Politik & Pemerintahan

Diskominfo Mimika Gelar Seminar Statistik Sektoral : Pentingnya Peranan Data Dan Informasi Dalam Pemerintahan

Foto bersama para peserta kegiatan

MIMIKA, BM

Guna mewujudkan satu data Indonesia dan penyajian data yang valid khususnya statistik lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan sektor lainnya, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Mimika menggelar Seminar Statistik Sektoral. 

Kegiatan berlangsung di Hotel Grand Tembaga, Selasa (2/8/2022) dibuka oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Mimika, Paulus Dumais.

Dumais dalam sambutannya mengatakan, di era digital saat ini, masyarakat dituntut untuk semakin maju dan cerdas dalam melihat dan menganalisa data yang berkembang di masyarakat.

Di pemerintahan, statistik mempunyai peranan yang sangat penting, diantaranya untuk perencanaan pembangunan. Data dan informasi statistik dapat di gunakan untuk mengetahui kecendurungan (trend) yang akan terjadi pada masa yang akan datang.

"Dengan data -data yang ada dalam statistik sektoral, pemerintah akan lebih muda untuk mengambil suatu kebijakan," Tutur Paulus.

Sebagai contoh, data tentang kependudukan mencakup struktur penduduk dan populasi usia sekolah yang ada dalam sistem persekolahan. Termasuk struktur angkatan kerja yang berdasarkan kategori kerja dan pendidikan.

"Data ini diperlukan untuk menentukan cakupan populasi yang perlu mendapat kesempatan pendidikan dalam kaitannya dengan kebutuhan pada berbagai sektor pembangunan, dengan mengetahui jumlah penduduk usia 7-12 tahun maka pemerintah dapat memperkirakan berapa kebutuhan sekolah dasar yang harus disediakan mengingat usia tersebut adalah usia sekolah dasar,"Ujarnya.

Dikatakan, dalam penyusunan perencanaan pembangunan daerah, selain data-data yang bersumber dari BPS diperlukan juga data-data dari masing-masing Organisasi Perangkat Daerah yang mengurusi statistik sektoral.

Menurutnya, banyak sekali data sektoral bersumber dari OPD yang bisa dijadikan sebagai dasar perencanaan pembangunan.

Sebagai contoh di bidang pertanian, untuk menentukan pola tanam diperlukan mengenai data suhu, kelembaban udara dan curah hujan. Begitu juga dengan data pendidikan, misalnya mengenai jumlah sekolah, murid, dan guru untuk mengetahui bagaimana rasio kebutuhan guru terhadap ketersediaan sekolah dan murid.

Lainnya, data kesehatan misalnya mengenai fasilitas dan tenaga kesehatan, jumlah bayi lahir, jumlah ibu hamil, jumlah kasus penyakit, jumlah klinik, peseta KB dan pasangan usia subur, serta masih banyak data-data sektoral lainnya.

"Saya rharap, dengan di terbitkannya buku ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh semua pihak. Semoga kegiatan ini dapat menambah wawasan kita mengenai statistik sektoral, juga pembangunan di Kabupaten Mimika bisa tepat sasaran dan pada akhirnya membawa kesejahteraan bagi masyarakat luas khususnya di Mimika,"Ungkapnya.

Ketua Panitia Orpa Solossa dalam laporannya mengatakan, data statistik yang tersaji melalui buku statistik sektoral kiranya dapat memberikan gambaran representatif mengenai kemajuan pembangunan yang terjadi di Mimika.

"Karena itu diharapkan agar data dan informasi yang disajikan dapat memberikan gambaran mengenai berbagai perubahan yang terjadi di setiap sektor kehidupan dan dapat digunakan sebagai acuan untuk pembuatan kebijakan dan perencanaan pembangunan maupun untuk mengevaluasi hasil pembangunan yang telah dilaksanakan," tutupnya. (Shanty)

Pelayanan Adminduk Di Tembagapura : Antusias Karyawan Masih Kurang, Butuh Internal Memo Dari Perusahan

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Slamet Sutedjo

MIMIKA, BM

Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Mimika beberapa waktu lalu melakukan pelayanan administrasi penduduk (Adminduk) kepada masyarakat dan karyawan di Distrik Tembagapura.

Hanya saja Kepala Dukcapil Mimika, Slamet Sutejo mengatakan antusias karyawan masih kurang signifikan sehingga dibutuhkan langka strategis.

"Kemarin saya sarankan supaya harus ada internal memo kepada karyawan dari perusahaan sehingga mereka bisa tergerak memindahkan datanya, terutama karyawan yang sudah tinggal lama di sini tapi KTP-nya masih KTP luar Mimika," jelasnya.

Padahal menurutnya, salah satu tujuan utama pelayanan Adminduk tersebut guna membantu para karyawan agar terakomodir hak suaranya pada Pemilu 2024.

"Kita lakukan ini supaya hak mereka di pemilu 2024 itu bisa terakomodir sebagai pemilih di Tembagapura khususnya di jobsite perusahaan. Sayangnya, dalam pelayanan tersebut antusias karyawan masih kurang signifikan," ungkapnya.

Terkait hal ini, pada pekan lalu pihaknya telah melakukan evaluasi bersama terkait pelayanan posko terpadu di Distrik Tembagapura termasuk beberapa distrik lainnya.

"Kami sudah evaluasi dan ada beberapa rekomendasi yang dihasilkan. Bulan depan kita akan lihat bagaimana progresnya. Tentu kita tingkatkan, sehingga ke depan jangan sampai menyalahkan pemerintah sebagai pihak penyelenggara pemilihan," terangnya. (Ade)

Kesbangol Kesulitan Temukan Alamat Sekretariat Parpol Di Timika Karena Datanya Berbeda

Kepala Kesbangpol Mimika, Yan Selamat Purba

MIMIKA, BM

Badan Kesbangpol Mimika menemukan bahwa banyak alamat Kantor Sekretariat Partai Politik (Parpol) di Timika tidak sesuai dengan data yang terdaftar di Kesbangpol.

Kepala Badan Kebangsaan dan Politik (Kesbangpol) Mimika, Yan Selamat Purba bahkan mengungkapkan jumlahnya hingga 70 persen.

"Ini sesuai dengan data rilis dua bulan lalu, dimana kita temui sekitar 70 persen alamat sekretariat Parpol di Mimika yang kami data tidak sesuai," ujarnya pada Senin (1/8/2022).

Menurutnya hal ini sering terjadi karena Parpol kadang berpinda kantor. Hanya saja ketika perpindahan dilakukan, hal ini seharusnya dilaporkan.

"Ini terjadi karena masih banyak yang sewa, sehingga ketika pindah maka otomatis alamat juga berpindah. Ini masalah karena tidak lapor ke kami," ujarnya.

Ia meminta para pimpinan dan pengurus partai politik untuk dapat memperhatikan hal ini karena menurutnya hal ini termasuk sebagai salah satu syarat keikutsertaan partai dalam Pemilu.

"Untuk memudahkan ini kami libatkan para kepala distrik untuk bantu verifikasi alamat partai-partai politik yang ada di Mimika," ujarnya.

"Kami juga harap agar parpol lakukan verifikasi anggota mereka secara seksama supaya jangan sampai kemudian hari ada kendala karena nama anggotanya ada juga di partai lain. Kami juga sudah ingatkan dan sampaikan ini kepada ketua KPU Mimika untuk mengingatkan," ungkapnya. (Ade)

Top