Kesehatan

Hanya Empat Hari, Jumlah ODP dan PDP Di Mimika Terus Meningkat

Video confrence wartawan dengan Jubir Covid Reynold Ubra

MIMIKA, BM

Pasien dengan status ODP, OTG maupun PDP hingga hari ke-17 penanganan Covid-19 di Mimika terus mengalami peningkatan, terhitung mulai 2 April lalu.

Pada Kamis (2/4), Tim Gugus Tugas Pencegahan Covid-19 di Mimika mengumumkan 79 OTG, 22 ODP dan 11 PDP.

Hanya empat hari berselang, tepatnya hari ini Senin (6/4) jumlah tersebut mengalami lonjakan drastis.

Melalui Video Conference Senin malam, Juru Bicara Reynold Ubra mengatakan OTG meningkat menjadi 124, ODP 69 dan 51 PDP.

Reynold mengakui bahwa penambahan OTG, ODP dan PDP menjadi sinyalemen kuat bahwa kasus ini terus menanjak naik. Bahkan akan melampaui jumlah ini.

Sehingga ia menegaskan bahwa dengan peningkatan jumlah tersebut maka hal ini merupakan signal bagi masyarakat untuk tidak keluar rumah.

“Secara epidemologi kita harus tahu bahwa membongkar gunung es itu sulit dan menjadi lebih penting. Dengan tracing kontak, penemuan kasus kemudian upaya isolasi yang dilakukan di rumah-rumah sakit, ini menunjukan bahwa fenomena gunung es ini sedang dikerjakan untuk melihat kasus-kasus yang tersembunyi,” jelasnya.

Reynold mengatakan pemerintah daerah terus bekerja secara serius untuk memutuskan mata rantai virus ini.

Bahkan tadi pagi Bupati Mimika Eltinus Omaleng melakukan pertemuan khusus dengan semua pimpinan OPD untuk mengevaluasi peran masing-masing OPD dalam Tim Gugus Tugas.

“Pemda sampai saat ini serius dan prioritaskan perlindungan kepada warga yang masih sehat dan mereka yang sudah ditetapakan menjadi PDP, ODP maupun OTG. Bupati harapkan peran ketua-ketua RT dan RW dalam melakukan pengawasan keluar masuknya orang di wilayah masing-masing,” ungkapnya.

Terkait dengan beredarnya informasi yang menyebutkan bahwa salah satu pasien yang meninggal di RSUD siang tadi, Reynold mengatakan pasien tersebut merupakan PDP.

“Almarhum LB yang meninggal siang tadi merupakan pasien PDP. Almarhum sudah dimakamkan dan ditangani langsung oleh tim gugus tugas. Sampelnya sudah dirujuk dan dikirim ke Jayapura untuk diperiksa tapi sampai saat ini belum dilaporkan hasilnya. Kami akan sampaikan ke media jika hasilnya sudah keluar,” jelasnya.

“Kami juga atas nama pemerintah daerah dan tim gugus tugas turut berdukacita atas duka ini, semoga keluarga diberikan kekuatan dan almarhum diberikan tempat terbaik di sisi Tuhan,” ujarnya. (Ronald)

6 RT Kampung Pigapu Diserbu Komunitas Group Timika

Anggota Komunitas Group Timika saat memulai penyemprotan

MIMIKA, BM

Aksi kemanusiaan kembali dilakukan oleh Komunitas Group Timika sebagai wujud nyata kepedulian dan perhatian mereka terhadap penyebaran Corona Virus di Mimika.

Pada Minggu (5/4), belasan anggota Group Timika yang dipersenjatai dengan 8 alat semprot, melakukan penyemprotan desinfektan terhadap rumah dan halaman warga Kampung Pigapu, Distrik Iwaka.

Selain mendapatkan penyemprotan desinfektaan, warga kampung yang terdiri dari 6 RT dan 150 Kepala Keluarga (KK) ini juga diberikan air mineral dan sabun pembersih secara gratis.

Wakil Ketua Group Timika, Nov Rizal didampingi anggota Edi Sugianto kepada BeritaMimika mengatakan Warga Kampung Pigapu kebanyakan merupakan masyarakat lokal Suku Kamoro.

“Kita harus akui bahwa masyarakat lokal banyak yang belum tahu informasi covid-19. Selain penyemprotan, memberikan bantuan air mineral, sabun mandi dan sabun cuci tangan, kami juga berikan edukasi tentang hidup sehat serta bahaya penyebaran virus ini,” ungkap Novrizal.

Ia mengatakan, Komunitas Group Timika juga berencana akan membangun tempat pencucian tangan di Kampung Pigapu. Saat ini mereka sedang mencari drum penampungan air.

“Kami lakukan ini sebagai bagian dari tanggungjawab kami kepada masyarakat. Tidak banyak namun harapan kami, apa yang kami berikan dapat membantu dan mengedukasi warga Pigapu dalam menjaga diri, keluarga dan lingkungan terhadap penyebaran virus corona,” ungkapnya.

Selain Pigapu, penyemprotan desinfektan selanjutnya akan dilakukan Group Timika di wilayah seputaran Kota Timika.

“Rencana minggu ini kita membantu penyemprotan di belakang Serayu kerjasama dengan anggota DPRD Partai Gerindra, Tanzil Azhari,” ungkapnya.

Mewakili Warga Pigapu, Bapak Theo, salah satu okoh masyarakat kampung ini memberikan apresiasi atas kegiatan kemanusiaan yang dilakukan Group Timika.

“Kami sangat berterimakasih atas apa yang dilakukan komunitas Group Timika. Warga kami perlu ada bantuan seperti ini secara kemanusiaan. Ini baru pernah terjadi dan Group Mimika yang lakukan hal seperti begini untuk masyarakat kami. Warga kami merasa dilindungi dengan adanya penyemprotan dan sosialiasi secara langsung ini,” ujarnya.

“Kami sangat berharap agar pemerintah daerah atau ada organisasi lain yang juga datang kesini untuk kasih informasi atau sosialisasi secara langsung agar warga lebih tahu dan lebih paham karena masyarakat sangat butuh informasi yang lebih lagi tentang virus ini,” harapnya. (Ronald

8 Warga Mimika Kini Positif Virus Corona, 5 Merupakan Pasien Baru

Hasil terbaru Data Covid-19, Minggu (5/4)

MIMIKA, BM

Hingga hari ke-17, Minggu (5/4) sebanyak 8 pasien di Mimika dinyatakan positif Covid-19. Jumlah ini termasuk pasien 03 yang telah meninggal beberapa hari lalu.

Sebelumnya Mimika hanya memiliki 3 pasien positif virus corona. Namun pada Sabtu kemarin Tim Gugus Tugas mengirimkan 5 sample baru ke Jayapura, hasilnya 5 pasien ini semuanya positif covid-19.

Hal ini disampaikan oleh Juru Bicara Reynold Ubra kepada wartawan lewat pesan whatssap, Minggu (5/4) sore.

“Hasil pengiriman 5 sample kemarin oleh RSUD, semuanya positif corona. 3 dari cluster lembang hasil tracing kontak, sedangkan 2 kasus besok akan dilakukan tracing kembali baru bisa dipastikan. Jadi secara keseluruhan hingga hari ini, Mimika sudah 8 orang positif. Selain itu 14 PDP, 61 OPD dan 85 OTG,” jelasnya.

Ia mengatakan sebanyak 14 PDP saat ini sedang dirawat di rumah sakit. Pihaknya juga tengah menunggu pemeriksaan sampel dari pusat dan provinsi karena dari 14 PDP ini, 12 pasien sampelnya juga sudah dikirim.

“Dari 14 pasien PDP ini, 7 dirawat di RSUD sedangkan 7 lainnya di RS Tembagapura,” ujarnya singkat.

Ubra mengatakan, hasil tracing kontak dari Sabtu kemarin hingga Minggu malam, Tim Gugus Tugas menemukan 3 PDP, 11 OPD dan 18 OTG.

Dari 3 kasus positif awal, Tim Gugus Tugas telah menghentikan proses tracing kontak pasien 01, 02. Jumlah tracing keduanya sebanyak 43 orang. Sementara kasus pasien 03 (alm) diperkirakan tracing kontaknya akan bertambah.

Kepada masyarakat Mimika, Reynold Ubra mengingatkan bahwa penularan corona virus ini masih akan bertambah karena masyarakat masih tetap melakukan aktifitas seperti biasa.

“Mestinya masyarakat harus tetap di rumah. Pemerintah Kabupaten Mimika sangat serius untuk menanggulangi masalah ini sehingga dibutuhkan kesadaran masyarakat yang tinggi,” tegasnya.

“Sejak awal pemerintah sudah sampaikan bahwa rumah sakit, puskesmas, klinik dan tenaga kesehatan tidak cukup untuk merawat pasien Covid-19. Hanya dengan tetap di dalam rumah merupakan cara yang paling ampuh untuk menghentikan penularan virus ini,” ujarnya mengingatkan warga Mimika.

Ia mengatakan kegiatan hari ke-18, Senin (6/4) besok, Tim Gugus Tugas akan melanjutkan tracing kontak di Mapurujaya, baik dari 5 pasien positif maupun 4 pasien lainnya yang kini berstatus PDP.

“Sekali lagi saya berharap masyarakat jangan keluar rumah dan jangan abaikan larangan yang sudah disampaikan pemerintah. Jangan juga membuat stigma. Kunci keberhasilan ini ada di masyarakat. Masyarakat patuh, mata rantai ini semakin terputus dan memudahkan kami melakukan tracing. Jika tidak maka akan terus ada kasus baru dan tracing kontak baru,” ungkapnya.

Sementara itu terkait dengan hasil pemeriksaan kedua pasien 01 dan 02 positif corona, Reynold mengatakan masih menunggu konfirmasi lebih lanjut sebab baru melewati 2 kali masa pemeriksaan.

“Saya berharap masyarakat harus turut mendoakan pasien yang sedang dirawat supaya dapat dinyatakan negatif dan sembuh serta dapat kembali bertemu dengan keluarga dan kerabat. Penyembuhan yang paling ampuh adalah doa dan dukungan masyarakat,” ungkapnya. (Ronald

Top