Polisi Dalami Penyebar Foto dan Video Hoax
Kasat Reskrim Polres Mimika, AKP Rian Oktaria.
MIMIKA, BM
Pihak Kepolisian Mimika menegaskan bahwa dengan beredarnya foto dan video terkait kejadian di Nawaripi dan SP1 itu tidak benar atau hoax.
"Itu tidak benar karena kami sudah crosscheck langsung ke lokasi, makanya kejadian yang disampaikan atau disebarkan dalam foto dan video itu tidak benar adanya," tegas Kasat Reskrim Polres Mimika, AKP Rian Oktaria saat ditemui Kamis malam (4/12/2025).
Oleh karena itu, pihak Kepolisian kini tengah mendalami penyebar hoax dari foto dan video tersebut.
"Kami sementara mencoba untuk mencari tahu dan menyelidiki. Dan kalau memang itu penyebarnya dari luar wilayah Mimika maka kami akan berkoordinasi dengan pihak kepolisian yang diluar Timika. Jika penyebarnya itu ada di Timika, kami akan cari tahu dan melakukan proses hukum," kata Kasat Reskrim.
Kasat Reskrim menghimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada pada saat bekendaraan, khususnya untuk roda dua.
Masyarakat juga diminta sebisa mungkin kurangi aktifitas keluar rumah, apalagi ke tempat sepi pada malam hari.
"Untuk seluruh masyarakat yang menggunakan aktivitas kendaraan termasuk roda empat, yang berjalan kaki itu harus waspada. Kalau ada gerakan aneh atau gerakan membahayakan itu segera tinggalkan dan laporkan kepada pihak kepolisian," imbuh AKP Rian. (Ignasius Istanto)




Foto Dok/Kasat Reskrim Polres Mimika, AKP Rian Oktaria.
Foto Istimewa/nampak keberadaan korban yang ditemukan di lokasi yang berbeda.