Politik & Pemerintahan

Kukuhkan 80 Anggota Paskibra, Pj Mappi : Kalian Adalah Putera-Puteri Terbaik Negeri Ini

Pj Bupati Mappi, Michael R Gomar saat mengukuhkan Pasukan Pengibar Bendera Merah Putih

MAPPI, BM

Penjabat Bupati Mappi, Michael R. Gomar S.mengukuhkan 80 orang anggota Paskibra dalam rangka HUT RI Ke 77 Tahun 2022 di Kabupaten Mappi.

Pengukuhan anggota Paskibra dilaksanakan di GOR Mappi, Selasa (16/08/2022).

Kepada anggota Paskibraka, Gomar mengatakan bawah mereka adalah putera-puteri terbaik Mappi yang terpilih untuk mengibarkan bendera merah putih di momen HUT ini.

Ia berpesan agar mereka mensyukuri semua ini dengan penuh kebanggaan dan cinta karena tidak semua anak bisa terpilih menjadi seorang anggota Paskibraka.

"Kalian adalah putera-puteri terbaik Mappi!  Semoga Tuhan yang mahakuasa memberikan rahmat dan kemudahan dalam menjalankan tugas negara ini," ungkapnya.

Koordinator Seksi Upacara,AKP Sugiyoto menerangkan jumlah anggota Paskibra yang dikukuhkan sebanyak 80 orang. Pada pelaksanaannya nanti ada 70 orang bertugas sementara 10 lainnya disiapkan sebagai cadangan.

“Mereka sudah sangat siap, sampai saat ini tidak ada kendala apapun secara jesmani dan rohani mereka semua sudah sangat siap,”ucapnya.

Ia menuturkan, para peserta yang terlibat adalah siswa SMA dan SMK di Kabupaten Mappi. Dan mereka sudah menjalani masa latihan selama 31 hari.

Acara pengukuhan ini juga dihadiri oleh pimpinan  OPD, DPRD, Forkompinda dan orangtua peserta Paskibraka Mappi 2022.  (Red)

Pesan Kemerdekaan Wabup Mimika Saat Memimpin Taptu Sambut HUT RI

Wakil Bupati Mimika Johannes Rettob saat menyalahkan obor dalam upacara tatup di Graha Eme Neme Yauware, Selasa (16/8/2022)

MIMIKA, BM

Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, pelaksanaan tapti atau pawai obor tahun ini hanya dilakukan dalam Graha Eme Neme Yauware.

Hal ini dikarenakan cuaca yang tidak kondusif dimana sejak Selasa (16/18/2022) siang hingga sore bahkan malam ini, hujan masih terus mengguyur Kota Timika.

Saat memimpin Taptu, Wakil Bupati Mimika, Johannes Rettob menegaskan semua persiapan telah dilakukan namun tidak bisa dipaksakan karena kondisi cuaca.

"Kalau hujan belum turun sebelum upacara dimulai maka pasti kita tetap jalan. Hanya saja sejak upacara sampai selesai hujan tidak reda jadi kita lakukan upaca menyalakan obor dalam gedung saja," ujarnya.

Walau terhalang cuaca namun Wabup John mengatakan bahwa hal ini tidak mengabaikan persiapkan dan pelaksanaan HUT RI secara keseluruhan.

"Kita tidak bisa menyalahkan kondisi saat ini namun yang terpenting adalah momennya sudah kita peringati dan rayakan," ungkapnya.

Secara khusus kepada seluruh masyarakat Mimika, Wabup Mimika Johannes Rettob menyampaikan ucapan Dirgahayu Republik Indonesia ke-77.

Ia berpesan agar semangat nasionalisme dan patriotisme, senantiasa terpatri dalam diri dan ingatan semua masyarakat terutama mengenang kembali perjuangan para pahlawan yang telah gugur memerdekaan negeri ini.

"Negara kita sudah 77 berdiri dan merdeka. Indonesia semakin dikenal dunia internasional dan saat ini kitapun menjadi presiden G20. Tahun depan kita akan menjadi ketua ASEAN. Ini merupakan sesuatu yang sangat luar biasa dan menjadi bukti bahwa secara nasional kita ini bangkit dan mulai dipercaya oleh negara-negara dunia," ungkapnya.

Wabup John berharap agar kebangkitan Indoensia baik secara internasional maupun nasional juga dialami oleh Mimika. Ia berharap Mimika harus bangkit.

"Saya berharap kita saat ini harus sudah punya jiwa merdeka, merdeka belajar misalnya. Ini kan pada tahun 2022, Menteri Pendidikan telah mencanangkan merdeka belajar. Artinya kita sebagai masyarakat, sebagai anak sekolah semua harus bisa mengembangkan apa saja yang dimaksud dengan kebebasan dalam belajar," tegasnya.

"Kita juga harus benar-benar merasakan apa itu kemerdekaan. Masyarakat harus dapat merasakan arti sebuah kemerdekaan. Oleh karena itu pemerintah harus memperhatikan semua. Pemerintah harus memberikan jawaban atas tuntutan tuntutan masyarakat," terangnya melanjutkan.

Menurutnya, pembangunan tidak harus selalu dimulai dari kota, tetapi harus dimulai juga dari pedalaman sehingga msyarakat di pedalaman-pedalaman bisa merasakan apa itu kemerdekaan.

"Saya kira ke depan sebenarnya akan lebih baik kalau kita dari pusat kabupaten ini juga turun ke pedalaman pada saat 17 Agustus. Jadi kita bagi-bagi biar tidak hanya camat saja yang merayakan 17 Agustus di pedalaman," ujarnya.

"Kita lakukan itu supaya bagaimana masyarakat di pedalaman juga merasakan bahwa kemerdekaan itu ada, kemajuan bangsa itu ada, dan pembangunan juga mereka rasakan sehingga muncul ekonomi-ekonomi baru," harapnya. (Ade)

Berlangsung Meriah Dan Penuh Warna, DPMK Mimika Tampilkan Honai Papua Di Karnaval Mobil Hias

Pj Sekda Mimika Jenni Usmani didampingi Ketua DPRD dan Asisten I serta pimpinan OPD mengibarkan bendera start tanda dimulainya karnaval mobil hias

MIMIKA, BM

Karnaval mobil hias yang digelar pada Senin (15/8/2022) sore oleh Pemerintah Kabupaten Mimika untuk menyambut HUT Kemerdekaan Republik Indonesia berlangsung meriah dan penuh warna.

Pawai mobil hias tersebut dibuka dan dilepas secara resmi oleh Pj Sekretaris Daerah Kabupaten Mimika, Jenni Usmany di pelataran Kantor Pusat Pemerintahan SP3.

Melalui sambutannya, Jenni menyampaikan bahwa kegiatan karnaval ini merupakan satu rangkaian dari kegiatan karnaval budaya yang dilaksanakan di pagi hari.

"Kegiatan ini satu rangkaian dengan kegiatan karnaval tadi pagi sehingga pada kesempatan ini, kami menyampaikan terima kasih kepada bapak ibu yang sempat hadir menyaksikan dan juga kepada peserta karnaval yang sudah berpartisipasi untuk memeriahkan acara ulang tahun Republik Indonesia yang ke-77," ujarnya.

"Pulih lebih cepat, bangkit lebih kuat. Merdeka! Selamat berkarnaval," seru Jeni menutup sambutan.

Usai sambutan, Jeni didampingi Ketua DPRD Mimika Anton Bukaleng, Asisten III Hendritte Tandiyono, pimpinan OPD dan instansi terkait mengibarkan bendera start sebagai tanda dimulainya arak-arakan mobil hias dari Kantor Pusat Pemerintahan menuju Graha Eme Neme Yauware.

Berdasarkan pantauan beritamimika.com di lokasi, jumlah peserta yang mengikuti kegiatan karnaval mobil hias ini sebanyak 37 peserta dari berbagai instansi dan organisasi di Mimika.

Setiap peserta pun terlihat begitu antusias mengikuti karnaval mobil hias ini. Dengan ketrampilan dan kreativitas yang tinggi, mereka berhasil memodifikasi wujud mobil dan truk ke dalam pelbagai bentuk.

Ada mobil hias yang bahkan menyerupai gedung Kantor Pusat Pemerintahan Mimika, bentuk kapal, hingga rumah adat dari beberapa daerah.

Salah satu yang cukup unik dan begitu dekat dengan masyarakat Papua adalah mobil hias bentuk honai milik Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung Kabupaten Mimika.

Kepada wartawan beritamimika.com, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung Mimika, Wamang Petronela menjelaskan mobil hias rumah honai ini dibuat hanya dalam waktu satu malam.

Menurut Petronela, rumah adat honai merupakan salah satu ikon kekhasan dari masyarakat Papua, yang mana perlu untuk diangkat dalam pawai karnaval menyongsong HUT RI ini.

"Karena kita Papua jadi rumah adat honai harus kita tonjolkan di karnaval ini. Kekhasan rumah honai ini menandakan bahwa kita adalah Papua dan Papua adalah Indonesia. Harapan kami Papua semakin maju dan sejajar dengan daerah lainnya di Indonesia," tutur Petronela. (Ade)

Top