Pendidikan

SD Inpres Koperapoka 1 Rayakan HUT ke-41 dan Ibadah Awal Tahun 2025/2026

Foto bersama usai prosesi pemotongan kue ulang tahun

MIMIKA, BM

SD Inpres Koperapoka 1 Mimika merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-41 dan dirangkaikan dengan ibadah awalTahun Ajaran 2025-2026 yang digelar di halaman SD Koperapoka 1 Mimika, Jumat (18/7/2025).

Acara ini dihadiri oleh para alumni, guru-guru, dan sejumlah tamu undangan. Perayaan syukuran diisi dengan pemotongan kue ulang tahun juga penampilan-penampilan dari siswa-siswi.

Diketahui, SD Inpres Koperapoka didirikan pada tahun 1985 dengan 18 murid angkatan pertama dan Kepala Sekolah Bonefasius Teturan. Kini, sekolah telah berkembang menjadi tiga unit, yaitu SD Inpres Koperapoka I, II, dan III.

Margarita Abraham sebagai Kepala Sekolah ke-13 dan telah membawa banyak prestasi, termasuk Juara Umum Porseni Tahun 2025.

Kepala Sekolah SD Inpres Koperapoka 1, Margarita Abraham dalam sambutannya mengatakan, karena anugerah dan kasih Tuhan hari ini dapat terlaksana acara HUT ke-41 SD Inpres Koperapoka 1 Mimika.

"Saya ucapkan terima kasih kepada Dinas Pendidikan yang terus membantu kami untuk menyediakan fasilitas yang layak bagi anak-anak belajar," kata Margarita.

Margarita menambahkan pihaknya terus berusaha untuk memberikan kualitas pelayanan terbaik di sekolah ini. Terbukti dengan SD Inpres Koperapoka 1 meraih Juara Umum pada kegiatan Porseni yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Mimika.

"Tekad dan visi kami adalah kami akan terus memperbaiki pelayanan kami kedepannya. Di usia 41 ini saya bersama bapak ibu guru punya niat dan visi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan sehingga anak-anak menjadi anak berprestasi dan berakhlak mulia," ungkapnya.

Sementara itu, Gregorius Okoare, seorang alumni angkatan tahun 1992, menyampaikan bahwa sekolah ini cukup lama sehingga sudah memasuki usia 41 tahun.

"Tak terasa sudah sekian lama kita meninggalkan bangku sekolah di SD Inpres Koperapoka 1, namun kenangan di sekolah ini akan selalu terukir yang telah memberi ilmu pengetahuan dan membentuk karakter kita menjadi pribadi yang dewasa," kata Gery.

Sebagai alumni Gery mengucapkan terima kasih kepada seluruh guru atas dedikasi dan pengorbanan yang telah diberikan karena tanpa guru para alumni tidak akan menjadi seperti sekarang ini, tidak menjadi orang sukses.

"Hari ini kita berkumpul bukan hanya untuk merayakan HUT, tapi semua alumni hadir dan bisa menjadi momen untuk mengenang momen dulu. Kami harap kita semua dapat memperkuat persaudaraan dan berkontribusi untuk almamater ini," tuturnya.

"Jadikan momen ini sebagai inspirasi untuk terus belajar, berkarya dan mengharumkan nama baik SD Inpres Koperapoka 1. Raihlah cita-cita setinggi langit tapi jangan lupakan almamater ini," imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Bidang SD pada Dinas Pendidikan,  Stanislaus Laiyan mengatakan, sudah 41 tahun sekolah ini sehingga tentu sudah banyak alumni yang sudah menjadi orang-orang yang sukses.

"Kita sudah komitmen dengan visi misi bupati bahwa pendidikan tidak dipungut biaya apa lagi untuk sekolah negeri dan inpres. Kecuali seragam batik dan olahraga karena itu untuk kesamaan dan itu menjadi identitas sekolah. Tapi kalau seragam merah putih dan lainnya tidak di jual di sekolah," tandasnya.

"Program lain adalah setiap jam 10 akan diputar lagu Indonesia dan mendengar Pancasila harus diterapkan karena sudah ada Surat Edaran dan setiap hari Kamis harus memakai pakaian cita-cita," pungkasnya. (Shanty Sang)

Berbagi Ilmu, Persit Kartika Chandra Kirana Jalankan Program Pemberantasan Buta Aksara

Ibu-ibu Persit Kartika Chandra Kirana saat mengajarkan mama di Kampung Pigapu

MIMIKA, BM

Dalam rangka mendukung program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-124, Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXXV Kodim 1710/Mimika menjalankan program pemberantasan buta aksara bagi masyarakat di Kampung Pigapu, Jumat (23/05/2025) kemarin.

Pemberantasan buta aksara bertujuan untuk membantu masyarakat mengakses informasi, mengembangkan pengetahuan dan keterampilan serta meningkatkan kualitas hidup. 

Ketua Persit KCK Cabang XXXV, Ny. Ulfa Slamet Wijaya sangat bangga antusias dari masyarakat yang sudah hadir mengikuti program literasi ini.

"Kami Ibu-ibu Persit Kodim 1710/Mimika mengucapkan terima kasih kepada ibu-ibu, bapak-bapak dan adik-adik yang sudah berkenan hadir," ucapnya. 

Ny. Ulfa Slamet Wijaya menegaskan komitmen Persit untuk terus berbagi ilmu dan pengalaman kepada warga, terutama kaum ibu yang belum pernah mengenyam pendidikan formal.

"Jangan malu untuk belajar, karena ilmu adalah kunci kecerdasan dalam mengatur rumah tangga dan menjalin hubungan sosial," tegasnya. (Ignasius Istanto)

Dorong Pengembangan Pendidikan dan SDM, Freeport Raih Penghargaan dari ITB

Presiden Direktur PTFI Tony Wenas (kanan) menerima penghargaan Ganesa Wirya Jasa Adiutama dari Rektor ITB Prof. Dr. Ir. Tatacipta Dirgantara, M.T., dalam acara Sidang Terbuka Peringatan 105 Tahun Pendidikan Tinggi Teknik di Indonesia (PTTI) di Aula Barat, ITB Kampus Ganesha, Bandung, 3 Juli 2025 

MIMIKA, BM

PT Freeport Indonesia (PTFI) meraih Penghargaan Ganesa Wirya Jasa Adiutama dari Institut Teknologi Bandung (ITB) sebagai mitra strategis jangka panjang Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan (FTTM) ITB dalam pengembangan pendidikan, riset, dan sumber daya manusia di bidang teknik pertambangan dan energi. 

“Sebuah kehormatan bagi kami dapat meraih Penghargaan Ganesa Wirya Jasa Adiutama. Pencapaian ini merupakan komitmen PTFI untuk berkontribusi membangun kapasitas keilmuan nasional berdaya saing global,” kata Presiden Direktur PTFI Tony Wenas usai menerima penghargaan di ITB, Bandung, Kamis, (3/7/2025).

Kontribusi ini diwujudkan melalui dukungan terhadap kerja praktik, tugas akhir, hingga disertasi 60 mahasiswa, serta penyediaan data lapangan yang telah membantu kelulusan puluhan mahasiswa dari berbagai jenjang.

Selain itu, program unggulan seperti Papuan Bridge Program turut membuka akses pendidikan tinggi bagi putra-putri Papua di ITB dan pada tahun 2022 memberi pendanaan riset serta beasiswa bagi mahasiswa Papua.

Di sisi akademik, PTFI juga mendukung kegiatan seperti International Student Mining Competition dan seminar keilmuan, serta mendanai enam topik riset pada 2023.  

“Pada tahun 2025 ini, kami juga menjalin kemitraan strategis melalui program Pra-Universitas Kelas Inspirasi ITB untuk anak-anak Papua yang menerima beasiswa dari PTFI sebagai upaya memperluas kesempatan dan daya saing untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi,” ujar Tony.

Penghargaan diberikan langsung oleh Rektor ITB Prof. Dr. Ir. Tatacipta Dirgantara, M.T., dalam acara Sidang Terbuka Peringatan 105 Tahun Pendidikan Tinggi Teknik di Indonesia (PTTI) di Aula Barat ITB, Kampus Ganesha, Bandung.

Penghargaan ini diberikan kepada 34 individu maupun institusi yang terbagi dalam enam kategori, yakni Ganesa Widya Jasa Adiutama, Ganesa Widya Jasa Utama, Ganesa Widya Jasa, Ganesa Wirya Jasa Adiutama, Ganesa Wirya Jasa Utama, dan Ganesa Wira Adiutama. (Shanty Sang)

Top