Politik & Pemerintahan

40 ASN Mimika Masih Mangkir, Rekening Gaji Diblokir

ASN Pemda Mimika saat melakukan apel sore di Sentra Pemerintahan

MIMIKA, BM

Pemerintah Daerah (Pemda) Mimika telah memberlakukan sanksi kepada Aparatus Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemda Mimika yang diketahui mangkir dari tugas selama berbulan-bulan, dengan memblokir gaji, TPP dan uang makan.

Sekretaris Daerah Kabupaten Mimika, Michael R Gomar saat ditemui di Hotel Horison Ultima Timika, Kamis (4/11) mengatakan masih ada sekitar 40 ASN Mimika yang mangkir.

Hal ini diketahui sejak April 2021 lalu ketika TP2D Mimika melakukan verifikasi data ASN yang tidak aktif bekerja.

"Data ASN yang mangkir kurang lebih 40an orang masih ada di kami dan sampai saat ini tim masih koordinasi dengan mereka, apakah mereka bersedia kembali atau tidak," tutur Gomar.

Bahkan kata Gomar, ada ASN yang sudah belasan tahun tidak melaksanakan tugas dengan berbagai alasan.

"Mereka itu ada yang bahkan sudah mencapai 10 sampai 11 tahun tidak melaksanakan tugas. Dan ada berbagai alasan tetapi sampai saat ini kita belum bisa mendapatkan klarifikasi dari mereka," ungkapnya.

Meski demikian, ada juga ASN yang selama ini tidak aktif bekerja namun sudah melaporkan diri kepada tim TP2D dan masih dalam pengawasan tim.

"Tapi yang sampai saat ini belum melaporkan diri, rekening gaji dan tunjangan mereka masih dipending," ujarnya.

Ia mengatakan, untuk pemblokiran gaji bagi ASN mangkir ini sudah dilakukan sejak Mei 2021 lalu.

"Jadi kalau ada ASN yang klarifikasi lapor kepada tim kita buka, tetapi yang tidak mengklarifikasi kepada tim sampai saat ini masih blokir," tuturnya.

Dikatakan, bahwa ASN mangkir ini ada yang berdomisili di Timika, diluar Timika seperti Jayapura hingga di luar Papua.

Lanjutnya, 40-an ASN ini kedepannya akan ditindak sesuai dengan peraturan baru yakni Peraturan Pemerintah nomor 94 Tahun 2021 tentang disiplin ASN.

"Kami TP2D rencana akan lapor hasil kita ini dan minta petunjuk resmi dari pimpinan," ungkapnya. (Shanty)

Setelah 39 Tahun Mengabdi, Leentje Siwabessy Purna Bakti! Beliau Mengubah PAD Dari Hanya 25 Juta Jadi 800 Juta


Leentje A. Siwabessy

MIMIKA, BM

Setelah 39 tahun 8 bulan 5 hari, Leentje A. Siwabessy purna bakti. Dalam lima tahun kepemimpinannya di Dinas Perikanan Kabupaten Mimika, ia telah banyak mencetuskan sejumlah inovasi untuk memajukan Mimika dalam sektor Perikanan

Sebelum menjabat sebagai Kepala Dinas Mimika, Leentje terlebih dahulu mengabdi sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) di Provinsi Maluku di Departeman Koperasi pada 1  Maret 1982.

Kemudian pada  tahun 1985 ia pindah ke Papua tepatnya di Sorong, lalu 1987 ia bertugas di Fak-fak di Departemen Koperasi.

Tahun 1999 ia bertugas di Mimika sebagai pegawai di Kecamatan Mimika Timur, empat tahun kemudian tepatnya 2003 ia diserahkan menjadi pegawai otonom dan dilantik sebagai Kasubag Keuangan di Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Koperindag) selama masa 17 tahun.

Setelah itu ia kemudian dipercaya oleh Bupati Mimika Eltinus Omaleng menjabat Kepala Dinas Perikanan selama lima tahun hingga pada 5 November 2021 lalu, ia purna tugas atau pensiun.

Perjalanan karir yang begitu panjang dan pengabdian yang tak kenal lelah selama 39 tahun 8 bulan 5 hari disebutnya dapat berjalan karena dukungan dari seluruh pihak terutama Bupati Mimika Eltinus Omaleng, Wakil Bupati Mimika Johannes Rettob dan Sekretaris Daerah Michael R. Gomar.

Selain itu, para pejabat Eselon III, Eselon IV, para staf, keluarga (baik suami, anak dan cucu), para pimpinan OPD, sahabat, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) dan seluruh masyarakat Mimika.

Kepada BeritaMimika di Kantor TP-PKK Mimika Senin (8/11) Leentje A Siwasbessy mengucapkan terimakasih atas kepercayaan yang telah diberikan kepadanya.

“Saya ucapkan terimakasih karena menjabat selama lima tahun adalah amanah untuk saya. Saya bersyukur bisa menyelesaikan tugas sampai akhir purna bakti. Bapak bupati selama ini telah memberi support dan dorongan serta anggaran di sektor perikanan sehingga bisa berkembang dan maju,” katanya.

“Memang banyak yang belum saya buat tapi sedikitnya saya dan teman-teman sudah melakukan satu langka maju terutama bagaimana membenahi balai ikan dan perikanan tangkap dan olahan,” lanjutnya.

Ia mengungkapkan dalam masa jabatannya selama lima tahun, Dinas Perikanan telah mencetuskan Peraturan Daerah (Perda) tentang pelelangan ikan.

“Puji Tuhan sudah di launching oleh Bupati Mimika melalui Asisten 2 Bidang Perekonomian pada Minggu (7/11) kemarin. Jadi sekarang lelang ikan terbuka dan memudahkan untuk penyaluran dan penjualan ikan serta memudahkan memenuhi kuota kebutuhan ikan di Kabupaten Mimika,” ungkapnya.

Selain itu, retribusi sektor perikanan untuk Pendapatan Asli Daerah mengalami kenaikan secara signifikan hingga pada 2021 sebelum akhir tahun ini, Dinas Perikanan telah mendatangkan PAD tembus 800 juta.

“Saya bersyukur didukung oleh pejabat eselon III, eselon IV, staf ASN dan honorer yang bekerja sungguh-sungguh. Kebersamaan yang luar biasa dan itu adalah wujud nyata. Ketika saya masuk baru menjabat,  PAD-nya sangat kecil yakni 25 juta tetapi sekarang naik hingga 800 juta,” imbuhnya.

Hal tersebut disebutnya berasal dari sektor perikanan tangkap, perikanan budi daya, sewa pakai cool storage dengan adanya Sentra Kelautan Perikanan Terpadu (SKPT).

Selain itu, balai benih yang semakin dibenahi,  balai pijat terbaru, wisata kuliner dan tempat kuliner yang akan disewakan kepada pihak ketiga untuk kelola.

“Saya bersyukur sampai tahap ini masih diberi kesehatan. Dalam melaksanakan tugas tentu ada tantangan namun ketika dikerjakan dengan hati dan sungguh-sungguh didampingi oleh para staf, eseleon III dan IV, doa serta support dari suami, anak, cucu ya keluarga itu memberikan suatu kekuatan. Belum banyak yang saya lakukan tapi sedikitnya ada gebrakan yang saya lakukan,” ucapnya.

Tak lupa Leentje yang juga merupakan Sekretaris Umum TP-PKK Mimika mengucapkan terimakasih kepada ketua, para wakil dan ibu-ibu PKK atas kerja sama dan kolaborasi kegiatan antara TP-PKK dan sektor perikanan yang mana sejauh ini semua berjalan dengan baik.

“Doa saya sektor perikanan akan lebih maju dan berkembang ditangan Plt yang menggantikan saya, Pak Anthonius Welerubun. Beliau adalah orang pekerja keras dan bisa merangkul. Apa yang sudah saya tanamkan dan kerjakan dengan teman-teman semoga ditangan beliau bisa semakin berkembang dan maju,” katanya menyemangati.

Baginya selama lima tahun pengalaman yang tidak pernah ia lupakan adalah ketika seminggu dilantik menjadi kepala dinas, masyarakat  di Pelabuhan Pomako melakukan demonstrasi.

“Waktu itu mobil saya diduduki, saya tidak bisa keluar dari ruangan tetapi puji Tuhan semua bisa diatasi dengan baik. Itu terjadi akibat adanya kecemburuan sosial antara nelayan Papua dan non Papua,” kenangnya.

Setelah itu waktu membuktikan bahwa pengabdiannya di sektor perikanan mengalami perubahan dan mendapat pengakuan dari para nelayan.

"Terimakasih Ibu Leentje A Siwabessy untuk pengabdianmu bagi Papua terlebih khusus Kabupaten Mimika". (Elfrida)

61 ASN Mimika Ikut Psikotes Seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama

Sebagian ASN yang tengah mengikuti proses psikotes

MIMIKA, BM

Sebanyak 61 ASN di lingkup Pemerintah Daerah (Pemda) Mimika tengah mengikuti tahapan psikotes seleksi terbuka jabatan pimpinan tinggi pratama tahun 2021. Psikotes berlangsung di Hotel Horison Ultima Timika, Kamis (4/11).

Panitia seleksi sebelumnya telah mengumumkan seleksi terbuka pada 15 Oktober dan ada 70 ASN yang mendaftar.

"Setelah kami verifikasi dan validasi data berkas dari 70 peserta ASN yang daftar hanya ada 61 orang yang lulus untuk ikut tahap selanjutnya dengan berkas yang lengkap," tutur Sekda Mimika, Michael Gomar saat diwawancara, Kamis (4/11).

Gomar mengatakan, setelah mengikuti psikotes, panitia akan mengumumkan hasilnya sebelum memasuki tahapan seleksi penulisan makalah dan interview.

Dikatakan, seleksi penulisan makalah dan interview akan dilaksanakan pada 11 November mendatang.

Diketahui, untuk tesnya diawasi oleh tim dari Universitas Cenderawasih. Tim asesor akan melaporkan hasilnya kepada panitia.

"Tim asesor akan lapor hasil psikotes kepada panitia dan itu yang akan kami umumkan kepada peserta yang layak, memenuhi standar kompetensi dan psikotes untuk lulus mengikuti tahap selanjutnya," jelas Gomar.

Katanya, seleksi terbuka ini hanya untuk ASN Pemda Mimika. Memang ada ASN dari kabupaten lain yang ikut mendaftar namun dinyatakan tidak lulus administrasi.

"Semua hasil tes akan dilaporkan kepada bupati sebagai pejabat pembina kepegawaian," ungkapnya. (Shanty)

Top