Politik & Pemerintahan

Dinas Perpustakaan Mimika Dapat Bantuan Mobil Perpustakaan Keliling Dari Pusat

Kadis Perpustakaan dan Arsip Daerah Mimika, Andi Ramli Terru saat menerima berita acara penerimaan MPK di Jakarta

MIMIKA, BM

Menjelang akhir tahun 2022, Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Mimika mendapat bantuan mobil perpustakaan keliling (MPK) dari Perpustakaan Nasioal.

Mobil tersebut merupakan hasil lobby yang dilakukan Kepala Perpustakaan dan Arsip Daerah, Andi Ramli Terru pada dua bulan lalu guna membantu pengembangan operasional perpustakaan dalam meningkatkan minat baca masyarakat terutama pelajar di Mimika.

Andi Ramli Terru mengatakan mobil tersebut kini telah ada di Poumako, namun menunggu pembongkaran baru diserahterimakan.

"Mobil sudah ada di pelabuhan dan kami akan segera serahkan ke bapak Plt Bupati Mimika yang kemudian akan diserahkan kembali ke kami untuk operasional," ujarnya kepada BM di ruang kerjanya.

Ramli menjelaskan bahwa mobilnya jenis Hilux 4x4 yang telah dilengkapi dengan koleksi buku sebanyak 250 judul, 500 eksemplar beserta perlengkapan multimedia yang terdiri dari 1 paket LDS (digital library system), 4 unit tablet android, 1 unit genset, 1 unit modem, i unit televisi 32 inch, 1 unit speaker dan 1 unit UPS (uninterruptible power supply).

"Mobil ini kita terima di Jakarta pada akhir November lalu dan untuk biaya pengirimannya ke Mimika jadi tanggung jawab kita. Mobil sudah di Poumako," ujarnya.

Ramli juga mengatakan dengan keberadaan MPK ini, akan semakin memudahkan pihaknya dalam melakukan literasi kepada masyarakat terutama kepada para pelajar di Mimika.

"Jadi pelayanan Literasi tidak harus seperti dulu. Disamping litrasi harus ada kegiatan disitu. Artinya kalau kita mendatangi pelaku UMKM misalnya maka sambil mereka lakukan aktifitas berjualan mereka bisa juga membaca disitu. Terutama anak sekolah," jelasnya.

"Ini bagian dari upaya untuk mencerdaskan anak bangsa karena bagaimanapun gerbang utama dari smart city adalah perpustakaan," lanjutnya. (Ronald Renwarin)

Pendapatan Pajak Daerah 2022 Capai Rp222 Miliar

Kepala Bidang Pajak pada Bapenda Mimika, Joel Luhukay

MIMIKA, BM

Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Mimika mencatat sejak Januari hingga per tanggal 13 Desember 2022 realisasi pendapatan pajak daerah di Mimika mencapai Rp222 miliar.

"Target pendapatan pajak tahun 2022 sebesar Rp245 miliar dan kini sudah terealisasi 90,86 persen atau Rp222 miliar. Jadi sisa yang harus kita cari lagi itu Rp22.398.874.383 untuk pajak ini,” kata Kepala Bidang Pajak pada Bapenda Mimika, Joel Luhukay.

Joel mengatakan, dengan waktu yang tersisa sekitar dua minggu ini pihaknya akan berupaya agar bisa mendapatkan capaian realisasi mendekati 100 persen.

“Untuk capai target kita belum bisa bilang bahwa mencapai atau tidak, tapi kita masih upayakan semoga kita bisa capai atau paling tidak mendekati,”katanya.

Tambahnya, ada 10 jenis pajak daerah yang dipungut diantaranya pajak hotel, pajak restauran, pajak hiburan, pajak reklame, pajak penerangan jalan, pajak parkir, pajak air tanah, pajak mineral bukan logam dan batuan, PBB-P2, dan pajak bea perolehan hak atas tanah dan bangunan (BPHTB). (Shanty Sang)

DPMK Salurkan Rp500 juta Kepada Lemasa dan Lemasko

Foto bersama DPMK, Lemasa dan Lemasko usai penyerahan dana bantuan

MIMIKA, BM

Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Kabupaten Mimika pada Rabu (14/12) menyerahkan bantuan dana Lembaga Adat Asli Papua kepada Lemasa dan Lemasko.

Penyerahaan bantuan dana yang bersumber dari dana Otsus 2022 DPMK ini diberikan secara langsung oleh Kepala DMPMK Petronella A Uamang di dampingi sekretaris Mike Pabali kepada Ketua Lemasa Karel Kum dan Ketua Lemasko Fredi Soni Atiomona.

Besaran dana yang diberikan baik kepada Lemasa maupun Lemasko masing-masing sebesar Rp250 juta.

"Sebenarnya dana ini diberikan pada pertengahan lalu namun karena kondisi sehingga baru diserahkan saat ini setelah kami koordinasi dengan pimpinan. Dana ini bersumber dari Ortsus dan akan dibayarkan melalui rekening lembaga. Harapan kami, dana ini bisa dimanfaatkan dengan baik dan benatr," ungkap Kadis DPMK Petronella A Uaman.

Ketua Lembaga Masyarakat Adat Suku Amungme (Lemasa), Karel Kum menyampaikan terimakasih kepada Pemda Mimika melalui DPMK atas perhatian dan bantuan yang diberikan.

"Terimakasih Pemda Mimika, bantuan ini sangat berarti bagi kami dan kami akan gunakan untuk beberapa hal dan kegiatan yang sudah kami siapkan," ujarnya.

Ketua Lemasko Fredi Soni Atiomona, juga menyampaikan apresiasinya kepada Pemda Mimika melalui DPMK.

"Terimakasih, baru kali ini terwujud di tanah Mimika. Kami akan gunakan sebagaimana peruntukannya. Semoga kepala dan seluruh pegawai DPMK selalu diberkahi karunia oleh Tuhan yang maha kuasa," ujarnya.

Sementara itu Pendiri Lemasko, Philipus Munaweyau juga mengingatkan DPMK bahwa hanya Lemasko ini yang diakui, tidak ada yang lainnya.

"Saya harap tidak ada orang lain yang mengatasnamakan lembaga Lemasko. Cukup ini saja. Tidak boleh ada lembaga lainnya," ujarnwya.

Usai kegiatan, kepada BM, Ketua Lembaga Masyarakat Adat Suku Amungme (Lemasa), Karel Kum menambahkan bahwa dana tersebut akan digunakan juga untuk membayar honor natal dan tahun baru karyawan dan dewan adat.

"Kita juga akan gunakan untuk satu kegiatan yaitu membuat kesepahaman antara Lemasa, Lemasko dan pemerintah. Kami juga akan fokus ke lembaga dan lakukan sosilasi sk bupati dan pengirus lembaga kepada masyarakat," ungkapnya. (Ronald Renwarin)

Top