Hukum & Kriminal

Berkah 17 Agustus di Mimika ‘101 Pasangan Nikah Massal’ Bukti Nyata Kehadiran Pemda

Proses Itsbat salah satu pasangan

MIMIKA, BM

Ada satu kebiasaan di Mimika yang selalu dilakukan setiap tahun dan merupakan bentuk langsung perhatian pemerintah terhadap masyarakatnya dalam hal kependudukan dan pencatatan sipil.

Hal tersebut adalah Nikah Massal. Agenda ini selalu dilakukan setiap tahun menjelang hari kemerdekaan 17 Agustus 1945 di setiap tahun berjalan.

Kebijakan ini dilakukan Pemda Mimika bertujuan untuk membantu pasangan karena terkendala biaya atau administrasi dalam melangsungkan pernikahan.

Memberikan kemudahan akses untuk pernikahan yang sah secara hukum dan agama dan sebagai bentuk perlindungan hukum terhadap keluarga terutama dalam hal administrasi kependudukan.

Tahun 2025, sebanyak 101 pasangan di Mimika mengikuti nikah massal yang dilaksanakan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Mimika di Gedung Eme Neme Yauware, Rabu (6/8/2025).

101 pasangan ini terdiri dari 35 pasangan Muslim, 9 pasangan yang melakukan itsbat, 21 pasangan Protestan dan 36 pasangan Katolik yang berasal dari tiga distrik yakni, Distrik Kencana, Distrik Mimika Baru dan Distrik Mimika Timur.

Yang beragama muslim, ada yang melaksanakan akad nikah bagi yang belum menikah dan juga sidang isbat bagi yang sudah melaksanakan pernikahan tetapi belum tercatat.

Sedangkan yang beragama Kristen dan Katolik, mengikuti nikah catatan sipil, karena sudah melaksanakan pernikahan di gereja.

Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Mimika Ananias Faot dalam sambutan mengatakan bahwa, momentum ini merupakan wujud nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Mimika bagi masyarakat.

Giat ini dilakukan oleh Disdukcapil berkolaborasi dengan Pengadilan Agama dan didukung oleh seluruh elemen masyarakat, dalam memberikan jaminan dan legalitas perkawinan bagi seluruh warganya.

Sebagai bentuk kepedulian, Bupati dan Wakil Bupati Mimika juga memberikan fasilitas penginapan di hotel-hotel berbintang seperti Swiss-Bellinn, Horison Diana, dan Horison Ultima.

Ananias juga memberikan apresiasi lebih kepada Disdukcapil Kabupaten Mimika atas terlaksananya acara ini.

Kenurutnya, kegiatan ini sangat penting untuk memberikan kepastian hukum dan status yang jelas bagi keluarga, yang akan berdampak positif pada administrasi kependudukan, status pendidikan anak, serta akses terhadap pelayanan publik lainnya.

"Saya juga berharap agar kegiatan ini dapat terus berlanjut dan diperluas,"ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Mimika Slamet Sutedjo mengatakan, kegiatan ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan wujud nyata kehadiran negara dalam memberikan jaminan dan legalitas perkawinan.

Disdukcapil juga telah melaksanakan pernikahan massal di pesisir Potowaiburu yang diperuntukkan khusus bagi Orang Asli Papua (OAP).

Selain itu, seluruh ASN dan PPPK di Mimika telah didaftarkan dalam program nikah massal ini demi memastikan legalitas pernikahan mereka.

“Setelah akad nikah, mereka akan langsung menerima buku nikah dari KUA dan perubahan status KTP. Selaku panitia, kami menyampaikan permohonan maaf atas segala kekurangan. Semoga acara ini membawa berkah dan kebahagiaan bagi seluruh pasangan,"pungkasnya.

Ketua PHBI Mimika H. Joko Priyanto dalam nasihat perkawinannya menyampaikan bahwa, pernikahan adalah ibadah yang sangat mulia.

Ia juga menekankan pentingnya musyawarah, kejujuran dan saling menghormati dalam membangun rumah tangga yang langgeng.

“Selamat menempuh hidup baru kepada seluruh pasangan. Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya kepada keluarga anda,”tutupnya. (Shanty Sang)

Jelang Peringatan HUT RI, Polisi Intensifkan Patroli Rutin Untuk Tingkatkan Keamanan

Kapolres Mimika, AKBP Billyandha Hildiario Budiman,S.I.K., M.H.

MIMIKA, BM

Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia, Kepolisian Mimika mengintensifkan patroli rutin untuk tingkatkan keamanan.

"Kalau untuk daerah yang menjadi atensi untuk pengamanan itu tentunya seluruh wilayah di Kabupaten Mimika kita tetap jadikan atensi,"kata
Kapolres Mimika, AKBP Billyandha Hildiario Budiman,S.I.K., M.H.

Lanjut Kapolres, pihaknya tetap lakukan kegiatan rutin yang ditingkatkan, mengingat rangkaian peringatan HUT RI sudah mulai berjalan.

"Karena rangkaian peringatan HUT sudah berjalan kita sudah siagakan personel kita dilapangan baik yang berseragam maupun yang tidak bersergam," ujar AKBP Billy.

Dalam kesempatan tersebut, kata Kapolres, atensi lain pihak kepolisian yaitu terkait orang mabuk yang mana dipicu karena miras.

"Seperti beberapa hari lalu ada pesta dan ribut, itu awal mulanya karena miras. Kami jajaran Polres Mimika sudah razia miras terus menerus. Minimal dalam 1 minggu kita ada ungkap, termasuk kita sudah bongkar bungker miras,"kata AKBP Billyandha.

Menurut Kapolres, pihaknya tidak bisa berdiri sendiri, harus ada suport dari Pemda, minimal diatur kembali lagi Perda tentang miras.

"Ini harus ada aturan yang tegas terkait dengan miras, minimal ada sanksi sosial kemudian ada denda sebagai efek jerah," ujar AKBP Billyandha. (Ignasius Istanto)

9 Bintara Remaja Ditempatkan di Polres Mimika

Kapolres Mimika sambut kedatangan 9 Bintara Remaja dengan tradisi siram air kembang.

MIMIKA, BM

Sebanyak 9 Bintara Remaja angkatan 52 telah tiba di Timika dan resmi ditempatkan di Polres Mimika pada Senin (04/08/2025).

Kedatangan 9 Bintara ini disambut oleh Kapolres Mimika, AKBP Billyandha Hildiario Budiman,S.I.K., M.H ditandai dengan penyiraman air kembang, sebagai simbol diterimanya para bintara remaja yang baru ke dalam keluarga besar Polres Mimika.

"Penyambutan Bintara baru dilakukan sesuai tradisi di lingkungan Polres Mimika, kemudian dilanjutkan orientasi di wilayah Mimika,”katanya.

Disampaikan Kapolres bahwa 9 Bintara remaja yang ditempatkan di Polres Mimika merupakan putra terbaik Kabupaten Mimika yang akan mengabdi untuk masyarakat Mimika.

"9 Bintara remaja yang ditempatkan di Mimika ini sesuai telegram Pak Kapolda. Jadi mereka sementara ini masih orientasi dulu, dan untuk penempatan kita masih lakukan di Sabhara sambil menunggu evaluasi," ujar AKBP Billy. (Ignasius Istanto)

Top