Delapan Fraksi Setujui RAPBD 2026, Pembahasan Resmi Melangkah Ke Tahap Berikutnya
Ketua DPRK Mimika, Primus Natikapereyau menyerahkan Berita Acara kepada Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong.
MIMIKA, BM
Pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Kabupaten Mimika,Tahun Anggaran 2026 resmi melangkah ke tahap berikutnya setelah delapan fraksi DPRK Mimika menyatakan persetujuan dalam Rapat Paripurna yang digelar di Ruang Paripurna DPRK Mimika, Kamis (27/11/2025).
RAPBD senilai Rp 5.644.590.782.243 tersebut disetujui dalam Rapat Paripurna IV Masa Sidang III DPRK Mimika tentang Pendapat Akhir Fraksi dan Penutupan Pembahasan RAPBD 2026.
Paripurna ditutup dengan penandatanganan dan penyerahan Berita Acara oleh Ketua DPRK Mimika, Primus Natikapereyau, kepada Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong.
Meski disepakati, 8 fraksi memberikan catatan rekomendasi untuk ditindaklanjuti.
Ketua DPRK Mimika, Primus Natikapereyau, menyatakan bahwa masukan serta kritik yang disampaikan fraksi-fraksi akan menjadi perhatian dan ditindaklanjuti sesuai kebutuhan.
Persetujuan RAPBD ini merupakan puncak dari proses legislasi dan penganggaran yang berjalan secara intensif, terbuka, dan konstruktif.
“Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada TAPD dan seluruh OPD yang telah bekerja siang dan malam untuk menyiapkan serta menindaklanjuti masukan dewan,” kata Primus.
Primus juga mengapresiasi Tim Banggar dan seluruh fraksi yang telah menjalankan fungsi budgeting dan pengawasan secara optimal.
Sementara itu, Wakil Bupati Mimika Emanuel Kemong menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus bersinergi dengan DPRK dalam mengawal pembangunan dan penyelenggaraan pemerintahan pada tahun 2026.
"Selanjutnya kita bawa ke Pemprov Papua Tengah untuk dievaluasi dan disahkan, sehingga seluruh program dapat dimulai pada Januari 2026 dan penyerapan anggaran bisa maksimal,” tutur Wabup Kemong.
Wabup Kemong meminta agar semua pihak tetap bersinergi membangun Mimika. Hari ini disahkan, maka besar harapannya seluruh pembangunan dapat mulai fokus berjalan pada Januari 2026. (Shanty Sang)




Nampak personel gabungan saat berada di dermaga YPMAK hendak berangkat ke Kapiraya.