Sensus Penduduk 2020 Mulai Dilakukan, Warga Jangan Tolak Kehadiran Petugas

Pelepasan petugas sensus dilakukan kepala BPS dan Kadisdukcapil Mimika
MIMIKA,BM
Badan Pusat Statistik (BPS) Mimika mulai melakukan sensus penduduk 2020 yang ditandadi dengan pelepasan 420 petugas sensus di halaman kantor, Selasa (1/9) kemarin.
Pelepasan petugas sensus penduduk ini ditandai dengan penyematan kartu petugas dan rompi oleh Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispencapil) Mimika, Slamet Sutejo dan Kepala BPS Mimika, Trisno L Tamanampo.
Kepala BPS Mimika, Trisno L Tamanampo mengatakan, petugas sensus mulai aktif bertugas pada Selasa 1 September 2020.
Awalnya, jumlah petugas sensus ada 430 orang, namun saat melakukan pemeriksaan rapid tes ada 10 orang petugas yang reaktif sehingga hanya 420 yang turun lapangan.
"Hasil rapid tes ada 10 petugas yang reaktif. Selanjutnya mereka akan swab, kalau cuma virus biasa mungkin kita masih bisa pakai tapi jika tidak maka akan diganti. 420 yang kita turunkan semua negatif," ungkapnya.
Dijelaskan, para petugas sensus ini diketuai oleh masing-masing koordinator sensus kecamatan. Dalam menjalankan tugas, langka awal mereka adalah berhubungan dengan ketua-ketua RT untuk memverifikasi data penduduk dari Dispencapil Mimika di wilayah masing-masing.
"Petugas yang ditempatkan di masing-masing RT harus berbaur supaya ketua RT mengetahui tugas dan keberadaan mereka," ujarnya.
Trisno berharap, koordinator sensus kecamatan sebagai koordinator tim dalam beberapa petugas pencacah juga membangun komunikasi dan koordinasi dengan aparat kelurahan.
"Harapan kami supaya petugas ini benar-benar melaksanakan tugas sesuai dengan apa yang diajarkan dan nanti tidak boleh ada penduduk yang lewat cacah karena patokannya melalui door to door dan mereka di pandu juga dengan peta RT yang kita sudah buat,"ujarnya.
Dijelaskan, peta RT yang sudah dibuat telah disertai penomoran rumah warga. Ini memudahkan para petugas dalam melakukan pendataan.
"Kami sudah bekali mereka tentang semua hal yang berhubungan dengan sensus ini. Kami juga berharap masyarakat bisa menerima petugas sensus dan jangan menolak karena ini untuk pembangunan dan ini sangat penting untuk data kependudukan di Mimika," terangnya. (Shanty)






