Hukum & Kriminal

Pengabdian 26 Tahun Bertugas Di Polres Mimika, Ikabamas Lakukan Kegiatan Sosial

Kapolres Mimika saat memberikan pesan dan apresiasi kepada anggota Ikabhamas 1995/1996

MIMIKA, BM

Memasuki usia ke 26 tahun selama mengabdi di Polres Mimika, Ikatan Bhayangkara Emas (Ikabhamas) angkatan 1995/1996 melakukan kegiatan sosial berupa vaksin ceria dan doorprise, yang berlangsung di halaman Kantor Sentra Pelayanan Polres Mimika Sabtu (8/1).

Kegiatan ini mengusung tema 'Vaksin Ceria 26 tahun pengabdian terbaik Ikabhamas 95/96, Setia Karena Ditempa Tetap Berkilau Dimanapun Bumi Dipijak' disambut baik Kapolres Mimika, AKBP I Gusti Gde Era Adhinata, dengan memberikan apresiasi kepada Ikabhamas 95/96.

"Saya ucapkan terimakasih buat Ikabhamas atas pengabdiannya yang ke 26 tahun dengan melaksanakan kegiatan sosial buat masyarakat di Mimika," ucapnya.

Kata orang nomor satu di Polres Mimika, kegiatan sosial berupa vaksin ini merupakan program pemerintah Indonesia yang dinilai sudah berhasil dibandingkan dengan negara-negara lain.

"Perlu diketahui semua bahwa pemerintah Indonesia saat ini sudah berhasil dan membuat penurunan sangat drastis. Ini tidak terlepas dari program pemerintah percepat vaksinasi,"kata Era.

Walaupun di wilayah Papua khususnya Timika, kata Era sudah tidak ada yang terkena covid namun harus terus diwaspadai. Pasalnya satu virus masuk akan muda menyebar.

"Kita pernah rasakan bagaimana di rumah sakit, pernah kehabisan tempat tidur, kehabisan oksigen dan banyak yang meninggal. Saya bersama anggota tidak pernah lelah menjaga masyarakat timika tetap sehat. Covid saat ini masih ada dan sangat membuat kita masyarakat susah, negara-negara lain sedang berjibaku melawan covid sama dengan kita," katanya.

Tak lupa, Kapolres Era mengucapkan terimakasih banyak kepada masyarakat yang sudah mulai sadar dan mengerti untuk divaksin.

"Sekarang jutaan orang di Indonesia sudah mulai vaksin dan dalam keadaan sehat," ucap Era.

Sementara itu salah satu peserta vaksin yang mendapatkan doorprise utama dari Ikabhamas berupa sepeda motor matic Beat tak bisa berkata apa-apa. Ia tidak menyangka akan mendapatkan rezeki tersebut.

"Saya tidak bisa berkata lebih hanya mau ucapkan terimakasih banyak buat seluruh anggota Polres," kata Egipius Helyanan yang adalah seorang buruh bangunan. (Ignas

 

Hilang Dua Hari, Jasad Melky Berhasil Ditemukan

Jasad Melky saat dievakuasi oleh tim SAR gabungan

MIMIKA, BM

Sejak dinyatakan hilang dua hari sejak Rabu (5/) kemarin, akhirnya jasad Melky berhasil ditemukan tim SAR pada Jumat (7/1) sekitar pukul 08.25 Wit di pesisir pantai sekitar radius 5 nml dari lokasi kejadian.

Korban saat ditemukan sebagian tubuhnya tertutup oleh lumpur dan pasir. Tim SAR pun akhirnya langsung mengevakuasi dan menyerahkan kepada keluarga di rumah duka.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Timika, George R.M Randang, mengatakan dengan selesainya prosesi penyerahan korban maka operasi SAR terhadap orang tenggelam di sungai Suru-Suru Asmat ditutup.

Untuk diketahui, almarhum Melky tenggelam dan terseret arus sungai Rabu (5/1) ketika mencari posisi aman saat memancing bersama temannya bernama Jimi. Namun,Jimi selamat dalam insiden tersebut.

Selanjutnya, setelah mengetahui Malky tenggelam dan terseret arus sungai, Jimi pun langsung melaporkan ke Kantor SAR di Asmat, yang selanjutnya Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Timika pada Kamis (6/1) mengerahkan tim SAR gabungan untuk melakukan pencarian. (Ignas)

Pintu Rumah Terbuka Dikira Pemilik Sudah Pulang, Ternyata Rumah Dibobol Maling



Anggota Polsek Mimika Baru saat melakukan olah TKP pembobolan rumah di Jalan Baru tembus KPPN

MIMIKA, BM

Kasus pencurian pembobolan rumah kembali terjadi. Kali ini dialami oleh pasangan suami istri bernama Olef dan Fajirini di Jalan Baru tembus KPPN.

Kasus pembobolan rumah ini diperkirakan dilakukan oleh pelaku pada Jumat (7/1) dini hari.

"Saya tadi lihat pintu rumah depan ini sudah dalam keadaan terbuka, dan saya juga sempat panggil-panggil tapi tidak ada yang menyahut. Karena rasa aneh dan tidak berani masuk, saya langsung menutup pintu dengan ikat kawat," ungkap salah satu saksi yang adalah tetangga pemilik rumah tersebut.

"Ini pasti dilakukan saat subuh karena pada malam harinya (Kamis-red) sekitar pukul 00.00 Wit itu pintu depan masih dalam keadaan tertutup dengan gembok," sambungnya.

Sementara itu Fajirini istri dari Olef yang pertama kali datang dan melaporkan di Kantor Polsek Mimika Baru, mengakui sangat kaget dan tidak menyangka akan terjadi hal tersebut.

"Kita barusan pulang dari Biak, dan sampai depan rumah saat mau buka pintu rumah, gembok sudah tidak ada dan pintu sudah dalam keadaan terbuka," tuturnya.

Menurutnya pintu tersebut sebenarnya tidak bisa terbuka karena selain digembok dan dikunci dari luar, juga dikunci dibagian dalam menggunakan slot.

"Yang hilang hanya TV merk Samsung dan box wifi, sementara motor, barang-barang kios itu aman saja," kata Fajirini.

Ditambahkan Olef bahwa pasca kejadian ini dirinya sudah memiliki firasat atau perasaan tidak tenang.

"Sebenarnya kami itu harus pulang ke Timika tanggal 9 Januari, tapi perasaan saya tidak tenang sehingga saya putuskan untuk hari ini bersama istri pulang ke Timika. Dan ternyata perasaan saya yang tidak tenang ini sudah rumah sudah dibobol orang," ungkapnya.

Dari hasil olah TKP, anggota opsnal unit Reskrim Polsek Mimika Baru yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Mimika melalui Kanit Reskrim, Ipda Yusran mendapati BB berupa sebuah pahat diatas meja yang diduga digunakan oleh pelaku saat mencongkel gembok dan pintu.

Selain pahat, anggota juga mendapatkan BB berupa gembok pintu rumah berwarna merah yang sudah dalam keadaan rusak yang disembunyikan oleh pelaku dalam kantong plastik hitam. (Ignas

 

Top