Pendidikan

Peringati HUT ke-45, Yayasan Kemala Bhayangkari Cabang Mimika Gelar Ceramah

Foto bersama disela-sela kegiatan.

MIMIKA, BM

Yayasan Kemala Bhayangkari Cabang Mimika gelar kegiatan ceramah tentang bahaya penyalahgunaan narkoba, minuman keras, serta dampak pergaulan bebas bagi generasi muda.

Kegiatan yang dilaksanakan di SMK Hermon, Senin (28/04/2025) ini dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-45 Yayasan Kemala Bhayangkari Tahun 2025.

Melalui keterangan yang diberikan kepada awak media, turut hadir dalam kegiatan ini Ketua Pengurus Yayasan Kemala Bhayangkari Cabang Mimika, Ny. Almira Billy, didampingi Wakil Ketua, Ny. Nur Hermanto, beserta jajaran pengurus Yayasan Kemala Bhayangkari Cabang Mimika.

Hadir juga Kepala SMK Hermon, Ibu Yuliana Tukang Balaesi, S.Th., M.Pd., para guru, serta seluruh siswa-siswi SMK Hermon ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini.

Dalam sesi ceramah, Kaur Mintu Sat Narkoba Polres Mimika, Aiptu Sulaiha Pattimura, S.H., menyampaikan materi tentang bahaya narkoba dan penyalahgunaannya. Selanjutnya materi mengenai dampak negatif pergaulan bebas terhadap generasi muda disampaikan oleh dr. Orisma Agnes Pongtuluran-Korwa.

Usai ceramah kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab, di mana siswa-siswi SMK Hermon berkesempatan untuk bertanya dan mendapatkan hadiah atas partisipasi mereka.

Selain itu, dilakukan pula pemberian cenderamata kepada para narasumber dan pemberian paket sembako kepada para guru SMK Hermon. Bahkan seluruh siswa juga menerima cenderamata dari Yayasan Kemala Bhayangkari Cabang Mimika.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para siswa dapat memahami bahaya narkoba, minuman keras, serta dampak pergaulan bebas, sehingga dapat menjadi generasi muda yang sehat, cerdas, dan berkarakter. (Ignasius Istanto)

Personil Polres Mimika Menerima Sosialisasi Program Studi dari Universitas Uningrat Papua

Suasana pada saat kegiatan sosialisasi program studi dari Universitas Uningrat Papua.

MIMIKA, BM

Untuk meningkatkan kualitas pendidikan personel Polri dalam menunjang tugas dan pengabdian kepada masyarakat, personel Polres Mimika menerima sosialisasi program studi dari
Universitas Uningrat Papua.

Sosialisasi program studi dari Universitas Uningrat Papua yang diselenggarakan oleh Polres Mimika ini berlangsung di aula apel Polres Mimika, Mile 32, Senin.(28/04/2025).

Sosialisasi ini disampaikan secara langsung oleh Assoc. Prof. Dr. Hj. Herniati, S.H., M.M., M.H. dari Universitas Uningrat Papua, dimana ia memaparkan visi dan misi universitas serta peluang studi bagi anggota Polri dan keluarganya.

Sosialisasi ini juga dilanjutkan dengan pemaparan materi dari Arie Tri Hartantyo, S.E., M.H., yang menjelaskan lebih rinci mengenai program-program studi yang tersedia dan mekanisme pendaftarannya.

Kabag SDM Polres Mimika Kompol Saidah Hobrouw, S.H dalam sambutannya menyampaikan bahwa peningkatan kualitas pendidikan personel Polri sangat penting guna menunjang tugas dan pengabdian kepada masyarakat.

Kegiatan sosialisasi ini merupakan salah satu upaya untuk memberikan kesempatan kepada personel untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

"Ini sekaligus mendukung pengembangan kompetensi di lingkungan Polres Mimika." ujar Saidah. (Ignasius Istanto)

 

22 Guru SD Nabire Belajar di SATP Timika

Foto bersama usai kegiatan


MIMIKA, BM

Sebanyak 22 guru Sekolah Dasar (SD) dari Kabupaten Nabire mengikuti Pelatihan Konstruksi Pendidikan Intelegensi Dasar di Sekolah Asrama Taruna Papua (SATP), Rabu (23/4/2025).

Pelatihan ini bertajuk "Pengembangan Kecerdasan dan Penerapan Metode Pembelajaran Calistung Dengan Pendekatan Montessori" ini akan berlangsung selama 10 hari.

Anggota DPRD Provinsi Papua Tengah, Peter Worabay mengatakan, pelatihan ini merupakan upaya menjawab tantangan rendahnya kemampuan literasi dasar di Nabire.

"Ada murid SD di beberapa kampung di Nabire saat ujian terakhir susah membaca atau buta huruf. Hal ini yang buat saya prihatin sehingga saya memprakarsai keikutsertaan para guru untuk ikut pelatihan di SATP,"kata Peter.

Peter menjelaskan kenapa sampai memilih SATP karena pada kunjungan DPD RI sebelumnya itu dirinya melihat langsung bagaimana pendidikan di sekolah tersebut.

"Jadi ini bukan tanpa alasan, namun karena jalan Tuhan sehingha saya lihat sendiri cara sekolah membina anak, karena itu saya berkoordinasi dengan Divisi Pendidikan YPMAK dan lakukan pelatihan di sini,"ujarnya.

Katanya, dirinya pun akan menyampaikan hasil pelatihan ini kepada Gubernur Papua Tengah untuk membuka peluang fasilitasi pelatihan lebih luas di masa mendatang.

Sementara itu, Kepala Program Montessori SATP, Theodora Karmayanti mengatakan, bahwa pelatihan ini lebih kepada menekankan perubahan mindset guru agar berpihak kepada anak. Guru akan diberikan pendekatan dan teknik pembelajaran calistung (membaca, menulis, dan berhitung) yang lebih ramah anak, berbasis filosofi Montessori.

Selain itu, jugauntuk membentuk pola pikir baru di kalangan guru, yang lebih menempatkan anak sebagai pusat pembelajaran.

"Kami akan memberikan teknik dan materi untuk pembelajaran calistung dan materi berupa filosofi Montessori. Karena itu filosofi yang berpihak pada anak-anak,"ungkapnya.

Di momen ini, Ketua YPMAK, Dr. Leonardus Tumuka, mengapresiasi inisiatif DPR Papua Tengah dan menyatakan komitmen lembaganya dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan.

“YPMAK memang konsisten berkomitmen untuk mendorong mutu pendidikan, baik di Mimika maupun di wilayah Papua Tengah secara umum,” pungkasnya. (Shanty Sang) 

Top