
Layanan Si Lincah Dukcapil Mimika
MIMIKA, BM
Sejumlah Inovasi baru dalam memudahkan dan mendekatkan pelayanan secara langsung kepada masyarakat, terus dikemas oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Mimika.
Hal ini tidak akan pernah terjadi jika Bupati Mimika Eltnus Omaleng dan Wakil Bupati Johannes Rettob salah menempatkan orang untuk menduduki jabatan Kadisdukcapil Mimika.
Mantan Kabag Humas dan Kabag Tata Pemerintahan Mimika, Slamet Sutejo ketika ditunjuk sebagai Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, seakan membuktikan dia adalah The Right Man In The Right Place untuk jabatan ini.
Bagaimana tidak, masalah kependudukan yang dikenal begitu morat-marit dan menjadi pekerjaan rumah terbesar pemerintah daerah selama ini, perlahan diperbaharui, terutama dalam pelayanannya kepada masyarakat.
Tentu saja harus diakui masih banyak kekurangan karena belum genap setahun Slamet Sutejo dipercaya menduduki jabatan ini. Ia baru dilantik sebagai Kadisdukcapil pada 2 Desember 2009.
Selain itu diakui pula bahwa sejumlah perubahan ini mampu diciptakan karena dirinya mendapatkan dukungan penuh dari para ASN di OPD Dukcapil.
Perlu diketahui selama 10 bulan Slamet Sutejo menjabat, sudah ada 6 inovasi dan kreasi layanan dokumen adminduk yang diciptakan sebagai terobosan baru agar memudahkan dan mendekatkan pelayanan secara langsung kepada masyarakat oleh Dukcapil Mimika.
Pertama, LALA PU KAKA, Lahir Langsung Punya Akta Kelahiran, Kartu Keluarga dan Kartu Identitas Anak. Keunggulan program ini adalah efisiensi waktu, data terupdate dan alur pelayanannya sangat mudah dan cepat.
Setiap bayi yang baru lahir, secara sistem langsung terdaftar memiliki Akta Kelahiran, dimasukan dalam KK dan memperoleh KIA tanpa orangtua harus mengurusinya di Dukcapil. Secara sistem, semuanya langsung terkoneksi.
Kedua, ORLANDO atau Operator Layanan Dukcapil Online. Layanan online via whatssap di nomor 0813 6982 4244 ini akan menjawab semua pertanyaan masyarakat tentang kepengurusan data kependudukan.
Layanan ini akan menjawab pertanyaan masyarakat seputar update data tidak terdaftar, informasi persyaratan Dukcapil, pengecekan dokumen yang telah di cetak, informasi lainnya termasuk memberikan kritikan dan saran.
Hadirnya layanan ini juga untuk membantu masyarakat untuk tidak repot dan mengantri mengurus adminduk kependudukan di kantor Dukcapil.
Dan selama pandemi ini, apalagi pada saat pemberlakukan PSDD di Mimika beberapa waktu lalu, layanan ORLANDO mulai banyak diakses warga Mimika karena sangat membantu mereka dalam pengurusan dokumen kependudukan.
Ketiga, JOK MARRIED. Buat warga yang belum melakukan pernikahan negara, Dukcapil Mimika menghadirkan inovasi ini sepertinya layaknya memanjakan pasangan yang baru saja menikah.
Pasangan menikah langsung mendapatkan Akta Perkawinan, Kartu Keluarga baru sebagai pasangan suami isteri dan memperoleh status baru di KTP elektronik. Dukcapil Mimika bahkan telah menyediakan ruangan khusus untuk nikah negara ini.
Keempat, PATEN DUKCAPIL-DISTRIK. Ini merupakan inovasi program kolaborasi Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan antara Dinas Dukcapil dengan Distrik Mimika Baru dan Mimika Timur.
Dua distrik ini dipilih sebagai langka awal dan setiap tahunnya akan menyasar ke distrik-distrik lainnya yang sudah terkonek jaringan internet.
Inovasi ini melayani perekaman e-KTP, pencetakan e-KTP bagi Warga yang baru usia 17 tahun, penggantian e-KTP yang rusak dan hilang dengan menunjukkan surat kehilangan dari kepolisian.
Selain itu termasuk penerbitan Kartu Keluarga (KK), Akte Kelahiran, Akte Kematian, Surat Pindah antar kelurahan/kampung dan distrik di Wilayah Mimika bahkan Surat Pindah luar Mimika.
Dengan layanan ini, warga yang berdekatan atau domisilinya di Distrik Mimika Timur dan Mimika Baru tidak perlu jauh-jauh ke Pusat Pemerintahan SP III. Semua pengurusan diatas dapat langsung diperoleh di dua kantor distrik.
Dalam waktu dekat inovasi terobosan ini akan dirunning karena para pegawai distrik dan operatornya telah selesai diberikan pelatihan oleh Dukcapil. Saat ini sudah mulai proses akhir yakni konektifitas sistem jaringan dan menyediakan tempat pelayanan di kantor distrik.
Kelima, SI LINCAH atau System Layanan Cepat Adminduk Dukcapil. Ini juga merupakan inovasi pelayanan publik guna mempermudah masyarakat Mimika dalam memperoleh dokumen adminduk.
Layanan ini juga memanjakan masyarakat karena petugas akan secara langsung mengantar hasil pengurusan dokumen kependudukan ke rumah warga dan kantor kelurahan terdekat.
Hebatnya, inovasi ini hadir atas permintaan langsung masyarakat Mimika yang diadukan melalui layanan ORLANDO.
Layanan ini hadir karena keadaan pandemi Covid-19, kesibukan kerja, tidak bisa meningalkan rumah karena keluarga (anak-anak red) serta karena alasan transportasi dan gangguan jaringan pada saat pelayanan di kantor Dukcapil.
Karena pandemi, pelayanan sampai ke rumah dan kantor kelurahan untuk protokol kesehatan menjadi kewajiban melekat para petugas yang bertugas mengantar.
Selain mudah, cepat dan gratis, yang terpenting adalah ini bukan layanan ojek online sehingga pengiriman dokumen kependudukan tidak dipungut biaya atau bebas ongkos pengiriman dan no tipping yang berarti para petugas tidak boleh diberikan tip.
Warga Mimika juga dapat terlayani melalui chat whatssap Si Lincah di nomor 0812 2229 9266.
Sebagai bukti, selama masa pandemi ini ada 181 keping e-KTP, 234 Kartu ldentitas Anak dan 219 Kartu Keluarga yang sudah di cetak dan pada akhir Agustus kemarin telah di antarkan langsung ke beberapa rumah warga dan kelurahan setempat.
Keenam, ADM atau Anjungan Dukcapil Mandiri. Dengan layanan ini, pengurusan dokumen kependudukan akan menjadi lebih cepat dan mudah.
Layanan seperti mesin ATM ini membuat warga Mimika dapat mencetak sendiri secara langsung dokumen kependudukan mereka seperti e-KTP, KK, Akta Kelahiran, Akta Kematian dan Kartu Identitas Anak.
Dukcapil telah mendatangkan mesin ini, rencanya setelah dilaunching nanti, akan ditempatkan di ruang publik agar mudah diakses masyarakat, termasuk mensosialisasikan bagaimana penggunaanya kepada masyarakat.
Kepada BeritaMimika, Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Mimika, Slamet Sutejo menyadari bahwa semua inovasi ini dilakukan untuk semakin mendekatkan pelayanan kepada masyarakat.
Juga merupakan salah satu bentuk perwujutan visi dan misi Bupati Mimika Eltinus Omaleng dan Wakil Bupati Johannes Rettob yang ingin menjadikan Mimika sebagai Smart City.
"Kami akui bahwa semua inovasi yang kami lakukan ini belum sempurna tapi kami akan terus berupaya memaksimalkannya. Kami ingin pelayanan yang diberikan langsung menyentuh masyarakat. Dan yang terpenting warga Mimika menyadari dan mengetahui bahwa ada layanan-layanan ini yang sangat membantu mereka dalam pengurusan dokumen kependudukan," jelasnya. (Ronald)