Ekonomi dan Pembangunan

Dalam Waktu Dekat, Dilakukan Shadow Operation Bandara Mozes Kilangin Sisi Selatan


Wakil Bupati Mimika, Johannes Rettob

MIMIKA, BM

Dalam bulan ini, Pemda Mimika berencana melakukan Shadow Operation atau Uji Coba Pengeoperasian (parsial) terhadap Terminal Bandara Mozes Kilangin sisi selatan.

Wakil Bupati Mimika, Johannes Rettob saat diwawancarai di Hotel Grand Tembaga, Senin (14/6) mengatakan persiapan pengoperasian parsial atau terbatas sudah mulai dilakukan.

"Sudah sangat siap untuk dioperasikan dua atau tiga hari ke depan. Saya harap dalam bulan ini. Semua sudah bagus dan rapi. Bahkan cek in konternya pun sudah ada," ungkapnya.

Meski sudah akan dioperasikan secara terbatas, namun untuk pengoperasian secara keseluruhan baru akan dilakukan di Februari 2022.

"Nantinya akan terus dilakukan shadow operation. Jadi sebelum pelaksanaan PON dan Perpasrawi kita sudah bisa gunakan terminal tersebut," jelasnya.

Dalam pengoperasian parsial ini baru akan melayani maskapai Batik Air dan perintis. Untuk maskapai Garuda dan Sriwijaya akan menyusul atau secara pasti sebelum PON dan Pesparawi.

"Nanti kita lihat, yang pertama pasti penerbangan perintis dan juga untuk Batik Air dulu. Kita harapkan nanti bisa digunakan baik untuk keberangkatan maupun kedatangan," terangnya. (Shanty)

Pengajuan SKCK di Polsek Miru Didominasi Pencaker

Ipda I Putu Dhyana

MIMIKA, BM

Kapolsek Mimika Baru, AKP Dionisius Vox Dei Paron Helan melalui Kanit Intelkam Polsek Miru, Ipda I Putu Dhyana, mengatakan pengajuan SKCK di Polsek Mimika Baru rata-rata didominasi pencari kerja (pencaker) di perusahaan swasta.

"Untuk pengajuan dalam sehari itu yang datang tidak menentu. Kadang ramai, kadang sepi. Pernah sehari itu bisa mencapai 70 orang yang datang ajukan SKCK,"katanya saat ditemui diruang kerjanya,Rabu (9/6).

Sementara pengajuan SKCK untuk pendaftaran TNI-Polri maupun CPNS dilakukan di Polres Mimika.

"Kita disini hanya menerima pengurusan SKCK bagi yang mau masukan lamaran di perusahaan Swasta, termasuk perpanjangan SKCK,"ujar I Putu.

Ipda I Putu juga mengakui, mereka masih kekurangan personil dalam pelayanan SKCK namun hal tersebut tidak membuat mereka patah semangat dalam bekerja melayani masyarakat.

"Selama inikan personil khususnya di Intelkam Polsek yang melayani pengajuan SKCK hanya ada tiga orang sehingga harapan kami akan ada penambahan personel,"ungkapnya.

Untuk waktu dalam melayani pengajuan SKCK, kata I Putu itu dibuka mulai Senin sampai Sabtu.

"Senin sampai Jumat itu dari jam delapan pagi hingga jam satu siang dan hari Sabtu dari jam delapan pagi sampai jam 12 siang. Disini juga kita tempelkan persyaratan bagi yang belum tahu,"katanya. (Ignas)

Delapan Petani SP4 Sudah Nikmati Listrik untuk Kegiatan Produktif



Tyo, salah satu petani di SP4 yang sudah gunakan listrik untuk kebutuhan produktif

MIMIKA, BM

Sektor pertanian berperan penting tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat, tetapi sekaligus berkontribusi terhadap pemulihan ekonomi nasional di tengah pandemi Covid-19.

Guna meningkatkan produktivitas, optimalisasi pemanfaatan listrik harus terus didorong bagi efisiensi usaha tani dan pangan.

"Hari ini para Petani di SP4 Sopoyono Timika sudah dapat menikmati fasilitas kelistrikan dari PLN Timika," tutur Manager Unit Pelayanan Pelanggan Timika Kota Wahyu Prihatnala melalui rilisnya yang diterima Berita Mimika.

Petani yang sebelumnya menggunakan listrik hanya untuk kegiatan yang sifatnya konsumtif seperti penerangan lampu, menonton televisi dan menyetrika, kini listrik sudah digunakan untuk kegiatan yang produktif.

Adapun produktif yang dimaksud, yakni seperti mengoperasikan pompa air pada lahan pertanian, penerangan pada saat pembuahan buah naga yang dilaksanakan pada malam hari serta berbagai kegiatan yang mendukung produktifitas sektor pertanian.

"Besar Harapan kami, para petani yang hari ini sudah merasakan manfaat listrik untuk meningkatkan produksi pertaniannya, untuk dapat mengajak para petani yang lain sehingga mereka juga akan termotivasi menjadi pelanggan PLN sehingga dapat memperoleh maanfaat listrik guna meningkatkan produktivitas hasil pertanian mereka," ujarnya.

Diketahui, para petani SP 4 sebelumnya masih menggunakan mesin alkon untuk pengarian di lahannya. Namun dengan hadirnya PLN di  tengah lahan pertanian, masyarakat tidak perlu lagi membeli BBM untuk mengoperasikan alkon.

Katanya, sekarang petani hanya menggunakan pompa air untuk proses pengairan. Para petani yang dulu hanya menggunakan listrik untuk menyalakan lampu dan menonton TV kini sudah merasakan manfaat lebih dengan adanya listrik untuk meningkatkan produksi pertaniannya.

"Harapan kami petani yang sudah menjadi pelanggan PLN dapat mengajak petani lain untuk menjadi pelanggan PLN dan menikmati semua fasilitas dari PLN untuk meningkatkan produksi hasil pertanian di SP4,"ungkapnya.

Sementara Budi salah satu petani di SP mengaku, manfaat listrik di ladang sangatlah membantu. Ia mencotohkan, ketika musim kemarau bisa mengurangi hama dengan adanya penerangan di malam hari.

"Bisa buat chas tanki listrik sama memenuhi kebutuhan sehari-hari," kata Budi.

Sedangkan Tyo, petani lainnya juga mengaku sangat terbantu dengan adanya listrik karena jika ada penerangan maka hewan di malam hari seperti kelelawar tidak akan memakan tanaman.

"Kalau saya panen buah-buahan tidak rusak karena di makan kelelawar lagi karena sudah terang lahan pertanian saya,"ungkap Tyo. (Shanty)

BERITA EKONOMI & PEMBANGUNAN

Jamin Keandalan Listrik Nataru, PLN UP3 Timika Siagakan Personel 24

Ekonomi dan Pembangunan 2025-12-23 12:06:31

Jelang Nataru Disnakkeswan Sidak Pedagang Daging di Pasar Sentral

Ekonomi dan Pembangunan 2025-12-19 13:15:56

Dukung Swasembada Pangan, Polres Mimika Panen 2 Ton Jagung

Ekonomi dan Pembangunan 2025-12-19 05:09:09

80 Peserta UMKM Diberi Pelatihan Sistem E-Katalog

Ekonomi dan Pembangunan 2025-12-12 04:04:51

BPS Mimika Catat Inflasi Mimika 1,77 Persen Pada November 2025

Ekonomi dan Pembangunan 2025-12-02 13:03:39

Top