Ekonomi dan Pembangunan

207 KK di Kampung Nawaripi Terima Bantuan Pangan Beras

Nampak masyarakat saat menerima bantuan pangan beras.

MIMIKA, BM

Pemerintah Kampung Nawaripi, Distrik Wania telah menyalurkan bantuan pangan beras kepada 207 keluarga penerima manfaat.

Penyaluran bantuan pangan beras oleh pemerintah Kampung Nawaripi ini sudah berjalan selama tiga hari sejak Selasa (29/7/2025) hingga Kamis (31/07/2025).

Bantuan ini sangat membantu dalam mencukupi kebutuhan pokok beras selama dua bulan sekaligus. Dan ini merupakan program dari Badan Pangan Nasional.

"Di Kampung Nawaripi penyalurannya sudah mencapai 90 persen. Jadi disemua Kampung di Distrik Nawaripi semua dapat, dan untuk Kampung Nawaripi sendiri itu 207 KK yang menerima. Jadi setiap KK itu dapat dua karung beras," kata Kepala Kampung Nawaripi melalui Yohanes selaku Kepala Dusun Nawaripi Indah.

Disampaikannya bahwa dalam penyaluran beras di Kampung Nawaripi sendiri itu pertama diutamakan kepada masyarakat Papua.

"Kita utamakan untuk masyarakat asli Papua khususnya masyarakat Kamoro, karena ini kampung Kamoro. Dan sisanya itu untuk masyarakat nusantara. Jadi, total beras yang disalurkan kepada masyarakat di kampung ini ada 414 karung," ujarnya. (Ignasius Istanto)

Produksi Telur di Mimika Capai 15 Ton Perhari

Kepala Disnak dan Keswan Mimika, drh. Sabelina Fitriani

MIMIKA, BM

Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnak dan Keswan) Kabupaten Mimika menyebutkan Mimika dapat menghasilkan 15 ton telur ayam per hari dan menjadi penyangga bagi kabupaten sekitar.

Kepala Disnak dan Keswan Mimika, drh. Sabelina Fitriani menuturkan kebutuhan telur konsumsi dalam sehari untuk Mimika sebanyak 12 sampai 13 ton. Sisanya, kemudian dikirim ke Kabupaten tetangga.

"Jadi dalam sehari peternak kita dapat menghasilkan 15 ton, khusus telur untuk dikonsumsi dalam Kabupaten Mimika sebanyak 12 atau 13 ton. Sisanya 2 sampai 3 ton itu di kirim ke Kabupaten lain seperti Asmat, Asgon, Wamena, Yahukimo,” katanya.

Sabelina menerangkan hingga saat ini terdapat kurang lebih 130 peternak binaan Disnak dan keswan. Dimana 22 orang diantaranya adalah Orang Asli Papua (OAP).

Lanjutnya, saat ini produksi telur ayam masih berada di puncaknya, sehingga yang biasa di 14 ton sekarang mencapai 15 ton perhari.

“Ini kan lagi di puncak produksi mulai dari bulan Mei hingga Juli, kalau mau dibilang over produksi memang," imbuhnya.

Sementara, untuk harga jual tertinggi di pasaran saat ini berdasarkan hasil pantauan petugas yang turun sebesar Rp75 ribu.

“Untuk harga Rp80 ribu dari beberapa kali pantauan petugas Dinas yang turun sudah tidak ada. Sekarang Rp75 ribu, karena mungkin telur sudah mulai banyak,” ungkapnya. (Shanty Sang)

Diskop Beri Sosialisasi ke Ratusan Pengurus Koperasi Merah Putih

Foto bersama usai kegiatan

MIMIKA, BM

Dinas Koperasi dan UMKM (Diskop) memberikan sosialisasi kepada ratusan orang yang tergabung menjadi pengurus 152 Koperasi Merah Putih.

Kegiatan yang berlangsung di Hotel Cenderawasih 66, Jumat (18/7/2025) dibuka oleh Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setda Mimika Inosensius Yoga Pribadi.

Sosialisasi ini sebagai persiapan sebelum peresmian Koperasi Merah Putih oleh Bupati dan Wakil Bupati Mimika pada Sabtu 19 Juli 2025 di Lapangan Kantor Distrik Wania, Mimika.

Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setda Mimika Inosensius Yoga Pribadi sekaligus sebagai Ketua Harian Pembentukan Koperasi Merah Putih Kabupaten Mimika,  mengatakan pembangunan ekonomi kerakyatan menjadi salah satu prioritas pemerintah baik pusat maupun daerah.

Pemerintah Kabupaten Mimika mendukung penuh pengembangan koperasi ini sebagai motor penggerak ekonomi kampung, sekaligus sarana untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Salah satu instrumen penting dalam penguatan ekonomi masyarakat adalah koperasi.

Untuk itu, pembentukan Koperasi Kampung Merah Putih adalah langkah strategis yang tidak hanya mencerminkan semangat kemandirian, tetapi juga menjadi wadah kolaborasi antara pemerintah kampung, masyarakat, dan dunia usaha.

“Saya harap kegiatan sosialisasi dan koordinasi ini menghasilkan pemahaman bersama, rencana kerja yang realistis, dan komitmen yang kuat dari seluruh pemangku kepentingan. Mari kita kawal agar Koperasi Merah Putih ini tidak hanya berdiri di atas kertas, tetap hidup dan berkembang di tengah-tengah masyarakat Mimika,” kata Yoga.

Lanjut Yoga pentingnya peran aktif pemerintah kampung dalam mendukung koperasi ini sebagai ujung tombak dalam memastikan koperasi berjalan sesuai dengan prinsip gotong royong, transparansi, dan akuntabilitas.

“Keterlibatan aktif masyarakat,  pendampingan oleh pengurus koperasi, serta sinergi antar lembaga akan menjadi kunci keberhasilan koperasi ini ke depan,” ucapnya.

Ia menuturkan hal ini sesuai dengan arahan Pemerintah Pusat, mendukung perkembangan dan kemajuan koperasi dan kolaborasi nyata dengan BUMN dan BUMD.

Di kabupaten Mimika, berbagai BUMN seperti BRI, Bank Mandiri, BCA, BNI atau Bank Himbara dan BUMD seperti Bank Papua dan lainnya, yang bergerak di sektor keuangan maupun sektor lain merupakan potensi besar yang dapat menjadi mitra strategis koperasi.

Kolaborasi ini dapat mendorong koperasi untuk lebih mandiri dan kompetitif melalui perluasan akses pasar, fasilitas pembiayaan, serta transfer pengetahuan dan teknologi.

“Untuk itu kami mengundang dan mendorong BUMN dan Daud Minica untuk aktif terlibat mendukung Koperasi Merah Putih ini sebagai bagian kolaborasi konkrit dalam membangun ekonomi kerakyatan,” ungkapnya. (Shanty Sang)

BERITA EKONOMI & PEMBANGUNAN

Jamin Keandalan Listrik Nataru, PLN UP3 Timika Siagakan Personel 24

Ekonomi dan Pembangunan 2025-12-23 12:06:31

Jelang Nataru Disnakkeswan Sidak Pedagang Daging di Pasar Sentral

Ekonomi dan Pembangunan 2025-12-19 13:15:56

Dukung Swasembada Pangan, Polres Mimika Panen 2 Ton Jagung

Ekonomi dan Pembangunan 2025-12-19 05:09:09

80 Peserta UMKM Diberi Pelatihan Sistem E-Katalog

Ekonomi dan Pembangunan 2025-12-12 04:04:51

BPS Mimika Catat Inflasi Mimika 1,77 Persen Pada November 2025

Ekonomi dan Pembangunan 2025-12-02 13:03:39

Top