapanya kepada anak-anak didik.

Kepada para guru ia berpesan agar dengan sabar dan sayang membimbing anak didik selama mereka ada di PAUD ini dengan kasih bukan hanya prestasi dari sisi akademis tapi juga berkarakter.

“Selamat belajar anak-anak semua dan bermain dengan cerdas. Selamat menjalankan tugas sebagai pendidik. Semoga anak yang kita didik ini boleh menjadi anak-anak yang berguna bagi nusa dan bangsa. Tuhan memberkati kita semua,” pungkasnya. (Elfrida Sijabat)

SMA Unggulan Garuda, Gagasan Presiden Prabowo Subianto Segera Hadir di Papua Tengah

Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa saat memberikan keterangan pers didampingi Bupati Mimika Johannes Rettob

MIMIKA, BM

Kabupaten Nabire, Papua Tengah, akan menjadi salah satu lokasi pembangunan Sekolah Menengah Atas (SMA) unggulan Garuda, sebuah inisiatif dari Presiden RI, Prabowo Subianto.

Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa menyampaikan terimakasih kepada Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melalui Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi yang telah memilih Nabire sebagai salah satu lokasi pembangunan SMA Unggulan Garuda.

"Sekolah Unggulan Garuda merupakan bagian dari kebijakan Pemerintah Pusat untuk mengembangkan pendidikan dan sumber daya manusia di Tanah Papua ke depan,"kata Meki.

Untuk mendukung kebijakan tersebut, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah telah mempersiapkan lahan untuk membangun sekolah tersebut.

“Kita sudah siapkan tanah empat hektare dan administrasi lahan. Semua proses itusudah clear. Lahan itu juga dibangun pagar keliling tinggal menunggu instrumen Pemerintah Pusat untuk pembangunan gedung sekolah,” ujarnya.

Meki berharap kehadiran SMA Unggulan Garuda di Papua Tengah dapat menjadi solusi bagi pemenuhan akses pendidikan yang merata bagi seluruh generasi di daerah tersebut. (Shanty Sang)

Empat Pelajar SATP Akan Mewakili Indonesia pada Ajang AIMO di Jepang

Foto bersama guru, 4 siswa dengan Direktur & EVP Sustainable Development PT Freeport Indonesia (PTFI), Claus Wamafma

MIMIKA, BM

Empat murid yang menempuh Pendidikan di Sekolah Asrama Taruna Papua (SATP) akan mengikuti ajang Asia International Mathematics Olympiad (AIMO) di Tokyo, Jepang, pada 2-6 Agustus 2025 mewakili Indonesia

Keempat murid tersebut ialah Yulian Diwitau murid kelas 4, Eka Balinol murid kelas 5, Yoram Kum Uamang murid kelas 7 dan Derinus Janampa murid kelas 8.

Direktur & EVP Sustainable Development PT Freeport Indonesia (PTFI), Claus Wamafma mengatakan, bahwa keberhasilan empat siswa SATP mewakili Indonesia di ajang AIMO tahun 2025 adalah bukti nyata bahwa fondasi pendidikan di Mimika telah diletakkan dengan kokoh.

"Kami akan terus berikan dukungan semangat dan doa, supaya anak-anak ini tidak hanya berhenti di olimpiade saja, tapi mereka bisa lebih tinggi lagi berprestasi,,” kata Claus usai melakukan pertemuan bersama keempat pelajar SATP, di Restoran Rimba Golf Papua, Rabu (23/7/2025).

Claus menjelaskan, bahwa SATP adalah hasil dari investasi sosial PTFI selama hampir 30 tahun, dan keberhasilan ini menunjukkan bahwa anak-anak Papua mampu bersaing secara global jika diberi akses dan pembinaan yang tepat, sehingga ini salah satu prestasi yang luar biasa dimana keempat pelajar binaan SATP menjuarai lomba matematika kemudian mewakili Indonesia dalam ajang AIMO.

“Beberapa prestasi lain telah diukir oleh anak-anak penerima beasiswa YPMAK yang sebagai pengelola dana kemitraan PTFI, sehingga ini merupakan kebanggaan bagi kami di manajemen PTFI,”tutur Claus.

Claus juga berharap agar empat pelajar SATP yang akan berlaga di AIMO 2025 di Tokyo dapat menjadi role model bagi anak-anak Papua lainnya.

Menurutnya, keberhasilan mereka bukan hanya soal medali, tetapi tentang menumbuhkan semangat belajar dan percaya diri di kalangan pelajar Papua.

"Tentu saya berharap prestasi ini bisa memotivasi ribuan anak penerima beasiswa PTFI agar terus berjuang meraih masa depan yang lebih baik,”ungkapnya.

Sementara itu, Yoram Kum Uamang salah satu pelajar yang mewakili Indonesia pada ajang AIMO mengatakan, saat ini persiapan telah dilakukan dengan harapan dapat membanggakan nama baik Indonesia khususnya Papua.

“Kami harap pencapaian kami hari ini dapat menjadi inspirasi bagi anak-anak Papua lainnya sebab dengan belajar yang tekun apa yang kita impikan akan terwujud,” katanya.

Selanjutnya, Kepala SATP, Sonianto Kudi menjelaskan, didalam SATP terdapat program pusat prestasi yang mendesign, membuat dan melaksanakan semua persiapan sehingga anak-anak mampu bersaing di luar sekolah.

“Dalam SATP kami selalu mendorong anak-anak agar dapat berpartisipasi aktif dalam pembelajaran, sehingga anak-anak dapat prestasi baik di tinggi kabupaten, nasional maupun internasional,” ujarnya.

Katanya, tentu keberhasilan SATP karena adanya dorongan dari semua pihak terutama PTFI dan YPMAK, ini bukti SATP merupakan sekolah unggulan.

“Anak-anak akan berangkat tanggal 1 Agustus kemudian kembali dari ajang AIMO pada tanggal 7 Agustus,” tutup Soni. (Shanty Sang)

Top