Politik & Pemerintahan

Kerja Keras dan Konsisten, Kinerja PJ Bupati Mappi Berhasil Capai 102 Kegiatan

Pj Bupati Mappi Michael R Gomar saat mengikuti zoom meeting Evaluasi penilaian kinerja Pj bupati

MAPPI, BM

Kurang lebih 3 (Tiga) Bulan 2 (Dua) Minggu, Michael R. Gomar S.STP.M,Si menjabat Penjabat Bupati Kabupaten Mappi,

Semenjak dilantik Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Dr. Muhammad Tito Karnavian 27 Mey 2022 lalu, Pj Bupati Mappi, Michael R Gomar terus konsisten bekerja keras mengemban tugas yang diberikan kepadanya.

Kerja kerasnya itu terbukti membuahkan hasil, karena baru 5 bulan bekerja, Pj Michael Gomar mampu menyelesaikan sejumlah program kerjanya untuk Kabupaten Mappi. Tercatat hingga tanggal 12 Oktober 2022 PJ Bupati Mappi telah melaksanakan 102 kegiatan.

Beberapa kegiatan yang sudah dilakukan untuk Mappi diantaranya membawa Mappi mendapatkan penghargaan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) sebagai salah satu Kabupaten yang telah membagikan 2000 Bendera Merah Putih sebelum perayaan HUT RI Ke 77 tahun 2022.

Lainnya, yakni menggelar coffe morning bersama tomas dan forkompinda, membuka pasar murah untuk mencegah inflasi daerah, melakukan doa pemulihan bagi Asmat, melakukan kunker ke distrik-distrik ran melakukan sidak sekaligus memberikan motivasi kepada para ASN.

Melakukan sejumlah kegiatan meramaikan HUT yang membuat Mappi semakin meriah, memberikan perhatian lebih terhadap pendidikan dan kesehatan, memberdayakan masyarakat lokal dalam ekonomi kerakyatan dan berbagai program kegiatan lainnya.

Sepak terjang Gomar dalam memimpin Mappi membuat semua pihak memberikan apresiasi untuknya. Mereka menyadari bahwa banyak perubahan berarti yang dibuat Gomar terhadap Mappi. Warga seakan merasa bahwa pemerintah benar-benar hadir dan ada untuk mereka.

“Teruslah melakukan perubahan. Saya juga menyampaikan kepada semua saudara saya di Kabupaten Mappi agar mari kita bergandengan tangan membangun Mappi yang kita cintai ini, kalau kita bersatu saya rasa kita bisa bersaing dengan daerah - daerah luar sana. Terimakasih PJ bupati atas karya nyata dalam membangun negeri Mappi," ujar anggota DPRD Kabupaten Mappi, Kristina Lebani.

Ketua LMA Kabupaten Mappi, Valentinus Yabak juga memberikan apresiasi terhadap kinerja positif yang ditunjukan Gomar saat mulai menjabat sebagai Plt Bupati Mappi.

"Kami dari lembaga memperhatikan dan melihat kinerja Pj bupati sangat luarbiasa sekali. Beliau sudah membuat terobosan -terobosan baru, baik di masyarakat maupun di lingkup pemerintahan itu sendiri." ujarnya.

Menurutnya, apa yang ditonjolkan oleh Gomar berbeda dengan pemerintahan sebelumnya. Kehadirannya semakin disukai masyarakat bukan karena kepemimpinan saja namun kepribadiannya yang dinilai lekat dengan siapa saja.

"Harapan kami agar penjabat bupati terus berkarya untuk membangun Kabupaten Mappi tercinta ini. Kami semua akan terus bersamanya.” pungkasnya. (Red)

Lebih dari 70 Persen OKP Sudah Tidak Pernah Melapor ke Kesbangpol

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Mimika, Yan Selamat Purba

MIMIKA, BM

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Mimika, Yan Selamat Purba mengatakan, saat ini jumlah Organisasi Kepemudaan (OKP) di Mimika mencapai 134 OKP.

Namun sebanyak 70 persen lebih dari jumlah tersebut, kata dia, sampai dengan detik ini tidak pernah melapor diri ke Kesbangpol.

"Lebih dari 70 persen itu sudah tidak pernah melaporkan lagi ada pergantian kepengurusan atau tidak. Jadi mereka mati suri. Artinya mereka tidak ada kegiatan, tidak pernah melapor, dan seterusnya," ujarnya saat ditemui di lobi Graha Eme Neme Yauware, Kamis (13/10/2022).

Yan menegaskan, dalam waktu dekat pihaknya akan mengecek kembali keaktifan dari OKP-OKP yang belum melapor.

"Kita akan mengecek kembali melalui bidang, apakah memang masih ada atau sudah tidak ada kah, atau sudah bubar kah. Itu nanti kita akan cek, saya akan bilang Kabid untuk cek," tegasnya.

"Kan biasa ada periode-periode kepengurusan, ada yang tiga tahun, ada yang empat tahun, ada yang lima tahun ya. Tapi ini sudah tidak ada sama sekali," imbuhnya.

Di samping itu, mengenai persoalan dualisme yang marak terjadi di dalam sebuah kepengurusan, Yan meminta agar segera diselesaikan secara internal.

"Kami sebenarnya kalau posisi sebagai Kesbangpol, itu dikembalikan ke mekanisme mereka. Kalau ada dualisme, diselesaikan dulu. Kan itu internal mereka sebenarnya toh, jadi kami pemerintah tidak bisa mencampuri atau intervensi urusan itu. Jadi diselesaikan dulu dualisme itu. Setelah ada kesepakatan, baru melapor ke Kesbangpol," pungkasnya. (Endi Langobelen)

Pembangunan 13 BTS Bakti Kominfo Masih Menunggu Surat Izin


Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Mimika, Hilar Limbong Allo

MIMIKA, BM

Pembangunan Base Transceiver Station (BTS) dari program Bakti Kominfo di Kabupaten Mimika masih menunggu surat izin rekomendasi dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP).

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Mimika, Hilar Limbong Allo saat ditemui di Kantor Bappeda, Rabu (12/10/2022).

"Pembangunan BTS program Bakti Kominfo untuk saat ini dari 30 BTS, yang sudah fix itu 13 BTS. Barangnya dan semua peralatan sudah siap turun, tinggal tunggu surat izin rekomendasi saja," ujarnya.

Surat izin rekomendasi tersebut, kata Hilar, bersumber dari Diskominfo yang kemudian diteruskan ke DPMPTSP untuk diterbitkan perizinannya.

"Dan semestinya sebelum sampai di perizinan, nanti mungkin mereka akan dikumpulkan satu kali di tim BKPRD (Badan Koordinasi Penataan Ruang Daerah). Oleh tim BKPRD akan dibahas khusus termasuk titik koordinat seperti itu," katanya.

Lebih lanjut Hilar menjelaskan, lokasi pembangunan ke-13 BTS tersebut akan diutamakan bagi daerah-daerah terpencil atau daerah terluar di Kabupaten Mimika.

"Di pesisir dan gunung tapi untuk sementara yang 13 ini kita ambil yang paling jauh dulu di Potowaiburu Mimika Barat Tengah. Nah ke situ dulu," jelasnya.

"Nanti di Banti II juga. Itu akan dibangun satu juga di situ karena memang selain masyarakat, di situ juga ada bank Papua dan juga untuk kebutuhan rumah sakit tipe D yang ada di bangun di sana," imbuhnya.

Hilar menyebutkan pembangunan BTS tersebut bakal menggunakan lahan-lahan milik pemerintah untuk menghindari terciptanya persoalan yang dapat menjadi kendala dalam proses pembangunan.

"Lahannya sudah disiapkan 15x15. Kemungkinan mereka pakai lahan area pemerintah, karena saya sempat sarankan bagus untuk masuk di area lahan pemerintah seperti kantor distrik atau puskesmas atau sekolah seperti itu. Artinya untuk kondisi itu mereka kemarin sudah survei dan juga sudah sepakat dengan masyarakat," ucapnya.

Sementara itu, perihal luas jarak radius dari jaringan BTS, Hilar memastikan dapat menjangkau setiap kampung yang berada di sekitarnya.

"Jadi untuk jangkauannya itu mereka sudah sisip jadi mereka sambil survei itu kan mereka ada alat untuk mengukur itu. Jadi, jangkauannya bisa menjangkau setiap Kampung yang ditempati masyarakat," jelasnya.

"Sebenarnya pembangunannya kalau mereka sudah jalan itu tidak lama karena cuma rakit BTS-nya saja, itu pun cuma 18 meter saja tiangnya, kemudian pagar keliling," pungkasnya. (Endy Langobelen)

Top