Ekonomi dan Pembangunan

Pj Bupati : Alat Ukur Timbangan Harus Sesuai Dengan Ketentuan

Pj Bupati Mimika, Yonathan Demme Tangdilintin.

MIMIKA, BM

Untuk memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang berbelanja selama bulan Ramadhan, para pedagang diminta untuk selalu memperhatikan alat ukur berupa timbangan atau tera ulang.

"Alat ukur timbangan itu harus sesuai dengan ketentuan," kata Pj Bupati Mimika Yonathan Demme Tangdilintin seusai melakukan pengecekan harga bahan pokok di Pasar Sentral, Selasa (18/03/2025) kemarin.

Sedangkan, terkait dengan pengawasan terhadap barang kadaluarsa atau barang yang sudah tidak layak dikonsumsi lagi selama bulan Ramadhan, dikatakan Pj Bupati Mimika bahwa tim sudah terjun untuk melihat dan mengecek ke pasar dan supermarket.

"Inikan untuk melindungi konsumen, jadi kita harus cek label expired-nya," ucapnya.

Menanggapi terkait pengawasan alat ukur timbangan, Sekretaris Disperindag Nitha Bala mengatakan bahwa pihaknya melalui bidang Metrologi tetap rutin melakukan tera ulang.

"Setiap tahun kita cek timbangan dan tiap tahun pengukuran itu juga distabilkan sesuai dengan aturan ukurannya,” katanya.

“Kita dari bidang metrologi juga menangani masalah perlindungan konsumen, jadi untuk barang-barang yang kadaluarsa itu kita tetap pantau setiap saat," sambungnya.(Ignasius Istanto)

Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku Aktifkan Satgas Ramadhan & Idul Fitri 2025, Amankan Pasokan Energi


Posko Satgas Pertamina

JAYAPURA, BM

PT Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku kembali aktifkan Satuan Tugas Ramadhan & Idul Fitri 2025 mulai 17 Maret hingga 13 April 2025 mendatang dalam rangka memastikan pasokan dan kelancaran distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Liquefied Petroleum Gas (LPG).

Hal ini disampaikan Isfahani, Executive General Manager (EGM) Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku dalam keterangan persnya pada Selasa (18/03).

"Sebagai antisipasi meningkatnya permintaan BBM dan LPG, Satgas Ramadan & Idul Fitri 2025 akan bekerja untuk menyediakan BBM dan LPG guna memenuhi kebutuhan masyarakat dan konsumen Industri serta memastikan kelancaran dan pelayanan distribusi BBM dan LPG dapat berjalan dengan baik di seluruh Regional Papua Maluku selama Ramadhan & Idul Fitri 2025," ungkapnya.

Pertamina Patra Niaga berkomitmen untuk menjaga ketersediaan pasokan dan layanan distribusi BBM dan LPG bagi masyarakat, khususnya di wilayah operasional Regional Papua Maluku yang melingkupi 8 provinsi yakni di Provinsi Papua, Papua Selatan, Papua Barat, Papua Tengah, Papua Pegunungan, Papua Barat Daya, Maluku dan Maluku Utara.

Diperkirakan pada Ramadan & Idul Fitri tahun ini akan terjadi kenaikan permintaan BBM dan LPG untuk wilayah Papua Maluku secara umum.

Proyeksi kenaikan permintaan Gasoline (Pertamax dan Pertalite) selama periode Satgas kali ini meningkat sekitar 9,0% dan Gasoil (Biosolar dan Dexilite) turun sekitar 6,9% dibanding normal.

Sedangkan permintaan LPG dan Minyak Tanah (Mitan) juga meningkat masing-masing 20,8% dan 5,1% dibanding normal. Sementara Avtur juga mengalami peningkatan sebesar 6,0 % dari rata-rata normal harian di wilayah Papua Maluku.

“Peningkatan ini seiring dengan meningkatnya aktivitas dan pergerakan masyarakat dalam arus mudik dan arus balik serta meningkatnya kebutuhan masyarakat selama periode Ramadhan & Idul Fitri," tutur Isfahani.

Seluruh infrastruktur pendukung dalam penyaluran BBM dan LPG telah disiapkan yang meliputi 21 Terminal BBM (termasuk 2 Terminal LPG), 79 SPBU Reguler, 391 SPBU Non Reguler, 202 Pertashop, 2 SPBE NPSO, 29 Agen LPG NPSO dan 114 Agen Mitan, termasuk 12 Aviation Fuel Terminal (AFT) di seluruh wilayah Regional Papua Maluku.

Isfahani menambahkan, guna memastikan layanan terhadap masyarakat, Pertamina juga menyediakan layanan energi pendukung di jalur potensial meliputi jalur wisata dan jalur lintas utama, berupa SPBU Siaga, Agen & Outlet LPG NPSO Siaga, Kiosk Pemeriksaan Kesehatan, Serambi MyPertamina di bandara serta layanan lainnya (Extra Drooping Mitan dan Pasar Murah Bright Gas).

“Pertamina menyediakan sebanyak 54 SPBU Siaga dan 15 Agen LPG Siaga. Seluruh SPBU dan Agen LPG ini akan disiagakan selama 24 jam dan telah dilakukan build up stock sejak H-14. Layanan tambahan lain juga disiapkan berupa 4 titik posko layanan kesehatan dan 1 titik Serambi MyPertamina di Bandara Domine Eduard Osok Sorong,” lanjutnya.

Sementara itu, untuk stok BBM dan LPG di seluruh depot atau terminal BBM dan LPG yang tersebar di Regional Papua Maluku dalam keadaan aman. Pertamina Patra Niaga akan terus mengoptimalkan penyediaan stok tersebut.

“Ketahanan stok seperti Kerosene/Minyak Tanah 16 hari, Avtur 27 hari, Bio Solar 14 hari, Pertalite 27 hari, Pertamax 17 hari, Dexilite 14 hari, Pertamina Dex 19 hari dan LPG 119 hari kedepan, dimana stok ini akan terus dijaga seiring dengan suplai secara berkala yang dilakukan dari kilang-kilang Pertamina,” tambahnya.

Selain memastikan keamanan stok, Pertamina juga memastikan kehandalan sarana dan fasilitas Pertamina hingga kesiapan personil yang akan melakukan pelayanan distribusi BBM dan LPG.

“Kami juga harus memastikan kesiapan personil hingga kehandalan sarana dan fasilitas pendukung dalam pelayanan distribusi BBM dan LPG,” ucap Isfahani.

Dukungan dari instansi dan aparat pemerintah diperlukan untuk memperlancar distribusi BBM dan LPG. Pertamina akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan aparat keamanan serta instansi terkait guna memastikan distribusi energi berjalan lancar selama periode Satgas Ramadan & Idul Fitri.

“Pertamina selalu berkomitmen untuk memberikan layanan terbaik kepada masyarakat dengan memastikan ketersediaan energi dan operasional distribusi yang optimal. Kami berharap masyarakat dapat menjalankan ibadah puasa dan merayakan Idul Fitri dengan tenang tanpa kekhawatiran terhadap ketersediaan energi,” ujarnya.

Dalam memastikan lancarnya distribusi dan pelayanan Pertamina baik BBM dan LPG, juga diharapkan partisipasi aktif dari masyarakat.

"Apabila masyarakat butuh informasi terkait produk ataupun menemukan adanya kendala dan hambatan distribusi yang terjadi di lapangan, dapat disampaikan melalui contact Pertamina yaitu 135 atau melalui email ke This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it. dan telepon ke contact center Satgas PT Pertamina Patra Niaga Regional Papua di nomor 081110680008,” pungkas Isfahani. (Red

Ada Apa? Pertamina Dampingi Pemkab Mimika Sidak SPBU

Saat dilakukan sidak di salah satu SPBU 

MIMIKA, BM

Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku bersama Pemerintah Kabupaten Mimika melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke beberapa SPBU Pertamina di Timika pada Kamis-Jumat, 27-28 Februari 2025 lalu.

Sidak ini dihadiri oleh Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Kadisperindag) Petrus Pali Amba dan Kepala Bidang Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Metrologi Kabupaten Mimika Elisabeth Macsurella.

Hadir juga Sales Area Manager (SAM) Retail Papua Tengah Warih Wibowo untuk melakukan pengecekan takaran volume, pemeriksaan alat tambahan pada dispenser mesin dan juga kualitas semua produk guna memastikan mutu dan layanan BBM sesuai standar kelayakan.

Pemeriksaan dilakukan di enam SPBU Timika, yakni 8A99901 di Jl. Yos Sudarso Sempan,  SPBU 8499901 Jl. Yos Sudarso Nawaripi, SPBU 8499903 Jl. Hasanudin - Pasar Sentral, SPBU 8499904 Jl. Mapuru Jaya KM 8, SPBU 8499902 di Jl. cenderawasih sp2 dan SPBU 8499905 di Jl Cenderawasih sp 3 - Kuala Kencana.

Pemeriksaan meliputi pengecekan kondisi segel metrologi dan potensi kecurangan pada kapasitas pengisian BBM di SPBU.

“Kami berada di SPBU Nawaripi, dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan di bidang metrologi bersama dengan pihak Pertamina dalam melakukan pengawasan terkait sistem pelayanan, baik BBM subsidi dan non subsidi untuk memastikan terkait dengan ukuran dan takaran sesuai dengan standar yang ada,” ujar Petrus melalui rilis yang diterima media ini.

Dari hasil sidak secara keseluruhan, dinyatakan BBM telah sesuai dengan standar yang ditetapkan.

"Tidak ditemukan adanya BBM oplosan sehingga masyarakat dapat membeli BBM di SPBU dengan aman," tegasnya.

Kepala Bidang Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Metrologi Kabupaten Mimika Elisabeth Macsurella menambahkan pengecekan juga dilakukan segel pada mesin dispenser.

“Pada pengecekan yang telah dilakukan, segel masih dalam keadaan utuh dan tidak ada kecacatan serta tidak terdapat alat tambahan pada mesin," kata Elisabeth.

Upaya perbaikan terus dilakukan Pertamina untuk memastikan mutu dan layanan BBM kepada konsumen berjalan sesuai ketentuan, diantaranya pengecekan Layanan di SPBU dengan menggandeng stakeholder lainnya.

Sementara itu, Warih Wibowo mengatakann pihaknya menjamin ketersediaan stok BBM dalam menghadapi bulan Ramadhan dan Idul Fitri 1446 H di Timika. Ia pun menjamin kualitas BBM sudah sesuai dengan spesifikasinya.

"Kami jamin stok di Timika selama bulan Ramadhan dalam kondisi aman, tak ada kendala. Dan secara kualitas dan kuantitas BBM yang disalurkan kami jamin sesuai dengan spesifikasi yang ditetapkan dari Ditjen Migas," ujar Warih.

Sebagai upaya dalam memberikan pelayanan yang terbaik, diharapkan partisipasi aktif dari masyarakat. Pertamina juga menjamin akan selalu bersinergi aktif dengan Pemerintah Daerah dan TNI-POLRI dalam mendistribusikan energi untuk masyarakat.

Sebagai sub holding Commercial & Trading dari PT Pertamina (Persero), PT Pertamina Patra Niaga terus berkomitmen untuk menyalurkan dan menjaga ketersediaan BBM  kepada masyarakat.

"Kami akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan pihak terkait untuk memastikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Jika masyarakat mengalami kendala dan hambatan dalam penyaluran BBM, informasi dapat disampaikan melalui akun media sosial @pertamina dan menghubungi Pertamina Call Center (PCC) di nomor 135,” tutup Warih. (Shanty Sang)

BERITA EKONOMI & PEMBANGUNAN

Jamin Keandalan Listrik Nataru, PLN UP3 Timika Siagakan Personel 24

Ekonomi dan Pembangunan 2025-12-23 12:06:31

Jelang Nataru Disnakkeswan Sidak Pedagang Daging di Pasar Sentral

Ekonomi dan Pembangunan 2025-12-19 13:15:56

Dukung Swasembada Pangan, Polres Mimika Panen 2 Ton Jagung

Ekonomi dan Pembangunan 2025-12-19 05:09:09

80 Peserta UMKM Diberi Pelatihan Sistem E-Katalog

Ekonomi dan Pembangunan 2025-12-12 04:04:51

BPS Mimika Catat Inflasi Mimika 1,77 Persen Pada November 2025

Ekonomi dan Pembangunan 2025-12-02 13:03:39

Top