Budaya

Hari Pentakosta: Uskup Ambonia Beri Sakramen Krisma dan Pesan Kemanusiaan

Uskup Ambonia Mgr. Seno Ngutra

MIMIKA, BM

Dalam momen perayaan Hari Pentakosta atau hari turunnya Roh Kudus ke atas para rasul, Uskup Ambonia, Mgr. Seno Ngutra, memberikan sakramen krisma kepada 200 lebih krismawan dan krismawati di Gereja Katedral Tiga Raja, Timika, Papua Tengah, Minggu (28/5/2023).

Uskup Mrg. Seno dalam khotbahnya menuturkan, hari ini dalam gereja, seluruh umat Katolik di dunia merayakan hari raya Pentakosta yang dihitung 50 hari setelah kebangkitan Yesus dan 10 hari setelah kenaikan Yesus ke surga.

"Hari ini juga secara Gereja universal, kita merayakan hari lahirnya Gereja Kristus di dunia," tuturnya.

Mgr. Seno menegaskan bahwa Yesus mendirikan Gereja Katolik sebagai Gereja yang sangat terbuka bagi siapa saja tanpa membeda-bedakan.

"Gereja Katolik tidak sama dengan yang lain. Tidak ada gereja Kei di Timika, tidak ada gereja Minahasa di Timika, tidak ada Gereja Toraja di Timika, tidak ada, yang ada adalah Gereja Katolik," jelas Uskup Seno.

"Dan lihatlah semua bisa masuk dalam gereja ini, ada yang putih, ada yang hitam, ada yang rambut lurus, keriting, dan lain sebagainya. Ada yang pejabat, ada yang rakyat biasa. Semuanya menjadi satu dan sama," imbuhnya.

Kata dia, terbuka dengan siapa saja dan setara dengan sesama adalah hal yang harus dirayakan oleh umat Katolik ketika merayakan Hari Pentakosta di mana Roh Kudus membuka mata dan hati setiap orang untuk merasakan bahwa Tuhan ada untuk semua orang.

Uskup Seno Saat Memberikan Sakramen Krisma

Dengan merayakan Hari Raya Pentakosta, jelas Uskup Seno, umat Katolik disadarkan bahwa para murid sebelumnya penakut, tetapi ketika Roh Kudus turun, Dia membuat Petrus yang kerap menyangkal dan kerap takut, dapat berdiri di alun-alun Kota Yerusalem untuk berkhotbah kepada semua orang.

Menurutnya, Roh yang sama itu pun turut menggerakkan Stefanus untuk dapat bersaksi sebagai Martir pertama di dalam Gereja Katolik.

"Maka hari ini, 200 lebih krismawan-krismawati anda mendapatkan kepenuhan Roh Kudus itu, Roh yang membuat anda akan tampil sebagai Laskar Kristus dan menjadi pembawa damai di manapun Anda berada," kata Mgr. Seno.

"Kadang kita melihat miris. Saya kemarin ke pulau buru itu saya menyaksikan sebuah pulau yang kaya raya ada emas, ada lumbung beras, ada sayur sayuran banyak sekali. Tetapi mereka tetap miskin. Hal yang sama kita temukan di Papua," ungkapnya.

Mgr. Seno melihat bahwa setiap orang tentunya memiliki kelemahan. Begitu juga dengan masyarakat suku asli yang ada di Papua.

"Mereka mungkin mempunyai kekurangan tetapi berdosalah anda bila menggunakan kekurangan itu untuk menginjak-injak mereka. Itu bukan karya roh kudus tetapi karya setan. Karena itu, ketika kita datang di tanah yang kaya dan subur ini, kita membawa dalam hati dan pikiran kita adalah roh kudus, roh yang memberikan penghiburan, memberikan kekuatan untuk membantu orang-orang Papua menjadi semakin manusiawi," pungkasnya. (Endy Langobelen)

Seleksi Tilawatil Quran ke 11 di Mimika Akan Dibuka

Ketua panitia STQ ke 11, Syarif Lacoro (Kanan) dan Sekretaris panitia Ustad Abdul Syakir (Kiri)

MIMIKA, BM

Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Mimika kembali menggelar ajang Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) ke-11 Tahun 2023. 

Pembukaan seleksi tilawatil Qur'an ini sendiri rencananya dilaksanakan mulai tanggal 19 Mei 2023 hingga 21 Mei 2023 dengan dua macam lomba yakni lomba tilawah tingkat dewasa dan tahfiz Qur'an untuk anak-anak golongan 1 juz, 5 juz 10 juz, 20 juz dan 30 juz.

Kedua lomba tersebut sesuai panduan LPTQ pusat hingga ke daerah.

Ketua panitia STQ ke 11, Syarif Lacoro saat ditemui, Selasa (16/5/2023) mengatakan, bahwa memang dua lomba yang akan dilombakan ini merupakan lomba yang sangat difavoritkan.

"Kami panitia pelaksana siap menggelar ajang seleksi bagi qori dan qoriah (peserta lomba) tingkat kabupaten ini dengan lebih maksimal tahun ini. Selanjutnya bagi qori dan qoriah yang menang di tingkat kabupaten akan bertanding di level kedua yakni di tingkat Provinsi Papua,"kata Syarif.

Syarif mengatakan, apabila dalam event ini peserta dapat meraih hasil maksimal maka kafilah dari Kabupaten Mimika akan mengikuti lomba tilawatil Qur'an tingkat nasional.

Hal ini menjadi target LPTQ Kabupaten Mimika, oleh sebab itu diharapkan agar masyarakat Mimika terutama umat muslim dapat memberikan dukungan penuh kepada para peserta.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada pemerintah daerah Kabupaten Mimika yang sudah memberikan dukungan kepada panitia untuk pelaksanaan event tersebut.

Untuk diketahui, lokasi pelaksanaan STQ ini rencananya dilaksanakan di dua tempat yakni panggung utama pembukaan STQ di aula Masjid Agung Babussalam untuk lomba tilawah dewasa dan di aula Masjid At-Taqwa untuk lomba tahfidz.

Ia mengaku, setiap tahunnya kegiatan dua tahunan ini telah menghasilkan banyak kafilah terbaik serta berprestasi, yang mewakili Kabupaten Mimika hingga di tingkat nasional.

Pada MTQ ke-29, pihaknya mengirim kafilah dari Mimika dan mendapatkan juara 1 ada 6 cabang lomba dan tingkat nasional mendapatkan juara harapkan 3 hifzil Qur'an golongan 1 juz.

"Ini sangat luar biasa untuk prestasi kami. Untuk itulah kami berharap seluruh peserta dari lembaga sekolah, yayasan maupun Tempat Pendidikan Qur’an (TPQ) bisa mendaftar pada panitia guna mengikuti STQ ke 11 ini," Ungkapnya. (Shanty Sang) 

 

Pemuda-Pemudi M1R Gelar Syukuran HUT Patimura ke 206 Tahun

Suasana berlangsungnya kegiatan

MIMIKA, BM

Pemuda-Pemudi Maluku Satu Rasa Salam Sarane ( M1R) Kabupaten Mimika mengelar Hari Ulang Tahun (HUT) Kapitan Patimura yang jatuh pada 15 Mei 2023, di Sekretariat M1R Jalan Pendidikan Jalur V.

Kegiatan tersebut mengusung Tema "Katong Satu, katong Kuat" dan Sub Tema "Mari Basudara Salam Sarane Yang Ada Di Timika Kita Harus Memperjuangkan Rasa Keadilan Diantara Kita Tanpa Membedakan Ras Suku Dan Agama".

Ketua Ikatan Keluarga Besar Maluku ( IKEMAL) Piet Rafra dalam sambutannya mengatakan, kegiatan HUT Patimura merupakan prosesi yang wajib dirayakan orang Maluku pada 15 Mei guna memperingati HUT Thomas Matulesi atau yang dikenal dengan Kapitan Patimura yang merupakan pahlawan nasional asal Maluku.

Tidak hanya di Mimika saja, tetapi seluruh masyarakat Maluku di seluruh Indonesia turut merayakan HUT Patimura tahun ini.

"Kapitan Patimura merupakan pejuang terbaik Maluku. Kita miliki pahlawan nasional yang luar biasa sehingga setiap warga Maluku wajib melaksanakan HUT Patimura,”kata Piet.

Ia juga mengatakan bahwa IKEMAL memberikan suport bagi semua organisasi pemuda Maluku salah satunya M1R yang telah melaksanakan peringatan HUT Patimura tahun ini.

“Saya mendapat satu kehormatan hari ini bisa untuk memberikan sambutan, terima kasih bagi M1R, Salam Sarane,"ujarnya.

Katanya, warga Maluku patut mengucap syukur kepada Tuhan yang maha esa, karena penyertaannya HUT ini bisa terlaksana dan berjalan khusyuk.

Ia juga memberikan apresiasi yang besar bagi pemuda-pemudi M1R yang sangat menjunjung tinggi adat istiadat Maluku.

Sementara itu Ketua M1R Stevi Mairuhu dalam sambutannya mengatakan, prosesi adat yang digelar sebelum puncak pelaksanaan HUT adalah pengambilan obor Parimura di Keluarga Matulesi keturunan ke 7 dari Kapitan Patimura.

“Obor diambil dari rumah Matulesi di Jalan Elang. Setelah itu dilakukan arak-arakan, melintasi Jalan Ki Hajar Dewantara menuju Yosudarso, selanjutnya ke Sekretariat M1R di Jalan Pendidikan. Kami harap kedepan HUT Patimura dapat digelar tepat 15 Mei,”ungkapnya.

Perlu diketahui, selain perayaan HUT Patimura yang sudah digelar hari ini, perayaan akbar juga akan dilakukan oleh IKEMAL yang rencananya akan dilakukan pada 27 Mei nanti. (Shanty Sang) 

 

Top