Kesehatan

Lawan Corona, Kampung Nawaripi Sediakan Tempat Cuci Tangan

Sosialisasi melalui brosur juga dilakukan kepada masyarakat

MIMIKA, BM

Kepala-kepala kampung di Mimika seharusnya mengikuti langka sederhana yang dilakuan oleh Norbertus Ditubun, Kepala Kampung Nawaripi dalam mengingatkan warganya tentang bahaya Covid-19.

Di kampung ini telah dibuat dua fasilitas pencucian tangan untuk mengingatkan warga Nawaripi dan sekitarnya agar rutin dan tidak lupa mencuci tangan.

Dua fasilitas sederhana ini ditempatkan di tengah kampung, tepatnya di depan kediaman kepala kampung untuk memudahkan pengawasan terhadap kebutuhan air dan sabun pencuci tangan.

Bukan hanya itu, aparat kampung Nawaripi juga mengedarkan brosur peringatan kepada semua warga yang melalui jalur ini, baik yang berkendaraan maupun jalan kami.

“Ini tugas kami dan menjadi keputusan bersama. Alat yang kami gunakan juga sederhana namun steril. Kami pemerintah yang paling rendah, sudah menjadi tugas dan kewajiban kami untuk ingatkan warga tentang bahanya virus ini,” ujar Nor Ditubun, Kepala Kampung Nawaripi.

Tempat pencucian tangan rencananya akan ditambahkan pembuatannya oleh aparat kampung Nawaripi di beberapa areal tertentu, terutama yang padat masyarakat.

“Kondisi saat ini paling utama adalah kebersihan dan kesehatan diri. Kalau kita bersih, kita bukan hanya mencegah tapi membantu orang disekitar kita juga untuk selalu sehat dan terhindar, mulai dengan selalu ingat mencuci tangan. Pemda Mimika tidak sendiri, kami juga ada. Yang bisa kami lakukan untuk bentengi masyarakat, akan kami lakukan. Kita juga sedang upayakan untuk lakukan penyemprotan disini dalam waktu dekat, kami sedang koordinasi,” jelasnya. (Ronald)

FKMN Lakukan Aksi Simpatik Cegah Corona

Brosur pencegahan Covid-19 yang akan diedarkan FKMN

MIMIKA, BM

Bukan hanya Pemerintah Daerah melalui Tim Gugus Tugas yang melakukan upaya pencegahan Covid-19 namun aksi ini juga mulai dilakukan oleh berbagai organisasi lainnya.

Setelah Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dan KNPI Mimika yang sudah melakukan aksi pembagian masker gratis, hal berbeda kini dilakukan Forum Komunikasi Masyarakat Ning Vatnim (FKMN) Kabupaten Mimika.

FKMN membuat tempat cuci tangan berupa tandom air dan wastafel portable di depan sekretariat mereka di Jalan Budi Utomo, Senin (23/3).

Tujuan pemasangan ini untuk mengingatkan masyarakat Mimika agar selalu menjaga kesehatan diri terutama mencuci tangan, mengingat kondisi saat ini.

“Untuk warga Mimika, mari kita jaga kebersihan bersama terutama peringatan untuk selalu mencuci tangan. Kami membuat ini agar siapa saja yang mungkin lupa atau tidak sempat bisa singgah di sini untuk mencuci tangan. Peringatan ini harus kita taati agar kita terbebas dari virus ini,” ujar Marvey Dangeubun kepada BeritaMimika.

Menurut Marvey, selain di depan sekretariat rencananya mereka juga akan membuat tempat pencucian tangan di depan Gereja Tiga Taja, Torsina dan Mesjid Babusalam.

“Kami sebentar akan rapat bersama untuk menentukan kapan mulai dilakukan. Kita juga akan lihat di tempat lain apakah bisa untuk ditempatkan juga,” ungkapnya.

Hari ini, pada sore nanti FKMN akan melakukan Aksi Simpatik berupa penyebaran brosur FKMN Peduli yang berisikan larangan dan cara mencegah Covid-19 kepada masyarakat Mimika.

“Kami akan bagi ratusan brosur hari ini di beberapa titik. Tujuannya sama yakni untuk membantu pemerintah daerah dalam mensosialisasikan pencegahan terhadap virus ini. Sebagai ormas, kami ingin nyatakan bahwa pemerintah tidak sendiri. Ini bukan hanya tugas mereka saja namun tugas dan tanggungjawab kita semua,” jelasnya. (Ronald) 

Terkait Corona, Ini Kabar Gembira Untuk Masyarakat Mimika

Jubir Reynold Ubra saat melakukan jumpa pers

MIMIKA, BM

Pemerintah Daerah Kabupaten Mimika melalui Tim Gugus Tugas terus melakukan sejumlah upaya agar membentengi Mimika dari penyebaran Covid-19 di Tanah Kamoro Bumi Amungsa.

Salah satu hal yang dilakukan dan menjadi kabar gembira bagi Mimika adalah, Tim Gugus Tugas Mimika akan memiliki alat Rapid Tes Antigen untuk melakukan tes Covid-19 secara mandiri.

“Ini kabar gembira bagi seluruh masyarakat Mimika. Besok (Selasa red) kami punya alat untuk tes mandiri covid-19 sudah ada. Kita pesan 500 dari Jakarta tapi 200 datangkan duluan. Sisahnya akan menyusul,” ungkap Juru Bicara Penanganan Virus Corona di Mimika, Reynold Ubra.

Di Posko Pusat pengendalian Covid-18 Kabupaten Mimika, Senin (23/3) malam, Jubir Reynold mengatakan dengan menggunakan Rapid Tes Anti Gen ini maka keberadaan Virus Corona di pasien langsung terdeteksi.

“Alat ini langsung mendeteksi virus. Jadi dalam beberapa jam kita langsung tahu hasilnya, penggunaanya juga akan langsung didampingi dokter spesialis patalogi klinik,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pemesanan alat ini merupakan upaya tanggap pemerintah dalam menangkal keberadaan Covid-19 di Mimika. Rapid tes Corona berbasis anti gen ini memiliki tingkat akurasi yang tinggi.

Alat ini selain berfungsi untuk mendeteksi apakah pasien benar-benar terinfeksi Virus Corona, juga untuk mempercepat tindakan pengobatan dan pencegahan terutama kepada mereka yang selama ini melakukan kontak langsung dengan pasien.

“200 alat tes ini untuk sementara kita gunakan untuk menjawab kebutuhan saat ini. Tim nanti akan duduk bersama untuk menentukan akan ditempatkan di rumah sakit, puskesmas atau klinik mana. Kita akan tentukan kriterianya karena bisa saja disentralkan di RSUD,” ungkapnya. (Ronald

Top