Ekonomi dan Pembangunan

Rumah Bernyanyi Kemungkinan Dibuka Usai New Normal Jilid III

Kadis Kesehatan Mimika, Reynold Ubra

MIMIKA, BM

Selama dua minggu ini, Kelompok Kerja (Pokja) yang dibentuk untuk membantu Tim Gugus Tugas Covid-19 akan melakukan pengawasan protokol kesehatan dan lawatan ke sejumlah tempat usaha seperti Rumah Bernyanyi dan Tempat Hiburan Malam.

Mereka akan melihat kesiapan sektor ekonomi-melakukan protokol kesehatan. Hasil kunjungan selama dua minggu ini  akan dilaporkan kepada Tim Gugus Tugas terutama bupati dan wakil bupati.

Jika penerapan protokol kesehatan sesuai dengan SOP maka tempat-tempat usaha ini akan kembali dibuka.

Kepada BeritaMimika, Reynold Ubra mengatakan salah satu tempat usaha yang kemungkinan dibuka usai New Normal Jilid III setelah 16 Agustus nanti adalah Rumah Bernyanyi.

"Kemungkinan besar akan dibuka dan saya pikir layak tapi tetap lagi tergantung keputusan bupati. Penerapan protoko kesehatan di rumah bernyanyi dari masuk sampai ke room sudah dilakukan. Ada juga tempat cuci tangan, jaga jarak dalam room hingga cover mike juga sudah mereka siapkan," ungkapnya.

Hanya saja yang harus diperhatikan secara ketat oleh pemilik rumah bernyanyi adalah pengunjung hingga petugasnya wajib gunakan masker, kecuali saat pengunjung bernyanyi.

"Kami sudah ingatkan hal ini kepada pemilik maupun karyawan. Yang terpenting juga masalah sirkulasi udara dan ventilasinya karena dalam satu ruangan tidak boleh lebih dari 30 menit. Selain itu mungkin waktunya tidak boleh lebih dari satu jam. Masalah sirkulasi udara juga jadi kendala untuk tempat hiburan malam. Semua keadaan ini akan kita laporkan dan akan diputuskan oleh bupati sebagai ketua tim gugus," jelasnya. (Ronald)

Dipastikan Sehat, Hercules Muat 2 Ekor Babi ke Wamena

Petugas karantina saat memeriksa kesiapan akhir

MIMIKA, BM

Dua ekor babi diterbangkan ke Wamena hari ini, Kamis (6/8) dengan menggunakan pesawat hercules setelah melewati pemeriksaan secara klinis (fisik) oleh Stasiun Karantina Pertanian Kelas 1 Timika.

Kasubsie Pelayanan dan Operasional Karantina Pertanian Timika, drh Amirullah kepada media imengungkapkan, diagnosis penyakit pada hewan dilakukan melalui pemeriksaan klinis.

Pemeriksaan dilakukan untuk mencari dan menemukan apakah ada tanda penyakit seperti Hog Cholera atau Classical Swine Fever (CSF). Selain itu, penyakit yang tengah menjadi trending topic saat ini yakni African Swine Fever (ASF).

"Penyakit ini berbahaya,infeksiusnya sangat tinggi dan dapat menyebabkan kematian hingga seratus persen. Tanda klinisnya punya kemiripan tetapi hasil pemeriksaan menunjukan dua ekor babi potong ini sehat jadi dapat diterbangkan menuju Wamena," ungkapnya.

Amirullah mengatakan, merujuk data Statistik Peternakan 2019, populasi babi di Propinsi Papua ada 728.213 ekor. Jumlah ini menempati urutan ke-5 dari 7 propinsi yang merupakan sentra produksi peternakan babi di Indonesia.

Dengan demikian maka peran dan tanggung jawab karantina pertanian sangatlah besar dalam melindungi peternakan babi lokal di wilayah Papua.

Instansi ini diberi kewenangan oleh pemerintah pusat untuk melaksanakan perkarantinaan hewan dan tumbuhan di wilayah Papua, khususnya Kabupaten Mimika.

Sementara Kepala Karantina Pertanian Timika Tasrif menambahkan, diperlukan koordinasi dan kerja sama yang intensif terhadap semua pihak terkait dengan masuk keluarnya hewan di Timika guna mencegah Hama Penyakit Hewan Karantina (HPHK) dan Organisme Pengganggu Tumbuhan Karantina (OPTK).

"Untuk semua pemangku jabatan sipil termasuk TNI Polri hingga masyarakat harus memahami peraturan perkarantinaan yang berlaku, sebagai upaya bersama dalam pencegahan masuk atau keluar hewan agar kelestarian sumber daya alam di Papua ini terjaga hingga dapat dinikmati oleh generasi masa akan datang," tutur Tasrif.

Ia juga mengatakan Undang-Undang Nomor 21 tahun 2019 juga mempersyaratkan bagi setiap orang yang akan membawa atau melalulintaskan hewan, tumbuhan beserta produknya maka wajib melengkapi sertifikat kesehatan, melalui tempat yang telah ditetapkan, kemduain melaporkan dan menyerahkan kepada pejabat karantina untuk keperluan tindakan karantina, pengawasan dan pengendalian. (Shanty)

Pemadaman Lebih Dari 7 Kali, PLN Timika Beri Kompensasi 5 Persen

Penyerahan piagam oleh PLN ke Diana Timika

MIMIKA, BM

Diana Shopping Center merupakan pelanggam pertama di Mimika yang menggunakan layanan Premium Bronze PLN UP3 Timika.

Layanan ini merupakan salah satu program PLN kepada publik agar penggunanya dapat menikmati listrik yang lebih andal dan nyaman.

Peresmian penggunaan layanan ini ditandai dengan penyerahan piagam kepada pihak Diana Shopping Center yang diberikan secara langsung oleh Manager PLN UP3 Timika, Martinus I Pasensi, Rabu (5/8) kemarin.

Manager PLN UP3 Timika, Martinus I Pasensi mengatakan, PLN mempunyai beberapa program salah satunya adalah program layanan prima.

Melalui program ini, PLN ingin meningkatkan pelayanan bagi para pelanggan khususnya untuk program pelayanan premium.

PT Timika Makmur Jaya Sentosa atau Diana Shopping Center merupakan pelanggan pertama sekaligus menjadi pilot project dalam mengambil program khusus premium bronze.

Keunggulan dari program premium bronze ini adalah pelanggan akan mendapatkan kompensasi 5 persen dari minimun jam nyala apabila terjadi pemadaman lebih dari 7 kali dalam sebulan.

"Dari sisi pelayanan atau pelayanan prima kami di sini khusus untuk pelanggan Diana Shopping Center ini, kami memberikan layanan dengan beberapa ketentuan didalamnya. Paling banyak mengalami padam itu sebanyak 7 kali. Apabila mengalami lebih dari 7 kali maka kami PLN akan memberikan kompensasi,"jelas Martinus.

Dijelaskan, ketika Diana Shopping Center mengalami pemadaman lebih dari ketentuan yang sudah disepakati dalam MoU maka PLN wajib mengembalikan kompensasi sebesar 5 persen.

Martinus mengatakan, memang ada beberapa program premium tetapi salah satu yang diambil oleh pelanggan Diana Shopping Center adalah premium bronze.

Mengapa mereka mengadakan pelayanan ini karena tantangan bagi PLN UP3 Timika bukan hanya untuk meningkatkan pelayanan tetapi juga memberikan kesempatan bagi pelanggan untuk meningkatkan kualitas pelayanan maupun peningkatan untuk pendapatan.

Jadi lanjutnya, di gardu Diana Shoping Center telah ditambahkan lagi suatu jaringan yang langsung diambil dari sekitar minimal 2 penyulang khusus untuk melayani Diana Shopping Center.

"Karena ini baru dan baru kita sepakati melalui MoU pertama pelanggan kami jadi ini yang pastinya akan memacu kami untuk meningkatkan pelayanan di sini. Untuk mengetahui apakah pemadaman terjadi lebih dari 7 kali, PLN sudah punya alat monitor sendiri sehingga bisa dikonfirmasi di akhir bulan,"ujarnya.

Diakui bahwa, pihaknya kini sedang melakukan pendekatan dengan calon pelanggan lain terutama perhotelan untuk menjadi pelanggan premium.

"Pelanggan Diana Shopping Center ini karena dia pelanggan premium maka ada layanan khusus dan dia dibedakan dari layanan yang biasanya. Artinya ada keistimewaan tersendiri untuk mereka,"ungkapnya.

Sementara, Direktur Utama PT Timika Makmur Jaya Sentosa atau Diana Shopping Center, Steven Tan mengucapkan terima kasih kepada PLN UP3 Timika yang telah menyediakan program layanan khusus premium bronze.

"Itu adalah salah satu layanan yang kami tunggu-tunggu selama ini. Dengan adanya program layanan khusus premium bronze ini tentunya merupakan sebuah ketenangan bagi kami untuk menjalankan usaha karena dari pihak PLN sendiri akan memaksimalkan supaya listrik yang di suplay ke Diana Shopping Center ini semaksimal mungkin tidak akan padam,"kata Steven.

Kalau pun padam, kata Steven, maksimal cuma 7 kali saja, di luar dari pada itu kalau ada pemadaman lebih dari 7 kali maka akan ada kompensasi yang diberikan.

"Secara tidak langsung kami punya penjualan yang tentunya akan meningkat, itulah yang kami harapkan. Di sisi lain tentunya kami punya peralatan elektronik lainnya dan itu harus lebih menjamin,"tuturnya.

Steven Tan juga menghimbau kepada pelanggan potensial yang membutuhkan daya listrik yang mungkin lebih maksimal maka dapat langsung mendaftar untuk menikmati program layanan khusus ini. (Shanty)

BERITA EKONOMI & PEMBANGUNAN

Jamin Keandalan Listrik Nataru, PLN UP3 Timika Siagakan Personel 24

Ekonomi dan Pembangunan 2025-12-23 12:06:31

Jelang Nataru Disnakkeswan Sidak Pedagang Daging di Pasar Sentral

Ekonomi dan Pembangunan 2025-12-19 13:15:56

Dukung Swasembada Pangan, Polres Mimika Panen 2 Ton Jagung

Ekonomi dan Pembangunan 2025-12-19 05:09:09

80 Peserta UMKM Diberi Pelatihan Sistem E-Katalog

Ekonomi dan Pembangunan 2025-12-12 04:04:51

BPS Mimika Catat Inflasi Mimika 1,77 Persen Pada November 2025

Ekonomi dan Pembangunan 2025-12-02 13:03:39

Top