Ekonomi dan Pembangunan

Keren, Perempuan Timika Bawa Citilink Rute Denpasar-Mimika

MIMIKA, BM

Menjadi pilot bagi kaum adam mungkin bukan lagi menjadi cerita yang paling menarik walau profesi ini tetap menjadi profesi impian bagi banyak orang.

Namun ketika seorang wanita menjadi pilot, kisah itu akan memiliki kebanggan lebih dalam kehidupan sosial terutama bagi keluarga dan para sahabat.

Irjayanti, perempuan 35 tahun asal Timika SP 1 kini menjadi ikon penerbangan dan kebanggaan bagi masyarakat Kabupaten Mimika.

Dia adalah seorang pilot salah satu maskapai penerbangan besar di Indonesia yakni Citilink. Irjayanti bahkan menjadi pilot yang menerbangkan pesawat Citilink tujuan Denpasar-Timika dan Timika-Denpasar.

Wanita bernama lengkap Raden Roro Iin Irjayanti ini lahir di Jayapura (4/11/1985). Ia lulusan SD Inpres Timika 1 SP1, SMP Negeri 2 dan SMA Negeri 1 Timika.

Ada raut kegembiraan dan senyum penuh sukacita saat ia mengisahkan perjalanan hidupnya ke BeritaMimika di Bandara Moses Kilangin usai landing dari Denpasar, pukul 14.30, Rabu (5/2).

“Saya terharu dan sedikit gementar ketika mau landing tadi di Timika. Akhirnya saya bisa pulang ke rumah setelah 2012 lalu yang terakhir, tapi saat itu masih sebagai penumpang,” ujarnya sambil berkaca-kaca.

Bukan hanya kembali ke rumah, namun kedatangannya dirasa begitu spesial karena Irjayanti disambut teman-temannya, alumni SMA 1 Negeri Timika angkatan 2003.

“MasyaAllah, saya gak sangka disambut seperti ini oleh teman-teman saya. Sa sayang kam semua,” ungkap Irjayanti kepada teman-temannya.

Irjayanti merupakan anak dari Bapak R Suryadharma dan Ibu Aminah Tawil. Namanya diberikan kedua orangtuanya dari nama Irian Jaya. Irjayanti mulai berkarir di dunia penerbangan ketika ia melanjutkan studi di Sekolah Penerbangan Tinggi di Curuk Tahun 2004.

Setelah 2006 lulus pendidikan, selama 7 tahun (2006-2013) ia berkarir di Batavia Air. Tahun 2013 hingga 2017 ia kemudian berkarir di Calstar Aviation. Mulai September 2017 hingga saat ini Irjayanti bergabung di Citilink.

“Saya dan co-pilot saya yang terbangkan pesawat ke Timika. Ini penerbangan perdana saya ke Timika dan untuk tujuan Denpasar-Timika saya yang jadi pilotnya,” ungkapnya.

Hal yang paling membanggakan, Irjayanti merupaka pilot perempuan satu-satunya di Citilink yang telah berpangkat kapten. Cita-citanya juga sangat sederhana, hanya ingin membahagiakan orang-orang terdekatnya terutama keluarga dan teman-teman.

“Karir saya saat ini sudah yang paling puncak. Alhamdulilah saya sudah jadi kapten. Dan kebetulan kapten perempuan di Citilink baru saya. Indonesia udah ada 6-7 orang kalau di citilink baru saya sendiri,” ujar wanita yang sudah memiliki 12-13 ribu jam terbang ini.

Ia juga mengutarakan bahwa menjadi pilot bukan merupakan impian masa kecilnya. Ada kisah menarik dibalik perjalannya menjadi seorang pilot.

“Saya gak punya cita-cita dari kecil untuk jadi pilot tapi karena saya pernah ikut pramuka dan selalu berlatih di bandara (Moses Kilangin-red), tiap hari sering lihat pesawat, lama-lama saya tertarik dengan dunia penerbangan,” ungkap pilot lulusan jurusan IPA SMA Negeri 1 tahun 2003.

Di akhir wawancaranya dengan BeritaMimika, Kepada generasi muda Indonesia khususnya anak muda Mimika, Kapten Irjayanti berpesan bahwa jangan pernah berhenti bermimpi. Mimpi harus dikejar.

“Karena kita gak pernah tahu mimpi apa yang akan tercapai. Tapi bermimpi juga harus dengan usaha karena kalau tidak berusaha maka sama saja nihil. Tetap semangat dan terus kejar impian kamu. Dan jangan lupa berdoa karena kita gak pernah tahu doa mana yang akan terkabul. Jadi kalau kita mau berusaha untuk menjadi sesuatu yang lebih baik maka berjuanglah,” ungkapnya berpesan. (Ronald)

Terbang Perdana di 2020, Trigana Air Muat Subsidi Sembako dan Bahan Bangunan ke Wamena

MIMIKABM

Untuk ketiga kalinya PT. Trigana Air Service mendapat kepercayaan menjalankan subsidi angkutan udara kargo dari Timika ke Wamena.

Untuk rute ini Trigana Air pertama kalinya terbang pada 2012 dan kedua pada 2018. Di 2020, maskapai ini kembali mendapatkan kepercayaan dari kementerian perhubungan untuk kembali melakukan penerbangan kargo.

Penerbangan perdana di 2020 ini, pengiriman barang subsidi berupa sembako dan bahan bangunan ke Wamena melalui Bandar Udara Mozes Kilangin, dilakukan pada Sabtu (8/2).

Kepala Otoritas Bandar Udara Wilayah 10 Merauke, Usman Effendi kepada awak media mengatakan hal ini merupakan program dari Presiden RI Joko Widodo terkait konektivitas tol laut dan jembatan udara.

"2020 ini kontraknya awal Januari namun karena menunggu barang dengan kementerian penyedia barang (kementerian perdagangan-red) maka baru bisa dilaksanakan sekarang. Kementerian Direktur Jenderal Perhubungan Udara hanya memberikan fasilitas transportasi saja," ujarnya.

Dijelaskan, kontrak kerjasama yang terjadi di awal Januari 2020 ini merupakan sebuah prestasi yang bertujuan untuk memperkecil harga, walaupun sebagian ditanggung oleh pemerintah dan diharapkan nanti ada yang bisa dikelola di Wamena.

"Semoga ini betul-betul bisa bermanfaat untuk mengurangi disparitas harga yang kalau dengan komersil itu sangat mahal. Ini subsidi dari pemerintah melalui kementerian perhubungan sehingga bisa menekan harga di daerah lain yang memang membutuhkan. Timika sebagai pintu yang memfasilitasi pengangkutan barang ke Wamena," ungkapnya.

Sementara itu Area Manager Papua PT. Trigana Air Service, Liency mengatakan ini merupakan tahun ketiga Trigana Air menjalankan subsidi angkatan udara kargo. Dikatakan pula Pesawat Trigana Air memiliki kapasitas angkutan sebanyak 14 ton.

"Hari ini kami bersyukur bisa melaksanakan penerbangan perdana. Harapan kami tahun ini sukses seperti tahun lalu dan kami berharap dukungan dari semua penyedia barang. Schedule yang kami jalankan adalah tiga kali seminggu hingga Desember 2020. Penyedia barangnya adalah koperasi usaha dari Kabupaten Mimika. Kami tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan semua pihak," tandasnya.

Kepala Dinas Perhubungan Mimika, Yan Selamet Purba mengatakan melalui tol laut dilanjutkan dengan jembatan udara, maka pengawasan terhadap pengiriman barang harus lebih ditingkatkan.

"Semangat terus Trigana Air. Harapan kami dengan kerjasama ini koperasi-koperasi yang ada di Mimika bisa lebih diberdayakan lagi," harapnya.

Yan Slamet Purba juga berharap agar Trigana Air menambah frekuensi pengiriman barang ke pedalaman. Karena menurutnya, kadang hanya untuk memperoleh mie instan, kopi dan gula saja terasa begitu sulit didapatkan oleh masyarakat di pedalaman.

"Kalau boleh subsidi kargo untuk Kabupaten Mimika diperluas atau ditambah. Kedua, pastikan dengan baik bahwa barang-barang yang keluar dari Timika tidak ada barang yang berbahaya karena ini merupakan tanggung jawab moril kita bersama untuk menyukseskan penerbangan tol udara sehingga bisa berjalan baik. Kita berharap tol udara semakin lama semakin luar biasa," ungkapnya.

Ia menuturkan Timika adalah sentral pengembangan ekonomi bagi kabupaten-kabupaten sekitar sehingga ketersediaan barang harus lebih ditingkatkan.

"Yang juga harus dicermati adalah ketersediaan bahan atau material yang akan diangkut. Jangan sampai semua diangkut keluar tetapi di Timika kosong. Kita berharap selalu ada evaluasi ini dari otoritas UPBU di setiap penerbangan. Kami ucapkan sukses selalu untuk Trigana Air," pungkasnya. (Elfrida)

 
 

BERITA EKONOMI & PEMBANGUNAN

Jamin Keandalan Listrik Nataru, PLN UP3 Timika Siagakan Personel 24

Ekonomi dan Pembangunan 2025-12-23 12:06:31

Jelang Nataru Disnakkeswan Sidak Pedagang Daging di Pasar Sentral

Ekonomi dan Pembangunan 2025-12-19 13:15:56

Dukung Swasembada Pangan, Polres Mimika Panen 2 Ton Jagung

Ekonomi dan Pembangunan 2025-12-19 05:09:09

80 Peserta UMKM Diberi Pelatihan Sistem E-Katalog

Ekonomi dan Pembangunan 2025-12-12 04:04:51

BPS Mimika Catat Inflasi Mimika 1,77 Persen Pada November 2025

Ekonomi dan Pembangunan 2025-12-02 13:03:39

Top