Politik & Pemerintahan

Dikunjungi Komisi II DPR RI, Pj Bupati Mappi Sampaikan 5 Hal Prioritas Untuk Membangun Mappi Ke Depan

Anggota DPR RI Yan P Mandesa didampingi Pj Bupati Mappi, Michael R Gomar saat meninjau menara pemancar jaringan

MAPPI, BM

Pemerintah Daerah Kabupaten Mappi, pada Rabu (3/8/2022) kemarin mendapatkan kunjungan reses dari Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI).

Reses DPR RI ini dilakukan oleh Yan P Mandesa yang merupakan wakil rakyat dari Daerah Pemilihan (Dapil) Papua.

Kedatangnya disambut langsung oleh Penjabat Bupati Mappi Michael R Gomar bersama pimpinan OPD, anggota DPRD, Forkompinda dan perwakilan tokoh masyarakat Mappi di Kepi.

Pj Bupati Kabupaten Mappi Michael R Gomar pada pertemuan bersama yang dilakukan di Gedung Serbaguna Qhaindau Ury, mengucapkan selamat datang kepada anggota DPR RI Yan P Mandenas.

"Beliau hadir di tengah kita untuk mendengar secara langsung saran masukan input dan juga aspirasi yang akan kita sampaikan, ujar Gomar.

Pada momen ini, Pj Gomar menyampaikan enam hal yang menjadi prioritas pembangunan Mappi ke depan yakni pendidikan, kesehatan, sarana prasarana, telekomunikasi dan pemberdayaan masyarakat.

Pj Michael Gomar juga berharap dengan adanya perwakilan masyarakat Papua di parlamen melalui Yan P Mandenas, aspirasi tersebut dapat tersampaikan sehingga ada perhatian lebih dari pemerintah pusat untuk pembangunan di Kabupaten Mappi.

"Aspirasi, usulan, saran, dan masukkan ini juga telah menjadi catatan dan menjadi pertimbangan untuk di follow up pada program kegiatan yang menjadi skala prioritas dalam pembangunan Kabupaten Mappi selama beberapa tahun ke depan," ungkapnya.

Gomar juga mengatakan bahwa sinergitas, konsoludasi dan komunikasi yang terjalin selama ini antara pemerintah daerah bersama masyarakat di Mappi terjalin dengan baik dalam membangun Mappi ke depan.

"Hal ini harus kita jaga bersama sehingga seluruh kebijakan serta seluruh program perencanaan pembangunan baik dari pemerintah pusat maupun dari pemerintah daerah tetap berjalan dengan baik," ujarnya.

"Tanpa dukungan dan kerja sama dari masyarakat maka semua program perencanaan pembangunan yang pemerintah Daerah rencanakan dan juga program kegiatan dari pemerintah pusat tidak akan berjalan dengan baik

Ia juga berharap agar dalam kunjungan reses ini anggota DPR RI Yan P Mandenas dapat mendengarkan secara langsung apa yang menjadi usulan, saran dan masukan yang disampaikan oleh masyarakat dan pemerintah daerah Mappi.

"Sekali kami mengucapkan selamat datang dan permohonan maaf apabila selama kunjungan ini ada kekurangan-kekurangan yang tidak kami layani dengan baik," ujarnya.

Sementara itu Yan P Mandenas mengungkapkan selain mendengar aspirasi yang disampaikan, reses ini juga untuk melihat sejauh mana proses transisi pemerintahan yang sedang berjalan.

Mandenas juga menyampaikan beberapa hal mendasar yang berhubungan dengan pelaksanaan Undang-Undang 2 Tahun 2021 tentang Otonomi Khusus (Otsus) Papua, terutama implementasi dari Otsus Jilid II dan pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) yang mana Kabupaten Mappi, Boven Digoel, Asmat dan Merauke telah menjadi bagian dalam kesatuan Provinsi Papua Selatan.

"Terkait dengan pemekaran DOB Provinsi Papua Selatan, dulu saya ke sini dan saya berjanji kepada masyarakat untuk berjuang membantu agar Papua selatan menjadi satu provinsi baru," ujarnya.

"Hari ini (kemarin-red) saya ingin menyampaikan bahwa aspirasi yang dulu disampaikan di tempat ini sudah saya kerjakan. Mudah mudahan akan menjadi sesuatu yang bermanfaat masyarakat khusunya di Kabupaten Mappi," ungkapnya.

Selepas melakukan pertemuan dengan pemerintah daerah dan masyarakat Asmat Yan P Mandenas meluangkan waktu untuk mengunjungi Distrik Katan dan Distrik Nambai guna melihat langsung menara pemancar jaringan di dua wiayah ini. (Ade/Red)

Musnahkan Ribuan KTP Invalid : Dukcapil, KPU Dan Bawaslu Mimika Nyatakan Komitmen Dukung Transparansi Pemilu 2024

Dukcapil Mimika bersama KPUD dan Bawaslu memusnahkan 3.750 keping KTP di Kantor Dukcapil Mimika, Rabu (3/8/2022)

MIMIKA, BM

Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil bersama KPUD dan Bawaslu Mimika menyatakan komitmen mereka dalam mendukung transparansi Pemilu 2024 dengan cara memusnahkan ribuan KTP.

3.750 keping KTP yang dimusnahkan pada Rabu (3/8/2022) adalah KTP rusak dan invalid.

Kepala Dukcapil Mimika, Slamet Sutedjo kepada media menjelaskan, yang dimusnahkan adalah KTP yang pemiliknya sudah berpindah domisili dan tidak berlaku lagi serta KTP jaman dulu yang masih manual.

"Tujuannya untuk mewujudkan transparansi dalam proses Pemilu di tahun 2024 nanti karena tahapan Pemilu sudah mulai berjalan sehingga dokumen seperti itu harus dimusnahkan. Kita hindari jangan sampai digunakan untuk kepentingan tertentu," ungkapnya.

Slamet menuturkan bahwa pemusnahan yang dilakukan ini bukanlah kali pertama karena setiap bulan pihaknya mengumpulkan data invalid kemudian dimusnahkan.

"Setiap bulan kami lakukan ini. Kita kumpulkan data-data tidak valid dari semua loket pelayanan di Dukcapil, distrik, kecamatan dan kampung. Kita rutin lakukan pemusnahan tiap bulan," ungkapnya.

Selain 3.750 keping KTP, 574 Kartu Identitas Anak juga dimusnahkan walau tidak ada kaitannya dengan daftar pemilih untuk 2024 nanti.

Slamet menegaskan bahwa Dukcapil Mimika mendukung proses demokratisasi di Kabupaten Mimika sehingga Pemilu 2024 nanti dapat berjalan dengan adil, bermartabat, jujur serta sesuai dengan koridor hukum yang berlaku di Republik Indonesia.

"Kami juga mendukung penyelenggaraan pemilu dengan melakukan pencermatan data pada setiap sebulan sekali bersama Bawaslu dan KPUD. Data yang sudah ada atau diupdate di KPUD senantiasa kita lakukan sinkronisasi dengan data yang ada di Dukcapil," ucap Slamet.

Sementara itu, Ketua KPUD Indra Ebang Ola mengatakan kegiatan pemusnahan ini juga merupakan bentuk komitmen bersama untuk melindungi dan menjaga kevalidan data pemilih.

"Kita mau supaya data daftar pemilih kita di pemilu 2024 betul-betul berkualitas sehingga proses pemilu dapat berjalan sesuai dengan harapan kita semua. Kita optimistis bahwa ke depan akan lebih tertib pada saat hari pencoblosan nanti," katanya.

"Karena pemilihan kali ini dilakukan berdasarkan KTP yang berbasis elektronik maka ini adalah upaya untuk mendukung apa yang sudah lakukan bersama antara Dukcapil, KPUD dan Bawaslu," ujarnya melanjutkan.

Indra berharap ke depan setiap orang yaang menggunakan hak suara adalah yang betul-betul terdaftar dalam data pemilih dan tentunya telah memiliki KTP elektronik.

"Sehingga nantinya persoalan mengenai data pemilih itu dapat diminimalisir. Dan betul betul berkualitas. Kami juga memberikan apresiasi kepada Dukcapil yang telah melakukan upaya perekaman," ucap Indra.

"Kita berharap bahwa semua penduduk kita yang ada di Kabupaten yang telah memenuhi syarat untuk memilih dapat terakomodir pada saat hari pencoblosan nanti," pungkasnya. (Ade)

Kominfo Mulai Lakukan Inovasi Baru Guna Meningkatkan Pelayanan Publik

Kepala Dinas Kominfo, Hilar Limbong Allo

MIMIKA, BM

Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Mimika sedang berupaya melakukan inovasi baru dalam melakukan pelayanan kepada masyarakat melalui peningkatan layanan publik.

Selain menggenjot PAD dari videotron dan melaukan penarikan retribusi menara telekomunikasi atau BTS, Diskominfo pada tahun ini juga akan memasang wifi gratis di lima tempat umum.

Hal ini bertujuan untuk membantu masyarakat dalam memperoleh informasi tanpa harus mengeluarkan biaya membeli kouta paket internet.

Beberapa tempat yang diprioritaskan sebagai langka awal pemasangan wifi gratis diantaranya lapangan sentra pemerintahan SP3, Kampus Universitas Timika (UTI) Pasar Sentral Timika, Jemaat Marthen Luther Kingmi di Mile 32, dan kampus Universitas Timika (UTI) Jalan Baru.

Demikian disampaikan Kepala Dinas Kominfo, Hilar Limbong Allo kepada awak media, Selasa (2/8/2022).

Hilar menargetkan pemasangan wifi di lapangan Puspem dilakukan sebelum HUT RI agar masyarakat bisa menyaksikan upacara secara live di videotron yang sudah terpasang.

“Mudah-mudahan di 17 Agustus ini sudah dipasang. Mereka sudah telepon saya dimana titiknya,” ujarnya.

Alasan pihaknya memilih pemasangan wifi di kampus UTI adalah karena kampus yang beralamat di Jalan Baru itu didominasi oleh mahasiswa Orang Asli Papua (OAP).

“Ini untuk membantu mereka. Tapi rencana di kampus UTI ini kami belum komunikasikan dengan pihak kampus, namun dalam waktu dekat kami akan sampaikan rencana ini," ujarnya.

Dijelaskan, jaringan wifi yang akan digunakan adalah teknologi fiber optik. Teknologi ini memberikan layanan internet berkecepatan tinggi yang tidak mudah terpengaruh oleh perubahan cuaca.

“Kami targetkan tahun ini. Kami berharap besar pada PT Lintas Arta sebagai perusahaan yang menjalankan program ini,” ungkapnya. (Shanty

Top