Pendidikan

Sering Buang Sampah Di Jalan Sembarangan, Malulah Pada Anak SD dan SMP 

Pelajar SD Inpres Sempan saat membersihkan sampah di Jalan Yos Sudarso

MIMIKA, BM

Ada sebagian masyarakat Mimika yang tidak memiliki kepedulian sama sekali dalam menjaga kebersihan umum.

Tidak heran jika sering kita temui ada yang dengan sengaja membuang sampah mereka di jalan raya seenaknya saja.

Bayangkan, jika hal ini dilakukan oleh banyak orang secara bersamaan dan berulang-ulang, maka sebanyak apapun petugas kebersihan, kota ini akan terus kotor dan penuh sampah.

Nah, bagi kamu yang masih saja lakukan hal seperti ini, mulailah memiliki rasa malu karena sampah yang kalian buang seenaknya di jalan raya dan sekitarnya, dipungut oleh pelajar SD dan SMP se-Kota Timika.

Sebagai orang dewasa, kitalah yang harus mengajarkan mereka untuk tidak membuang sampah di sembarangan tempat, namun kini, malah mereka balik mengajarkan kita. Malu ka tidak?

Hari ini, Jumat (26/8/2022), seluruh sekolah SD dan SMP, baik swasta maupun negeri se-Kota Timika, melakukan bhakti sosial membersihkan kota Timika.

Kegiatan gotong royong bersih-bersih Kota Timika ini dikomandani oleh Dinas Pendidikan Dasar Mimika yang dimulai sejak pukul 07.30 Wit.

Para siswa dan guru dari tiap sekolah diberikan tugas dan tanggungjawab membersihkan lingkungan yang merupakan tempat di mana sekolah mereka berada.

Kepala Sekolah SD Inpres Sempan, James Parera, ditemui di Jalan Yos Sudarso, mengatakan sekolahnya kebagian membersihkan wilayah seputaran pasar damai hingga lapangan Jayanti.

"Hari ini seluruh siswa SD dan SMP termasuk para guru membersihkan kota. Kami kebagian dari pasar damai hingga Jayanti. Kami hanya sertakan anak kelas 4, 5 dan 6 saja," ungkapnya saat menemani anak muridnya melakukan pembersihan di depan kantor Dispenda.

Didampingi para guru, anak-anak SD Inpres Sempan terlihat antusias dan penuh semangat membersihkan kota! Beberapa anak bahkan bahkan sesekali berlomba memungut sampah yang mereka temui di jalan.

Sementara itu disaat bersamaan, pelajar dan para guru SMP Negeri 7 juga melakukan hal sama. Kepada BM, salah seorang guru mengatakan bahwa mereka kebagian membersihkan dari Timika Maal hingga depan RSUD Mimika. (Red)

Jelang Pemilu Serentak 2024, Kesbangpol Beri Pendidikan Politik Bagi Pemilih Pemula

Para pelajar saat memgikuti penyuluhan politik

MIMIKA, BM

Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Mimika melaksanakan penyuluhan pendidikan politik kepada pemilih pemula atau pelajar.

Kegiatan yang diikuti oleh 200 pelajar dari 13 sekolah tingkat SMA-SMK ini digelar di Bobaigo Keuskupan Timika, Jumat (26/8/2022).

Kegiatan dengan tema 'Meningkatkan Kesadaran Dini Bagi Pemilih Pemula Untuk Menggunakan Hak Dirinya' dibuka oleh Asisten III Bidang Administrasi Umum Hendritte Tandiyono.

Hendritte Tandiyono dalam sambutannya mengatakan, dalam sebuah negara demokrasi, pemilu merupakan pilar utama dari sebuah demokrasi.

Melalui pemilulah rakyat memilih pemimpin maupun wakilnya untuk diserahi mandat kedaulatan rakyat, mengurusi negara atau bisa dikatakan pemilu merupakan sarana pelaksanaan kedaulatan rakyat dimana rakyat dapat memilih pemimpin secara langsung.

Yang dimaksud dengan pemimpin disini adalah, wakil-wakil rakyat yang duduk di lembaga perwakilan rakyat atau parlemen baik ditingkat pusat maupun daerah dan pemimpin lembaga eksekutif atau kepala pemerintahan seperti presiden, gubernur, bupati atau walikota.

"Namun demikian tidak dapat kita pungkiri dalam realitas demokrasi kita saat ini, semakin banyak generasi muda menganggap pemilu tidaklah penting, membuat diri mereka semakin jauh bahkan semakin lama semakin malas tahu terhadap pemilu sehingga mengakibatkan menurunnya partisipasi generasi mudah dalam pemilu," ungkapnya.

Sehingga menurut Hendritte diperlukan penyuluhan-penyuluhan pendidikan politik bagi generasi muda agar mampu merepresentasikan kepentingan masyarakat, yang tidak terbatas pada momen pemilu saja namun juga dalam momen-momen lainya.

Menurutnya, melalui penyuluhan pendidikan politik menjadi salah satu sarana preventif untuk menghindarkan berbagai permasalahan yang kemungkinan muncul sebagai dampak dari pemilu sekaligus investasi berharga dalam demokrasi, untuk menumbuhkan orientasi-orientasi politik tiap individu, membentuk kepribadian politik, kesadaran politik dan partisipasi politik.

Ia berharap, semoga kegiatan penyuluhan pendidikan politik bagi pemilih pemula dapat menjadi sarana yang mampu memberikan pemahaman kepada masyarakat, khususnya generasi muda.

"Dengan pemahaman tersebut saya berharap nantinya pelajar dalam hal ini pemilih pemula mampu untuk memaknai substansi demokrasi, serta berdampak kepada partisipasi politik yang tentu saja beretika dan sesuai dengan budaya demokkrasi yang berakar dari budaya bangsa Indonesia, sehingga akan mendukung upaya kita bersama dalam rangka mewujudkan Mimika yang aman damai dan sejahtera untuk semua," Ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Lukas Luli Lasan dalam laporannya mengatakan, maksud giat ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas penyalur aspirasi generasi muda dalam kehidupan berpolitik.

Sementara tujuannya adalah agar setiap individu atau setiap pelajar dapat mengetahui dan mengenali apa yang menjadi nilai-nilai penting dalam sistem perpolitikan.

Selain itu, untuk meningkatkan pemahaman dan pengetahuan agar pelajar memiliki kemampuan untuk dapat berpartisipasi dalam sistem politik.

"Serta memberikan pemahaman politik bagi pemilih pemula atau pelajar agar menjadi pemilih yang cerdas," ungkapnya. (Shanty)

PJ Bupati Mappi Sidak Sarana Prasarana dan Pelayanan Pendidikan Sejumlah Sekolah Di Kepi

Penjabat Bupati Mappi, Michael R Gomar juga melakukan interaksi dengan para pelajar secara langsung

MAPPI, BM

Penjabat Bupati Mappi, Michael R Gomar Melakukan inspeksi mendadak (Sidak) di sejumlah sekolah mulai dari PAUD, TK hingga SMA di Kota Kepi.

Sidak ini dilakukan untuk melihat kondisi sarana prasarana dan bagaimana pelayanan yang dilakukan di sejumlah sekolah yang didatanginya.

Sejumlah sekolah yang dikunjungi adalah SMA Negeri I, SMK Negeri I, SMP Negeri I Obaa, SD Negeri I Obaa, TK Binaan PKK Kabupaten Mappi, TK Chevalier Keppi, SD YPPK Yohanes Paulus II Keppi, SMP YPPK Yohanes Paulus II Obaa dan SMA YPPK Yohanes Paulus II.

Kunjungan ini dilakukan PJ Bupati Mapi didampingi Kepala Dinas Pendidikan Mappi, Sumarno, Plh Kepala Bidang SMP, Sugeng Eko Pambudi dan Kabid SD Moh. Ali Nur.

Selain melihat langsung, dalam kunjungan ini Michael Gomar juga mendengar berbagai masukan dan pedapat dari para guru dan kepala sekolah.

PJ Gomar juga secara langsung meminta Kadis Pendidikan Mappi untuk mencatat dan memperhatikan segala saran dan masukan yang disampaikan.

Pada umumnya, para guru dan kepala sekolah berharap agar Pemerintah Kabupaten Mappi memperhatikan fasilitas gedung sekolah yang hingga saat ini masih terbilang sangatlah minim dan terbatas.

Wakasek Kurikulum yang juga sebagai Plh Kepsek SMK Negeri I, Henderjet Emilia Maudara menyampaikan ucapan terimakasih kepada PJ Bupati Mappi yang telah datang melihat dan mendengar langsung seperti apa kondisi di tiap sekolah.

“Kerinduan kami selamat ini akhirnya terjawab dengan adanya kunjungan dari Bapa PJ Bupati seperti ini,” ungkapnya.

Ia berharap agar ke depan Pemkab Mappi terus memperhatikan kekurangan yang ada tiap sekolah karena menurutnya pendidikan yang baik harus didukung pula dengan sarana dan prasarana yang memadai.

“Harapan kami agar pemerintah daerah terus memperhatikan sektor pendidikan. Seperti di sekolah kami saat ini yang kami butuhkan adalah penambahan guru kejuruan sehingga kami berharap ke depan ada penambahan guru - guru,” ungkapnya. (Red)

Top