Nasional

Pastor Amandus Rahadad Mengecam Beredarnya Virus Surat Berantai di Medsos

Perayaan ekaristi di Gereja Katedral Tiga Raja

MIMIKA, BM

Pastor Paroki Gereja Katedral Tiga Raja, Pastor Amandus Rahadat Pr melarang umat untuk meneruskan surat berantai yang sering dikirimkan melalui mesengger gacebook maupun media sosial lainnya.

Pasalnya, akhir-akhir ini di media sosial (medsos) pesan berantai ini marak diekspos. Terkait hal ini, Romo Amandus menyampaikan pencerahan di postingan facebooknya.

Dalam postingannya, Pastor Amandus mengatakan, sedang marah seruan Stay At Home untuk mencegah Covid-19, ternyata orang-orang yang Stay At Home diserang jenis virus lain via medsos.

Virus apakah itu? Namanya virus corona surat berantai yang isinya warga akan mendapatkan rahmat kalau meneruskan surat berantai itu kepada 10 orang temannya. Jika tidak dilakukan maka akan mendapat bencana atau malapetaka.

"Sebagai pastor paroki, saya sudah berkali- kali menghimbau umatku dari mimbar Katedral Tiga Raja, bahkan sampai level melarang kebiasaan like dan forward pesan berantai itu,"tulis Pastor Amandus.

Namun, ternyata masih ada yang terus menerima dan melanjutkan kepada teman ataupun orang lain.

“Apakah mereka pikir pastor bohong? Atau atau power rohani dari seruan gembala dari pastormu kurang berbobot?," tulisnya lagi.

Lanjutnya, pada kesempatan pekan suci, menjelang Tri Hari Suci, ia mengirimkan seruan dari Mgr. Ignasius Suharyo dan Mgr. Antonius Benjamin ,OSC selaku Pimpinan Konferensi Wali Gereja Indonesia (KWI), mewakili Para Uskup dimana seruan tersebut sudah lama ada.

"Saya pakai kesempatan retret agung pekan suci ini dengan mengirim kembali seruan tersebut sebagai bahan refleksi untuk umat," tutur Pastor Amandus.

Tidak hanya itu, Pastor Amandus juga menuliskan himbauan dari KWI untuk semua umat Katolik yang berisikan 7 pesan.

Gereja tidak mempercayai atau mendorong setiap umat yang beriman untuk terlibat dengan surat berantai, SMS berantai, email berantai dan lain-lain. Hal semacam ini memberikan gambaran yang sangat salah tentang Tuhan.

Jenis-jenis doa berantai ini berasal dari okultisme dan oleh karena itu BERBAHAYA. Ini tidak berasal dari Tuhan. Pada subjek Doa. Doa tidak Memiliki kuasa, tapi Tuhan yang memiliki kuasa, yang penting adalah iman manusia kepada Tuhan dan bukan kepada doa, Tuhan mendengar doa bahkan ketika doa tidak dikatakan! Iman umat kepada Tuhan harus seyakin harapan bahwa Dia mengasihi manusia umatNYA, tidak peduli apapun.

Tidak ada apapun (benar-benar tidak ada apapun) yang dapat kita lakukan untuk menerima kebaikan Tuhan. Mereka sudah menjadi milik kami pada waktu meminta, karena apa yang telah Yesus lakukan bagi kita di Kayu Salib. Yesus berkata "Mintalah, maka akan diberikan kepadamu, (Mat 7: 7) tanpa syarat, tidak ada kondisi yang harus dipenuhi, Yesus telah melakukan segalanya bagi kita di Kayu Salib, sudah selesai.

Kami tidak bisa membeli berkat Tuhan dengan doa novena dan doa berantai dan lain-lain. Dia telah memberikan segalanya kepada kita di dalam Putera-Nya Yesus. Tidak ada yang lebih lagi yang dapat Allah berikan kepada kita. Ketika Dia memberikan Putera-Nya, Dia memberikan semua isi Surga kepada kita (Rm 8:32).

Tidak ada yang salah dalam berdoa novena, tapi ketika kita mengatakan kita harus menyebarkannya ke banyak orang dan tidak boleh putus, itu pasti salah, lebih buruk lagi ketika kita mengatakan pada hari ke-4 atau ke-5 ini akan terjadi, itu akan terjadi, mukjizat akan terjadi dan lain-lain, itu seperti perjudian!Tuhan tidak pernah berjudi. Dia memberi karena ia mencintai kita. Hal ini sangat sederhana, iman seperti anak kecil.

Jenis-jenis doa semacam ini adalah takhayul dan berasal dari okultisme. Dan terlibat dengan okultisme adalah berbahaya. Walaupun begitu, sebagian besar umat Katolik sangat percaya takhayul. Kita perlu membaca Alkitab dan memahami Ajaran Resmi Gereja, dalam katekismus gereja katolik, dokumen resmi, ensiklik dan lain-lain, ada banyak dokumen di website otentik dan di dalam buku-buku.

Kembali ke sifat Allah, Allah adalah kasih ( 1Yoh 4:8) Dia hanya mengasihi kita. Dia mengasihi kita sehingga Dia memberikan kepada kita Putera-Nya yang tunggal (Yoh 3:16). Kita tidak bisa memelintir tangan-Nya dengan doa berantai, dan yang lebih buruk lagi beberapa orang berpikir, jika mereka melanggarnya sesuatu yang buruk akan terjadi. Ini ketakutan, tidak ada rasa takut pada mereka yang berada dalam kasih Tuhan, bahkan sebenarnya kasih yang sempurna (dari Allah) mengusir semua ketakutan (1Yoh 4:18).

Pastor Amandus dalam postingan ini juga menuliskan himbauan, yang mana semua harus berkata kepada dirinya sendiri "Kapanpun saya menerima email, sms, dan lain sebagainya, saya hanya menekan Delete,".

“Sebagian besar orang melakukannya karena ketidaktahuannya tetapi kita perlu untuk mendidik dan membantu satu sama lain, Sebarkan pesan ini ke sebanyak mungkin orang agar mereka mengerti, terima kasih," tutup Pastor Amandus dalam tulisannya. (Shanty)

Pemda Mimika Siapkan 100 Ton Beras Untuk Masyarakat

Rapat pencegahan Covid-19 di Mimika beberapa waktu lalu

MIMIKA, BM

Pemerintah Daerah Kabupaten Mimika dibawah kepemimpinan Bupati Eltninus Omaleng dan Wakil Bupati Johannes Rettob terus mengeluarkan kebijakan yang melindungi dan menyelamatkan warganya dari pendemi Covid-19.

Tidak tanggung-tanggung, Pemda Mimika saat ini telah menyiapkan beras sebanyak 100 ton di Bulog Timika untuk didistribusikan ke masyarakat.

Bupati Omaleng kepada BeritaMimika mengatakan untuk pendistribusian dan sebagainya akan dilakukan namun fokus utama untuk masyarakat yang berada di wilayah pesisir dan pegunungan yang terisolir dan sangat mengalami dampak ekonomi. Setelah dua wilayah ini baru wilayah kota dan sekitarnya.

“Saya sudah setuju, untuk sembako beras kami sudah siapkan 100 ton bulog untuk layani masyarakat. Nanti akan didistribusikan ke masyarakat,” ujarnya melalui telepon.

Bupati telah mendengar kabar dari sejumlah kepada distrik bahwa banyak kios di daerah pesisir ditutup warga karena warga takut penyebaran virus corona.

“Kios atau tempat jual sembako di Kapiraya, Jita, Amar dan beberapa distrik lainnya ditutup karena masyarakat takut penularan virus dari Mimika ke wilayah mereka. Bahkan ada kampung-kampung yang sudah melarang orang luar masuk. Kita tidak bisa diam lihat keadaan ini. Masyarakat di sana kesulitan makanan jadi kita harus fokus dan segera bantu mereka,” ungkapnya.

Bukan hanya beras, sejumlah kebutuhan lainnya (sembako) juga disiapkan pemerintah daerah. Hanya saja pihaknya masih kesulitan bagaimana mendistribusikan untuk wilayah pegunungan dan jauh mengingat kondisi penembakan KKB beberapa waktu lalu di Kuala Kencana.

“Kalau di pesisir kita masih bisa gunakan kapal atau motor laut tapi sayangnya di Tembagapura, Aroanop, Hoya sampai Jila, Alama dan lainnya kita was-was karena KKB. Kita khawatir mau salurkan nanti seperti apa, tapi nanti kita coba lihat cara pasnya bagaimana,” ujar Omaleng.

Bukan hanya itu, dana memerangi Covid-19 di Mimika yang telah disetujui, Bupati Omaleng merasa masih kurang. Sehingga ia melakukan pemangkasan dari dana perjalanan luar daerah tiap OPD untuk disentralkan pelayanannya kepada masyarakat.

“Makanya kemarin kami rapat dan saya sudah perintahkan agar semua perjalanan dinas dan kegiatan yang keuar daerah di tiap OPD diarahkan kembali untuk melayani masyarakat Mimika, baik pelayanan ekonomi maupun kesehatan. Tim yang nanti akan atur ini dan akan dibuat regulasinya supaya kita backup masyarakat kita dari keadaan ini,” terangnya.

Sementara itu terkait dengan isolasi daerah di Distrik Mimika Timur guna memutuskan mata rantai Covid-19, Bupati Omaleng mengatakan sejak dua hari lalu, isolasi sudah dilakukan.

“Ada 20 orang sudah di karantina di salah satu kampung di Mimika Timur. kita sudah isolasi mereka tetapi semua hal yang berhubungan dengan makanan sampai kesehatan diperhatikan tim gugus bersama beberapa instansi terkait. Kita harus buat mereka nyaman dan tidak pikir lain-lain, pikir hanya jaga kesehatan supaya cepat sembuh,” jelas Bupati Mimika Eltinus Omaleng. (Ronald)

Begini Mekanisme Keringanan Tagihan Listrik Bagi 4.400 Pelanggan PLN UP3 Timika

Manager PLN Timika

MIMIKA, BM

PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Timika mendukung kebijakan pemerintah terkait pembebasan biaya tarif listrik bagi konsumen rumah tangga 450 Volt Ampere (VA) dan pemberian keringanan tagihan 50% kepada konsumen rumah tangga bersubidi 900 VA.

Adapun jumlah pelanggan di UP3 Timika yang mendapat diskon R1/450 ada 3.998 pelanggan dan R1/900 VA sebanyak 406 pelanggan untuk masa berlaku selama tiga bulan sejak April hingga Juni 2020.

Manager PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Hotman Ambarita kepada BeritaMimika melalui press releasenya mengatakan PLN telah menyiapkan mekanisme atau cara mendapatkan program tersebut.

"Untuk pelanggan rumah tangga 450 VA pascabayar akan langsung dibebaskan tagihannya pada bulan April, Mei dan Juni," ungkapnya.

Sementara untuk pelanggan pra bayar dapat memperolehnya dengan mengirimkan nomor ID Pelanggan ke WA dengan nomor 08122-123-123 atau melalui website PLN www.pln.co.id.

Dengan ID tersebut, pelanggan akan mendapatkan token senilai pemakaian tertinggi dalam 3 bulan terakhir.

"Diskon tarif yang diberikan untuk pelanggan subsidi 900 VA bagi pelanggan pascabayar, rekening yang harus dibayarkan pada tiap bulannya akan dikurangi 50%. Sementara, bagi pelanggan prabayar, token listrik gratis sebesar 50% akan diberikan kepada pelanggan, dihitung dari pemakaian bulanan tertinggi dalam 3 bulan terakhir," jelasnya.

Lanjutnya, mekanisme pengambilan token gratis untuk pelanggan rumah tangga daya 450 VA dan diskon 50% untuk pelanggan Rumah Tangga daya 900 VA bersubsidi bisa melalui website www.pln.co.id kemudian masuk ke menu pelanggan dan langsung menuju ke pilihan stimulus covid-19.

Setelah itu, masukkan ID Pelanggan/ Nomor Meter. Kemudian Token Gratis akan ditampilkan di Layar. Pelanggan tinggal memasukkan Token Gratis tersebut ke meteran yang sesuai dengan ID Pelanggan.

"Bisa juga mengakses melalui whatsapp ke nomor 08122-123-123, ikuti petunjuk, salah salah satunya masukkan ID Pelanggan. Token gratis akan muncul, pelanggan tinggal memasukkan token gratis tersebut ke meteran sesuai dengan ID Pelanggan. Dengan ID Pelanggan tersebut, pelanggan akan mendapatkan token senilai pemakaian tertinggi dalam 3 bulan terakhir," imbuhnya.

Proses pembagian Token Bebas Tagihan dan Diskon Tarif Listrik ini dilaksanakan bertahap, sejak 1 April dan paling lambat 11 April, seluruh pelanggan yang berhak sudah bisa menikmati program tersebut.

"Kebijakan pemberian keringanan tagihan listrik ini sebagai bentuk kehadiran negara dalam membantu perekonomian masyarakat miskin dan tidak mampu. Ini bukti PLN bersama Pemerintah siap hadir di setiap kondisi" tandasnya. (Elfrida)

Top